Kamis, 09 Juli 2026

Merinding! Detik-detik Depan Makodim 1306/Kota Palu Bergemuruh Dini Hari, Kurang lebih 300 Warga Nobar Sampai Subuh.

 


PALU - Suasana Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu mendadak bergemuruh pada dini hari tadi. Ratusan warga tampak memadati area depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1306/Kota Palu untuk menggelar nonton bareng (nobar) laga sengit antara Prancis melawan Maroko.

 

Pertandingan yang dimulai sejak pukul 04.00 WITA ini berlangsung sangat meriah. Sorak-sorai dan tepuk tangan dari masyarakat saling bersahutan seiring jalannya pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1306/KP, Kolonel Inf Yudhi Hendro P menjelaskan bahwa kegiatan nobar ini sengaja digelar untuk memfasilitasi antusiasme masyarakat Kota Palu terhadap sepak bola, sekaligus menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan warga.

 

"Kami melihat animo masyarakat sangat luar biasa. Kurang lebih ada 300 orang masyarakat yang hadir dan memadati area depan Makodim dini hari ini," ujar Dandim.

 


Menurut Yudhi, kehadiran ratusan warga dari berbagai kalangan ini membuktikan kedekatan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Pihak Kodim juga telah menyediakan fasilitas layar lebar serta tempat yang nyaman agar warga dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan tertib.

 

Hingga peluit panjang dibunyikan, acara nonton bareng ini berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keakraban meskipun suhu udara dini hari cukup dingin. Warga pun membubarkan diri dengan tertib setelah pertandingan usai.

Rabu, 08 Juli 2026

Tanamkan Jiwa Nasionalis, Koramil Biromaru Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan ke Ratusan Siswa Baru SMAN 6 Sigi

 


 

Sigi - Koramil 1306-02/Biromaru bergerak cepat menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda. Melalui Danpos Ramil Palolo, Pelda I Gusti Ketut Suparman, pihak TNI memberikan materi Pembentukan Karakter dan Wawasan Kebangsaan kepada ratusan siswa-siswi baru SMA Negeri 6 Sigi.

 

Kegiatan yang masuk dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini digelar di Kelurahan Ampere, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pada Rabu (8/7/2026).

 

Pelda I Gusti Ketut Suparman menjelaskan bahwa pembekalan ini sangat krusial bagi para siswa yang baru saja menginjakkan kaki di bangku SMA. Tujuannya adalah agar mereka memahami pentingnya karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.

 

"Kami ingin para siswa-siswi baru ini dapat mencintai diri sendiri, keluarga, lingkungan, serta bangsa dan negara. Ini adalah fondasi penting agar kedepannya mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas untuk membangun negeri," ujar Pelda I Gusti Ketut Suparman dalam keterangannya.

 

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara. Berdasarkan data yang dihimpun, kegiatan ini diikuti oleh 285 orang siswa-siswi baru SMAN 6 Sigi.

 

Para siswa diberikan materi yang interaktif namun tetap mendalam mengenai bela negara, cinta tanah air, serta bagaimana menyaring informasi negatif di era digital demi menjaga persatuan.

 

"Generasi yang tangguh tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan rasa cinta yang besar terhadap NKRI," pungkasnya.

 

Pihak sekolah pun menyambut baik asistensi dari Koramil Biromaru ini dan berharap sinergi dalam membentuk karakter generasi muda di Kabupaten Sigi dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Selasa, 07 Juli 2026

Aksi Nyata Babinsa dan Warga Parimo Gotong Royong Bangun Jembatan Aramco

 


Parigi Moutong - Aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Anggota Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Kopda Iwayan Ediyana, bahu-membahu bersama warga Desa Astina melaksanakan pengecoran pondasi jalan jembatan Aramco, Rabu (8/7/2026).

 

Sejak pagi hari Kopda Iwayan bersama puluhan warga setempat sudah berkumpul di lokasi pembangunan. Tanpa canggung, anggota TNI AD ini ikut mengangkat material semen, mencampur pasir, hingga menuangkan adonan cor ke pondasi jembatan yang menjadi akses vital warga desa.

 

"Kegiatan gotong royong ini merupakan salah satu fungsi Babinsa untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan warga, sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat," ujar Babinsa.

 

Pondasi jalan jembatan Aramco ini dibuat agar mempermudah warga yang melintas, terutama kendaraan pengangkut hasil bumi. Desa Astina sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang mengandalkan jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi sehari-hari.

 


Pembangunan jembatan Aramco ini dinilai sangat krusial bagi warga Desa Astina. Jalur ini merupakan akses utama yang menghubungkan area pemukiman dengan lahan pertanian, sekaligus menjadi jalur distribusi hasil bumi warga ke luar daerah.

 

Sementara itu, Kepala Desa Astina menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang dinilai membakar semangat warga untuk bergotong royong.

 

"Kehadiran Pak Babinsa sangat memotivasi warga kami. Pekerjaan yang berat jadi terasa lebih ringan kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dari Koramil Sausu," ungkap Kades.

Kompak! Intip Momen Babinsa dan Warga Tinombo Gotong Royong Bangun Infrastruktur Desa



Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, terus memacu pembangunan infrastruktur desa. Secara bergotong royong, mereka mempercepat proses penimbunan dan pembuatan pondasi jalan turun menuju jembatan gantung, Rabu (8/7/2026).

 

Aksi gotong royong ini dilakukan untuk memastikan akses warga setempat bisa segera digunakan dengan aman dan nyaman. Mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas harian dan perputaran ekonomi masyarakat antardesa.

 

"Kami bersama warga bahu-bahu mengejar target penyelesaian. Hari ini fokus kita adalah mempercepat penimbunan serta memperkuat pondasi jalan yang mengarah ke jembatan gantung Garuda," ujar Babinsa.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi antara TNI dan warga. Menggunakan alat seadanya seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, mereka bahu-membahu memindahkan material batu dan tanah untuk memadatkan akses jalan tersebut.

 


Kepala Desa Baina'a Barat mengapresiasi penuh kehadiran Babinsa yang dinilai menjadi motor penggerak semangat warga. Menurutnya, keterlibatan TNI membuat pekerjaan yang berat menjadi terasa lebih ringan dan cepat selesai.

 

"Kehadiran Pak Babinsa sangat memotivasi warga kami. Dengan gotong royong ini, pembangunan pondasi jalan menuju jembatan gantung bisa dipacu lebih cepat dari target," ungkapnya.

 

Hingga sore hari, kegiatan kerja bakti berjalan dengan aman dan lancar. Sinergi ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pelosok.

Meriah Banget! Babinsa Sindue Ikut Larut dalam Nobar Piala Dunia 2026 di Donggala

 


 

Donggala - Suasana malam di Desa Lero Tatari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala mendadak riuh dan penuh keseruan. Warga setempat menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan akbar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan sang juara bertahan Argentina melawan Mesir, Rabu (8/7/2026).

 

Demi menjaga keamanan dan membaur dengan warga, Babinsa Koramil 1306-12/Sindue turut hadir langsung di tengah-tengah riuhnya penonton. Kehadiran TNI ini menambah hangat suasana nobar yang penuhi sorak-sorai penonton tersebut.

 

"Kami hadir bukan hanya untuk memastikan keamanan wilayah tetap kondusif, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar perwakilan Babinsa Koramil 1306-12/Sindue di lokasi.

 

Pantauan di lapangan, jalannya laga antara Argentina dan Mesir berlangsung sangat meriah. Kurang lebih 65 orang masyarakat dari berbagai kalangan usia berkumpul menyaksikan jalannya pertandingan lewat layar lebar. Atmosfer ketegangan dan kegembiraan begitu terasa setiap kali salah satu tim melakukan serangan ke lini pertahanan lawan.

 


Kepala Desa Lero Tatari mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan positif ini. Menurutnya, kehadiran aparat teritorial di sela-sela acara kemasyarakatan seperti ini membuat warga merasa lebih aman dan nyaman.

 

"Masyarakat sangat antusias. Terima kasih kepada Pak Babinsa yang sudah mau bergabung dan menjaga ketertiban selama acara nobar ini berlangsung," ungkap salah seorang warga Desa Lero Tatari.

 

Hingga peluit panjang ditiupkan, acara nonton bareng piala dunia ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh dengan semangat kebersamaan.

Senin, 06 Juli 2026

Momen Babinsa dan Warga Tinombo Kompak Kebut Jembatan Gantung Demi Buka Akses Desa

  


PARIGI MOUTONG - Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, terus memacu pembangunan infrastruktur desa. Secara bergotong royong, mereka mempercepat pembuatan jembatan gantung di wilayah tersebut.

 

Aksi manunggal TNI dan rakyat ini terlihat dalam proses pengecoran sling angin, fondasi jalan turun, hingga pemasangan besi rawayan atau besi gantungan yang dikebut pada Selasa (7/7/2026).

 

"Hari ini kami bersama warga fokus pada percepatan pengecoran fondasi dan pemasangan besi rawayan. Ini bagian krusial agar struktur jembatan gantung benar-benar kokoh dan aman digunakan," ujar Babinsa

 

Pembangunan jembatan gantung ini dinilai sangat vital bagi masyarakat Dusun 3 Tamo dan Desa Baina'a Barat secara keseluruhan. Selama ini, keterbatasan akses penyeberangan kerap menjadi kendala utama dalam mobilitas harian warga.

 


Warga Dusun 3 Tamo menyambut baik dan tampak antusias bekerja berdampingan dengan personel Koramil Tinombo. Sejak pagi, warga dan TNI saling bahu-bahu membagi tugas, mulai dari mengaduk material semen, menyusun konstruksi besi, hingga melakukan pengecoran.

 

"Kehadiran bapak-bapak Babinsa sangat membakar semangat warga. Kerja bakti yang berat jadi terasa lebih ringan dan cepat selesai," ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Pihak Koramil 1308-09/Tinombo menegaskan bahwa TNI akan selalu siap mendampingi masyarakat dalam pembangunan fasilitas umum. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga bukan hanya untuk membantu secara fisik, melainkan juga untuk terus memelihara semangat gotong royong yang menjadi warisan bangsa. Pembangunan jembatan ini ditargetkan rampung tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dinikmati masyarakat.

Minggu, 05 Juli 2026

"Demi Keselamatan Warga, Babinsa dan Warga Desa Bondoyong 'Sulap' Jembatan Aramco Jadi Lebih Aman"

 


Sidoan - Langkah percepatan pembangunan infrastruktur terus dikebut di wilayah pelosok Sulawesi Tengah. Guna memastikan keselamatan warga yang melintas, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-09/Tinombo, Serma Yachin, turun tangan langsung bergotong-royong bersama warga Desa Bondoyong untuk memasang pagar besi pada jembatan Aramco di Dusun 3, Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Senin (6/7/2026).

 

Jembatan Aramco tersebut merupakan jalur krusial yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari. Pemasangan pagar pengaman ini dinilai sangat mendesak untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama bagi anak-anak sekolah dan pengendara roda dua yang melintas di malam hari.

 

"Pemasangan pagar besi jembatan ini merupakan langkah antisipasi agar masyarakat yang melintas merasa lebih aman dan nyaman. Ini juga bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di tingkat desa agar dampaknya langsung dirasakan warga," ujar Serma Yachin.

 

Aksi gotong-royong ini berjalan dengan penuh semangat kebersamaan. Menggunakan peralatan pengelasan dan pertukangan seadanya, personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu memperkokoh struktur pagar di sisi kiri dan kanan jembatan.

 

Kepala Desa Bondoyong menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesigapan Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat. Kehadiran personel TNI dinilai menjadi motor penggerak semangat swadaya warga.

 

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa Koramil Tinombo. Dengan adanya pagar pengaman ini, orang tua tidak was-was lagi kalau anak-anaknya lewat sini. Gotong-royong seperti ini membuat pekerjaan yang berat jadi cepat selesai," ungkapnya.

 

Dengan selesainya pemasangan pagar besi ini, diharapkan akses transportasi antar-dusun di Desa Bondoyong semakin aman, sekaligus mampu mendongkrak kelancaran urat nadi perekonomian warga setempat.

Tak Pandang Bulu! Intel dan Denpomdam Razia Kendaraan Anggota Kodim Palu, Pasi Intel: Harus Jadi Contoh

 


PALU - Kodim 1306/Kota Palu menggelar kegiatan pemeriksaan mendadak terhadap kendaraan dinas maupun pribadi yang digunakan oleh seluruh personel TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan penegakan ketertiban ini berlangsung di Markas Kodim (Makodim) 1306/KP, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (6/7/2026).

 

Pemeriksaan kendaraan tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim 1306/KP, Kapten Inf I Wayan S. Jalannya pemeriksaan juga diawasi secara ketat oleh personel Denpom XIII/2 demi memastikan seluruh prosedur berjalan dengan transparan dan sesuai aturan.

 

Satu per satu kendaraan roda dua maupun roda empat milik anggota TNI dan PNS diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi kelengkapan fisik kendaraan seperti spion, lampu, pelat nomor, hingga kelengkapan surat-surat berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) umum maupun dinas, serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

 

Pasi Intel Kodim 1306/KP, Kapten Inf I Wayan S, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif (pencegahan) guna menekan angka pelanggaran lalu lintas serta meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya bagi seluruh keluarga besar Kodim 1306/Kota Palu.

 


"Pemeriksaan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai bentuk kepedulian satuan terhadap keselamatan anggota. Kita ingin memastikan seluruh kendaraan yang digunakan, baik dinas maupun pribadi, dalam kondisi layak jalan dan dilengkapi surat-surat yang sah," jelas Pasi Intel.

 

Ia juga menambahkan, sebagai aparat keamanan, prajurit TNI dan PNS harus menjadi contoh dan pelopor yang baik bagi masyarakat dalam mematuhi hukum dan aturan lalu lintas.

 

"Sebelum kita menertibkan masyarakat, tentu internal kita dulu yang harus tertib. Kedisiplinan adalah napasnya prajurit, dan itu harus tecermin dalam segala hal, termasuk saat berkendara di jalan raya," tegasnya.

 

Secara keseluruhan, pemeriksaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tim pemeriksa mencatat sebagian besar personel telah mematuhi aturan dengan memiliki dokumen berkendara yang lengkap serta kondisi kendaraan yang sesuai standar.

Pimpin Upacara Bendera di Kodim Palu, Mayor Tommy Tekankan Kedisiplinan Prajurit dan ASN

 


 

Palu - Perwira Penghubung (Pabung) Donggala Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Tommy H, memimpin langsung pelaksanaan upacara bendera rutin mingguan. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh personel ini berlangsung khidmat di lapangan Makodim 1306/KP.

 

Pantauan di lokasi, upacara digelar di Lapangan Makodim 1306/KP, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (6/7/2026) pagi.

 

Upacara bendera rutin ini diikuti oleh seluruh jajaran personel, mulai dari prajurit TNI hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodim 1306/Kota Palu.

 

Mayor Inf Tommy H menyampaikan sejumlah penekanan penting terkait kedisiplinan dan profesionalisme kerja. Upacara bendera mingguan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk memperkuat jiwa nasionalisme serta memelihara kedisiplinan prajurit.

 


"Upacara ini merupakan perwujudan rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan. Selain itu, ini adalah momen penting untuk memelihara media komunikasi antara pimpinan dan anggota," ujarnya.

 

Mayor Tommy juga mengingatkan seluruh prajurit TNI dan ASN Kodim 1306/Kota Palu untuk terus bersinergi dan menjaga netralitas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari, khususnya dalam melayani masyarakat di wilayah teritorial Kodim 1306/KP.

 

Pelaksanaan upacara bendera berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Kegiatan ini juga menjadi momentum awal pekan untuk memompa semangat seluruh personel dalam melaksanakan tugas-tugas kewilayahan ke depan.

Sabtu, 04 Juli 2026

Permudah Akses Warga, Babinsa Tinombo Genjot Pemasangan Seling Baja Jembatan Garuda


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, melaksanakan kerja bakti percepatan pembangunan infrastruktur desa, Minggu (5/7/2026).

Aksi gotong royong kali ini difokuskan pada sejumlah tahapan krusial pembangunan Jembatan Garuda. Pantauan di lokasi, sejak pagi hari anggota Babinsa bersama puluhan warga setempat sudah berkumpul dan membagi tugas. Mereka tampak kompak melakukan pemasangan pondasi jembatan, penarikan seling baja bagian atas, hingga pengeboran besi under kawat utama (UMP) yang akan digunakan untuk landasan lantai jembatan.

Babinsa mengungkapkan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud kepedulian dan komitmen untuk selalu membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya dalam pembangunan fasilitas umum.

"Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Tinombo ini tetap terjaga dengan sangat kuat. Jembatan Garuda ini memiliki peran yang sangat strategis bagi mobilitas warga Dusun 3 Tamo," ujar Babinsa.

Lebih lanjut, Babinsa menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi antar-dusun, mendongkrak perekonomian warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani, serta mempermudah anak-anak menuju sekolah.

"Jika jembatan ini rampung, warga tidak perlu khawatir lagi saat melintas, terutama ketika musim hujan. Kami berharap gotong royong seperti ini terus lestari, karena dengan bersama-sama, pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan cepat selesai," tambahnya.

Sementara itu, warga Desa Baina'a Barat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran personel Babinsa yang terjun langsung ke lapangan. Menurut mereka, kehadiran TNI memberikan motivasi dan suntikan semangat tersendiri bagi warga untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tepat waktu.

Kamis, 02 Juli 2026

Kala Babinsa Koramil Tomini Larut dalam Euforia Nobar Piala Dunia di Pebounang: Biar Lebih Dekat

  

Palu - Guna mempererat tali silaturahmi dan menjaga keamanan wilayah, Babinsa Koramil 1306-10/Tomini turut serta menghadiri acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Acara seru ini digelar di Desa Pebounang, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong.

 

Nobar yang mempertemukan laga sengit antara Spanyol melawan Austria tersebut berlangsung pada Jumat (3/7/2026) malam. Kehadiran personel TNI di tengah-tengah warga ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memadati lokasi acara.

 

Babinsa menjelaskan bahwa kehadirannya dalam acara nobar ini bukan sekadar untuk menonton pertandingan sepak bola, melainkan sebagai momentum untuk berkomunikasi sosial (Komsos) dengan warga binaan.

 

"Kegiatan nobar ini menjadi wadah yang sangat efektif untuk membaur dengan warga. Melalui momen santai seperti ini, kita bisa saling bertukar informasi sekaligus memastikan situasi keamanan di Desa Pebounang tetap aman, tertib, dan kondusif selama pertandingan berlangsung," ujar Babinsa.

 

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme warga terhadap Piala Dunia sangat tinggi. Oleh karena itu, kehadiran babinsa di lapangan sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga agar euforia masyarakat tetap positif.

Rabu, 01 Juli 2026

Singsingkan Lengan Baju, Aksi Babinsa di Parimo Aduk Semen Bareng Warga Bangun Jembatan


 

Parigi Moutong - Aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Anggota Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Kopda Iwayan Ediyana, bahu-membahu bersama warga Desa Astina melaksanakan pengecoran pondasi jembatan Aramco, Kamis (2/7/26).

 

Dengan mengenakan seragam dinasnya, Kopda Iwayan tidak canggung memegang sekop dan mengaduk semen bersama warga. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi warga desa yang sedang bergotong royong.

 

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat di wilayah binaan. Jembatan ini merupakan akses krusial bagi mobilitas warga, sehingga pengerjaannya harus kita lakukan bersama-sama agar cepat selesai," ujarnya.

 

Pembangunan pondasi jembatan Aramco ini dinilai sangat penting untuk kelancaran transportasi lokal, terutama dalam mengangkut hasil bumi warga Desa Astina. Selama ini, kondisi infrastruktur yang terbatas kerap menjadi kendala bagi pertumbuhan ekonomi desa.

 


Sementara itu, Kepala Desa Astina menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan bantuan dari pihak TNI, khususnya Babinsa Koramil Sausu.

 

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Babinsa. Dengan adanya bantuan dari TNI, warga jadi lebih bersemangat. Gotong royong ini membuat pekerjaan yang berat menjadi terasa lebih ringan," ungkap Kepala Desa Astina.

 

Hubungan yang erat antara Babinsa dan masyarakat di Parimo ini membuktikan bahwa slogan "TNI Bersama Rakyat, TNI Kuat" bukan sekadar isapan jempol, melainkan nyata diimplementasikan di lapangan demi kesejahteraan masyarakat.

Bahu-membahu di Pelosok Parigi Moutong: Momen Babinsa-Warga Cor Urat Nadi Ekonomi Desa

 


SIDOAN - Langkah percepatan pembangunan infrastruktur terus dikebut di wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Guna membuka akses mobilitas warga yang lebih layak, bintara pembina desa (Babinsa) bersama masyarakat setempat bergotong royong membangun jembatan.

 

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo, Serma Yachin. Bersama warga Desa Bondoyong, ia mulai melakukan pengecoran lantai jembatan Aramco di Dusun 3, Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Kamis (2/7/26).

 

Serma Yachin mengatakan, pembangunan jembatan ini sangat vital bagi urat nadi perekonomian dan aktivitas sehari-hari warga di Dusun 3. Selama ini, akses jalan di wilayah tersebut kerap terkendala akibat belum adanya fasilitas penyeberangan yang memadai.

 

"Kami bersama warga bahu-membahu mengejar target penyelesaian pengecoran ini. Kehadiran jembatan Aramco ini diharapkan bisa memperlancar transportasi, terutama untuk mengangkut hasil bumi warga pelosok," ujar Serma Yachin.

 


Pantauan di lokasi, puluhan warga tampak antusias melansir material semen dan batu bersama sang Babinsa. Sinergi antara TNI dan rakyat ini mempercepat proses pengerjaan struktur lantai jembatan agar kuat dan tahan lama.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bondoyong mengapresiasi langkah cepat dan keterlibatan aktif Babinsa Koramil Tinombo dalam mengawal pembangunan di desanya. Menurutnya, kerja bakti ini tidak hanya mempercepat proyek fisik, tetapi juga membangkitkan kembali semangat gotong royong warga.

 

"Terima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, jalur transportasi antar-dusun di Desa Bondoyong tidak lagi terisolasi saat musim hujan," pungkasnya.

Selasa, 30 Juni 2026

Bahu-membahu, Babinsa Koramil Tinombo dan Warga Desa Baina'a Barat Bentangkan Seling Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG – Semangat gotong royong terpancar nyata di Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa dari Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga setempat kompak bahu-membahu melaksanakan pemasangan material serta pembentangan seling baja untuk pembangunan Jembatan Garuda, Rabu (1/7/2026).

 

Sejak pagi hari aparat TNI dan warga sudah berkumpul di area pembangunan. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat mereka saat melakukan pemuatan material berat dan menarik seling baja berkekuatan tinggi yang akan menjadi penopang utama Jembatan Garuda.

 

"Hari ini kami fokus pada pemuatan material dan pembentangan seling baja. Ini merupakan tahapan krusial agar struktur Jembatan Garuda benar-benar kokoh dan aman digunakan," ujar Babinsa.

 

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat ini bukan sekadar membantu tenaga, melainkan juga memotivasi warga agar pembangunan infrastruktur desa ini dapat rampung tepat waktu.

 


Jembatan Garuda ini nantinya diproyeksikan menjadi akses vital bagi warga Dusun 3 Tamo dan Desa Baina’a Barat secara keseluruhan. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting untuk memperlancar mobilitas warga, anak sekolah, hingga transportasi hasil pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian lokal.

 

Warga setempat pun menyambut baik dan mengapresiasi pendampingan aktif dari Koramil 1308-09/Tinombo. Mereka berharap, lewat kerja keras dan sinergi yang terjaga ini, Jembatan Garuda dapat segera berdiri kokoh dan membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong.

Sigi Bangkit! Babinsa Biromaru Tancap Gas Bangun Huntap dan Septic Tank Korban Gempa

 


Sigi - Personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru terus bergerak cepat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pascabencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa 16/6 pukul 11.27 WITA di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kali ini, para prajurit TNI tersebut fokus membangun Hunian Tetap (Huntap) sekaligus pembuatan septic tank untuk warga korban bencana.

 

Aksi sigap ini menyasar salah satu rumah warga di Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Rabu (1/7/2026).

 

Babinsa menyatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung pemulihan ekonomi dan infrastruktur warga yang terdampak bencana. Menurutnya, percepatan pembangunan Huntap ini sangat krusial agar warga bisa segera hidup dengan layak dan aman.

 

"Kami terus membantu warga, khususnya dalam pembangunan Huntap dan fasilitas sanitasinya seperti septic tank. Ini komitmen kami agar masyarakat di Kecamatan Nokilalaki bisa segera bangkit dan memiliki hunian yang sehat," ujar Babinsa.

 


Di lapangan, terlihat para personel Babinsa bahu-membahu bersama warga setempat. Mereka melangsir material, memasang rangka baja, hingga menggali lubang untuk pembuatan septic tank.

 

"Kehadiran TNI sangat membantu kami. Proses pembangunan jadi jauh lebih cepat karena dikerjakan bersama-sama secara gotong royong," ungkap salah seorang warga penerima bantuan.

 

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak bagi para korban gempa, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan melalui penyediaan sistem sanitasi yang memenuhi standar.

Senin, 29 Juni 2026

Kompak! Babinsa Tinombo dan Warga Desa Baina'a Barat Gotong Royong Bentang Seling Baja Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, melaksanakan kerja bakti pembangunan infrastruktur desa pada Selasa (30/6/2026).

Aksi gotong royong kali ini difokuskan pada percepatan pembangunan Jembatan Garuda. Pantauan di lokasi, personel TNI dan masyarakat setempat tampak kompak melakukan pemasangan pondasi jembatan, pemuatan material, hingga proses pembentangan seling baja.

Babinsa menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan warga, sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.

"Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga untuk merawat dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan adanya Jembatan Garuda ini, kita berharap akses mobilitas warga Dusun 3 Tamo dan Desa Baina'a Barat pada umumnya bisa lebih lancar, aman, dan roda perekonomian meningkat," ujar Babinsa.

Minggu, 28 Juni 2026

Cegah Longsor Susulan, TNI Pasang Bronjong Penahan Jembatan Penghubung Desa Kamarora A dan B

  


SIGI - Personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru terus bergerak cepat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pascabencana gempa bumi di Kabupaten Sigi. Kali ini, para prajurit TNI tersebut fokus membangun bronjong jembatan di Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Senin (29/6/2026).

 

Pembangunan bronjong ini menjadi prioritas utama untuk menahan struktur tanah di sekitar jembatan agar tidak amblas, sekaligus memastikan akses transportasi warga kedua desa yang terdampak gempa dapat kembali normal dan aman dilalui.

 

Babinsa bersama warga setempat bahu-membahu menyusun batu kali ke dalam anyaman kawat besi (bronjong). Medan yang cukup terjal akibat guncangan gempa tidak menyurutkan semangat mereka untuk memulihkan urat nadi perekonomian desa tersebut.

 

"Pascagempa yang melanda wilayah Kecamatan Nokilalaki, beberapa infrastruktur jalan dan jembatan mengalami kerusakan dan rawan longsor. Oleh karena itu, hari ini kami fokus mempercepat pembuatan bronjong di sekitar jembatan Desa Kamarora A dan B," ujar Babinsa.

Impian Akses Lancar, Warga Dusun 3 Bondoyong Bareng Babinsa Kebut Rakit Besi Jembatan


SIDOAN - Langkah percepatan pembangunan infrastruktur terus dikebut di wilayah pelosok. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-09/Tinombo, Serma Yachin, bersama warga Desa Bondoyong mulai melakukan perakitan besi untuk landasan lantai jembatan Aramco di Dusun 3, Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Senin (29/6/2026).

 

Tahap perakitan besi ini merupakan pondasi utama sebelum nantinya dilakukan proses pengecoran, agar jembatan memiliki daya tahan yang kuat saat dilewati kendaraan dan warga.

 

Pantauan di lokasi, Serma Yachin bersama warga tampak jeli dan teliti mengikat satu per satu besi cor menggunakan kawat bendrat. Sinergi yang kuat antara aparat teritorial dan masyarakat membuat pekerjaan yang menguras tenaga ini terasa lebih ringan.

 

"Hari ini fokus kita adalah merakit besi untuk tulangan lantai jembatan Aramco. Ini tahapan yang sangat penting agar struktur jembatan benar-benar kokoh dan aman saat dilewati warga Dusun 3 maupun masyarakat umum nantinya," ujar Babinsa.

 


Pembangunan jembatan Aramco di Dusun 3 ini sudah lama dinantikan oleh warga setempat. Pasalnya, jembatan ini bakal menjadi urat nadi transportasi yang menghubungkan pemukiman warga dengan area perkebunan serta akses menuju pusat kecamatan.

 

Serma Yachin menegaskan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar mendampingi, melainkan ikut turun langsung merasakan peluh bersama warga. Hal ini merupakan komitmen TNI untuk selalu hadir memberikan solusi di setiap kesulitan rakyat.

 

"Gotong royong seperti ini adalah rohnya pembinaan teritorial. Dengan merakit besi bersama, kita tidak hanya membangun jembatan fisik, tetapi juga memperkokoh jembatan silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat," tegas Serma Yachin.

 

Di tempat yang sama, Kepala Dusun 3 Desa Bondoyong menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo. Menurutnya, kehadiran Serma Yachin menjadi pemantik semangat warga untuk datang dan bekerja bakti.

 

"Pak Babinsa luar biasa, dari pagi sudah ikut memotong dan merakit besi bersama kami. Motivasi dari beliau membuat warga sangat kompak. Kami berharap setelah rakitan besi ini selesai, proses pengecoran bisa segera dilakukan tanpa kendala," pungkasnya.

Dandim 1306/Kota Palu Tekankan Disiplin, Hindari Judi Online hingga Bijak Bermedia Sosial

 


Palu – Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo, memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim 1306/Kota Palu. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian antara pimpinan dan anggota melalui tatap muka langsung maupun video conference (VC).


Dalam arahannya, Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menegaskan bahwa Jam Komandan merupakan sarana komunikasi untuk menyamakan persepsi, memberikan motivasi, sekaligus menyampaikan berbagai penekanan kepada seluruh personel agar mampu menjalankan tugas dengan baik.

"Sebagai prajurit, kita harus senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan amanah yang diberikan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Rasa syukur harus diwujudkan melalui kinerja yang baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab," ujar Dandim.

Selain itu, Dandim mengingatkan seluruh anggota agar bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana yang positif, edukatif, serta tidak digunakan untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar maupun unggahan yang dapat merugikan institusi.



Ia juga memberikan penekanan kepada seluruh prajurit agar menghindari segala bentuk pelanggaran, termasuk keterlibatan dalam praktik judi online yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan institusi TNI.

"Saya tidak ingin ada anggota Kodim 1306/Kota Palu yang terlibat pelanggaran hukum maupun disiplin. Hindari judi online, narkoba, pinjaman online ilegal, serta perbuatan yang dapat mencoreng nama baik satuan dan TNI AD," tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya budaya bekerja dengan target dan hasil yang terukur, terutama bagi para Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai ujung tombak satuan kewilayahan.

"Babinsa adalah representasi TNI AD di tengah masyarakat. Laksanakan pembinaan teritorial secara maksimal, bangun komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat, pahami setiap perkembangan wilayah binaan, dan hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Bekerjalah dengan target yang jelas, profesional, serta berorientasi pada hasil," ungkapnya.

Di akhir arahannya, Dandim berharap seluruh personel terus menjaga soliditas, loyalitas, dan semangat pengabdian sehingga Kodim 1306/Kota Palu tetap menjadi satuan yang profesional, adaptif, serta dicintai masyarakat.