Minggu, 23 Agustus 2026

Personel Koramil 1306-04/Dolo Bersama Warga Padamkan Karhutla di Pegunungan Kaliali

 


Sigi — Personel Koramil 1306-04/Dolo melalui Danpos Dolo, Serma Zainal Abidin, bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) Desa Pulu, aparat desa, dan masyarakat bergerak cepat menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Pegunungan Kaliali, Dusun I, Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Minggu (23/8/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektare. Lokasi kebakaran berada sekitar 2 kilometer dari permukiman masyarakat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Kepala Desa Pulu setelah melihat adanya kobaran api di kawasan Pegunungan Kaliali. Berdasarkan keterangan saksi, Ilham (46), kobaran api terlihat dari area pegunungan yang berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman Desa Pulu.

Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Desa Pulu langsung menggerakkan Kelompok Siaga Bencana untuk melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan aparat desa, Babinsa, dan masyarakat setempat guna melakukan penanggulangan kebakaran.


Danpos Dolo Selatan Serma Zainal Abidin bersama anggota KSB Desa Pulu, aparat desa, serta masyarakat kemudian menuju titik lokasi kebakaran. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan upaya pemadaman api secara bersama-sama.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mendekati kawasan permukiman warga. Kolaborasi antara personel TNI, KSB, aparat desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla di wilayah Desa Pulu.

Hingga penanganan dilakukan, petugas dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap area yang terbakar guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memadamkan api.

Upacara Senin di Makodim 1306/Kota Palu Berlangsung Khidmat, Koramil Palu Barat Jadi Petugas

 

Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara bendera rutin yang digelar setiap hari Senin. Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (24/8/2026).

Upacara bendera kali ini dipimpin langsung oleh Perwira Penghubung (Pabung) Sigi Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Tarno. Sementara itu, petugas upacara berasal dari jajaran Koramil 1306-01/Palu Barat.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh anggota Kodim 1306/Kota Palu mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin sebagai bagian dari pembinaan satuan serta upaya meningkatkan jiwa korsa dan rasa tanggung jawab sebagai prajurit TNI.

Dalam arahannya, Kapten Inf Arnol Paretta menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum untuk memupuk disiplin, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh personel,” ujar Mayor Inf Tarno.

Kegiatan upacara bendera mingguan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Kodim 1306/Kota Palu. Selain sebagai sarana pembinaan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan evaluasi terkait pelaksanaan tugas satuan.



Dandim 1306/Kota Palu Dampingi Pangdam Resmikan Jembatan Gantung Nambaru

 

PARIGI MOUTONG — Jembatan gantung di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi diresmikan. Peresmian tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (21/8/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo turut mendampingi langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar., dalam kegiatan peresmian jembatan yang berada di wilayah Kodim 1306/Kota Palu tersebut.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat, termasuk anak-anak, harus menunggu air sungai surut ketika hendak menuju kebun. Kondisi tersebut semakin menyulitkan saat debit air meningkat akibat hujan.

Selain itu, warga sebelumnya tidak dapat membawa kendaraan saat menyeberang. Kini, keberadaan jembatan gantung tersebut membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman, termasuk membawa sepeda motor.

Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah melalui TNI-AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan aktivitas sehari-hari warga.
"Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu air surut ketika hendak menyeberang. Bahkan saat kondisi sungai sedang banjir, warga tetap memiliki akses untuk beraktivitas dengan lebih aman," ujar Kolonel Yudhi.

Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Jumat, 21 Agustus 2026

Aksi Cepat Anggota Koramil 15 Damsol Sisir Kebakaran Lahan Warga di Desa Rerang

 


Donggala - Personel Koramil 1306-15/Damsol bergerak cepat melakukan pemantauan dan penanganan kebakaran lahan perkebunan milik masyarakat di Dusun 5, Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sabtu (22/8/2026). Kebakaran tersebut diperkirakan melahap area seluas kurang lebih 2 hektar.

Setibanya di titik lokasi, anggota Koramil 1306-15/Damsol langsung menyisir area terdampak untuk mengecek kondisi lapangan sekaligus memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas di lapangan, seluruh titik api kini berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Babinsa menjelaskan bahwa aksi cepat ini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali berkobar dan meluas ke area perkebunan warga lainnya.

"Setibanya di lokasi, kami langsung menyisir seluruh area terdampak untuk mengecek serta memadamkan sisa-sisa api yang masih ada. Saat ini seluruh titik api sudah terpantau padam total. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi cuaca kering, demi mencegah terjadinya kebakaran serupa," ujar Babinsa.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran sudah dalam keadaan aman dan terkendali. Pihak TNI bersama unsur terkait terus mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan potensi munculnya titik api baru.

Kamis, 20 Agustus 2026

Bahu-Membahu TNI dan Warga Parimo Wujudkan Jembatan Gantung Garuda

 


Parigi Moutong - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhy Hendro Prasetyo, hadir peresmian Jembatan Gantung Garuda di Dusun 5, Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Jumat (21/8/2026).

Jembatan gantung ini merupakan bagian dari program Presiden RI yang dikerjakan secara swadaya melalui kerja sama sinergis antara TNI AD dan masyarakat setempat.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Pangdam XXIII/Padjadjaran Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, serta Bupati Parimo, Erwin Burase, S.Kom.

Selain itu, turut hadir Kapendam XXIII/PW Kolonel Inf Ronal Putty, Kapolres Parimo yang diwakili Kabag Ops Kompol Sugianto, S.H.I., Waaster Kodam XXIII/PW Letkol Inf Aprisal, Pabung Parimo Mayor Inf Iko Power, Danramil 1306-08/Parigi Kapten Arm I Putu Sujaya, Wakapolsek Parigi Dewa Eka Wiyana, dan Kepala Desa Nambaru Asmara Langganesi. Sekitar 150 tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para pelajar SMP Satap dan SD Inpres Sumber Sari juga memadati lokasi dengan penuh antusias.

Dandim 1306/Kota Palu, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini bertujuan untuk membuka akses konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kendala mobilitas warga Desa Nambaru.

"Jembatan ini dibangun atas dasar kemanunggalan TNI dan rakyat. Pengerjaannya dilakukan secara swadaya bersama-sama antara prajurit TNI AD dan warga setempat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses ekonomi, kesehatan, hingga memperlancar mobilitas anak-anak sekolah," ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan selama proses pembangunan menjadi bukti nyata eratnya hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah Kodim 1306/Kota Palu.

"Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan ini bersama-sama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," pungkasnya.

Rabu, 19 Agustus 2026

Jalankan Fungsi Operasi Militer Selain Perang, TNI Bersama BPBD Jinakkan Api di Lahan Kebun Donggala

 

Donggala - Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menanggulangi kebakaran lahan kebun milik masyarakat di Dusun II, Desa Alindau, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Rabu (19/8/2026). Kebakaran yang melalap area seluas sekitar 10 hektare tersebut berhasil dikendalikan sebelum meluas ke permukiman warga.

Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Pasi Ops Kodim 1306/Kota Palu, Kapten Inf Arnold Paretta. Sejak kepulan asap terdeteksi, tim gabungan TNI bersama instansi terkait dan masyarakat setempat langsung diterjunkan ke titik api.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung meluncur ke lokasi untuk memblokir pergerakan api. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Medan yang cukup terjal dan angin kencang menjadi tantangan, namun berkat kerja sama seluruh personel dan alat seadanya serta bantuan armada pemadam, api berhasil kita lokalisir," ujar Kapten Inf Arnold Paretta di lokasi kejadian.

Secara terpisah, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bentuk tanggap darurat TNI dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman bencana karhutla.

"Saya telah memerintahkan Danramil 12/Sindue beserta jajaran babinsa dan Pasi Ops untuk mengerahkan seluruh personel yang ada guna membantu pemadaman total di lapangan. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Pemda Donggala serta dinas terkait agar pemadaman dan pendinginan berjalan optimal," tegas Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo saat dikonfirmasi.

Dandim juga mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang memicu cepatnya penyebaran api. Hingga berita ini diturunkan, personel TNI dan pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di area bekas kebakaran guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. (Pendim_1306)


Selasa, 18 Agustus 2026

Penuh Haru, Satgas Yonif 711/Raksatama Jalani Tradisi Satuan Usai Tugas di Papua

 

PALU — Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 1306/Kota Palu Ny. Lena Yudhi menghadiri upacara penyambutan Satgas Yonif 711/Raksatama yang telah melaksanakan tugas selama kurang lebih satu tahun di Papua.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tradisi satuan Kodam XXIII/Palaka Wira dan berlangsung di Mako TNI AL, Jalan Malonda, Trans Palu-Donggala, Kota Palu. Upacara dipimpin langsung oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Rabu (19/08/26)

Penyambutan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama yang telah menyelesaikan tugas pengabdian di wilayah Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian para prajurit selama menjalankan tugas.

“Kepulangan Satgas Yonif 711/Raksatama merupakan momen yang patut kita syukuri. Selama kurang lebih satu tahun para prajurit telah melaksanakan tugas di Papua dengan penuh dedikasi, disiplin dan tanggung jawab. Pengabdian tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Yudhi.

Ia juga mengingatkan para prajurit agar menjadikan pengalaman selama melaksanakan tugas di Papua sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas-tugas berikutnya.

“Kami berharap seluruh prajurit dapat segera beradaptasi kembali dengan keluarga dan satuan. Jadikan pengalaman selama bertugas sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan kemampuan, soliditas dan profesionalisme. Yang terpenting, jaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Menurut Yudhi, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga, termasuk Persit yang selama ini memberikan doa, semangat dan dukungan moral kepada para prajurit.
“Dukungan keluarga sangat berarti bagi setiap prajurit. Karena itu, kepulangan ini hendaknya menjadi momentum untuk kembali berkumpul bersama keluarga sekaligus memperkuat semangat dalam menghadapi tugas-tugas ke depan,” tambahnya.

Upacara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Tradisi satuan juga menjadi bagian penting dalam menyambut kembali para prajurit sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan perjuangan mereka selama menjalankan tugas di daerah operasi.
Dengan berakhirnya penugasan tersebut, para prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama diharapkan dapat kembali menjalankan tugas kedinasan di satuan dengan semangat baru serta terus menjaga kehormatan dan nama baik TNI.


Peringati HUT RI, Koramil 1306-08/Parigi dan Ribuan Warga Aksi Pungut Sampah

 


Parigi Moutong - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Koramil 1306-08/Parigi bersama ribuan elemen masyarakat hadir dalam aksi lingkungan bertajuk "Aksi 100 Menit Pungut Sampah" pada Selasa (18/8/2026).

Kegiatan gotong royong ini terpusat di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong (Parimo), Jl. Kampali, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo.

Danramil 1306-08/Parigi, Kapten ARM I Putu Sujaya, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam aksi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat, pemerintah daerah, dan warga.

"Kegiatan 100 menit pungut sampah ini bukan sekadar aksi seremonial memperingati hari kemerdekaan, tetapi jadi momen penting untuk mengedukasi dan membangkitkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di Parigi Moutong," ujar danramil.

Aksi yang berlangsung penuh semangat ini dihadiri langsung oleh Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, S.Kom, dan Wakil Bupati Parimo Abdul Sahid, S.Pd., M.Pd. Tak ketinggalan, seluruh Kepala Unit Perangkat Daerah (UPD) Parigi Moutong juga turun langsung memungut sampah di sekitar area kegiatan.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Aksi bersih-bersih ini diikuti oleh kurang lebih 1.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan organisasi, di antaranya: Pramuka Kwarcab Kecamatan Parigi, Santri Pondok Pesantren Abnaul Chairaat Parigi, Front Pemuda Kaili Parigi (FPK), Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Parigi Moutong dan Komda Lansia Parigi Moutong

Melalui momentum kemerdekaan RI ke-81 ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan kawasan perkotaan Parigi Moutong dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Minggu, 16 Agustus 2026

Dandim Palu: Semangat Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian dan Karya Terbaik

 

Palu — Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 1306/Kota Palu Ny. Lena Yudhi mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih tersebut digelar di halaman Kantor Wali Kota Palu, Jalan Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, S.E. dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur pemerintah serta para tamu undangan.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat. Pengibaran Sang Merah Putih menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan.

Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan pengabdian serta karya terbaik," ujar Yudhi.

Ia menegaskan, TNI bersama seluruh komponen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di wilayah Kota Palu.

"Kami dari TNI, khususnya Kodim 1306/Kota Palu, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat bersama-sama membangun Kota Palu menjadi lebih maju," katanya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui kerja nyata dan kepedulian terhadap masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai penyemangat untuk meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Semangat persatuan harus terus kita jaga agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.

Upacara kemudian diakhiri dengan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebangsaan. (Pendim_1306)


Khidmat! Dandim Palu Kenang Jasa Pahlawan di TMPN Tatura Jelang HUT RI

 

Palu — Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menghadiri upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Tatura Palu, Minggu (16/8/2026) dini hari. Apel kehormatan dan renungan suci diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan elemen terkait lainnya.

Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan, kegiatan renungan suci bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan.

"Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan bangsa dan negara," ujarnya.

Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

"Tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara," katanya.

Kolonel Inf Yudhi menambahkan, peringatan HUT Kemerdekaan RI juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat nasionalisme dan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum HUT Kemerdekaan ini untuk memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan bersama-sama membangun Kota Palu serta Sulawesi Tengah agar semakin maju dan sejahtera," pungkasnya.

Suasana hening menyelimuti TMPN Tatura Palu saat seluruh peserta menundukkan kepala untuk mengenang arwah para pahlawan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan para kusuma bangsa.(Pendim­_1306)



Dandim 1306/KP Hadiri Perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Pesta Rakyat Semarakkan kota Palu

 


Palu - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXIII/Palakawira yang digelar di Halaman Makodam XXIII/Palakawira, Jalan Soekarno Hatta, Tondo, Kota Palu, Sabtu (15/8/2026).

Perayaan tersebut berlangsung meriah dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan turut dihadiri Pangdam XXIII/Palakawira, para Pejabat Utama (PJU) Kodam XXIII/Palakawira, Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, para prajurit dan keluarga besar jajaran Kodam XXIII/Palakawira, serta masyarakat Kota Palu.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud nyata soliditas dan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu bersama seluruh undangan turut mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira dengan penuh antusias.


Setelah rangkaian acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan Pesta Rakyat yang dipersembahkan bagi prajurit dan masyarakat. Suasana semakin meriah dengan penampilan sejumlah penyanyi papan atas yang menghibur ribuan masyarakat yang hadir.

Pesta Rakyat tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Kemeriahan Pesta Rakyat hingga malam hari menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan eratnya hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Potret Kemanunggalan TNI-Rakyat di Parimo: Babinsa dan Warga Cor Jembatan Bambasiang

 


PARIGI MOUTONG - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-10/Tomini, Sertu Supriadi, bersama masyarakat setempat bergotong royong melaksanakan pengecoran jembatan Aramco di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan karya bakti ini menjadi bukti nyata sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan.

Babinsa Sertu Supriadi, menjelaskan bahwa perbaikan jembatan ini sangat krusial untuk menunjang mobilitas dan perekonomian warga Desa Bambasiang.

"Jembatan Aramco ini merupakan jalur vital penghubung yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian. Dengan diperbaikinya jembatan ini melalui pengecoran bersama, kita berharap akses jalan menjadi lebih aman, kokoh, dan layak dilalui," ujar Babinsa.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga dalam pembenahan sarana publik ini mencerminkan tingginya semangat gotong royong yang masih terjaga erat di wilayah binaannya.

"Semangat kebersamaan seperti inilah yang perlu terus kita rawat. Selain mempercepat penanganan fasilitas umum, kerja bakti ini juga mempererat silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat," pungkasnya.

Pengecoran jembatan berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang proses pengerjaan hingga jembatan dapat diselesaikan secara bergotong royong.

Jumat, 14 Agustus 2026

Jembatan Gantung di Desa Bainaa Resmi Dibuka, Akses Warga dan Anak Sekolah Kini Lebih Mudah

 

Parigi Moutong - Jembatan gantung di Desa Bainaa, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi dibuka dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Peresmian dilakukan dalam rangkaian kegiatan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference (vicon), Kamis (13/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo turut mendampingi Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah melalui TNI Angkatan Darat. Kehadiran jembatan diharapkan membuka akses masyarakat yang selama ini membutuhkan jalur penyeberangan yang lebih aman dan mudah, terutama bagi warga serta anak-anak sekolah.=

Peresmian secara virtual oleh Presiden Prabowo menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan akses penghubung.

menjadi salah satu program nasional untuk membuka akses masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, selain peresmian jembatan, turut dilaksanakan pembagian bingkisan kepada 50 kepala keluarga (KK) penerima manfaat di sekitar lokasi pembangunan.

Pembagian bingkisan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah serta TNI kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah pembangunan jembatan.
Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, masyarakat Desa Bainaa kini memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jembatan ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah yang menggunakan akses tersebut untuk menuju tempat pendidikan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme masyarakat. Warga menyambut baik selesainya pembangunan jembatan yang dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat serta memperlancar akses menuju sejumlah fasilitas umum.(Pendim_1306)


Suasana Khusyuk Zikir Bersama Kodim 1306/KP di Masjid An-Ni’mah Palu Menyambut Kemerdekaan

 


Palu - Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, personel Kodim 1306/Kota Palu menggelar kegiatan zikir dan doa bersama. Kegiatan spiritual ini berlangsung khidmat di Masjid An-Ni’mah, Asrama Juanda, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, pada Jumat (14/8/2026).

Acara tersebut mengusung tema peringatan HUT RI ke-81, yakni "Berdaulat, Adil, dan Makmur". Kegiatan ibadah dan doa bersama ini dipimpin langsung oleh Pelda Daud Asro dan diikuti oleh jajaran personel Kodim 1306/KP serta warga sekitar.

Pelda Daud Asro menyampaikan bahwa kegiatan zikir dan doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memohon perlindungan, keberkahan, serta keselamatan bagi bangsa dan negara Indonesia.

"Doa bersama ini kita laksanakan sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta kekuatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ujar Pelda Daud Asro di sela-sela kegiatan.

Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pembacaan zikir, tahlil, hingga doa keselamatan untuk bangsa, negara, dan seluruh prajurit TNI yang sedang bertugas di mana pun berada.

Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan sinergi dan rasa kebersamaan antara prajurit Kodim 1306/KP dan masyarakat Kota Palu semakin erat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kamis, 13 Agustus 2026

Mantap! Jembatan Garuda Resmi Hadir di Parimo

 


Parimo - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menghadiri peresmian Jembatan Garuda yang bertempat di Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Acara ini dirangkaikan dengan kegiatan Video Conference (Vicon) interaktif launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan berskala nasional ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan serta penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat di berbagai daerah.

"Hari ini kita mengikuti peresmian secara serentak yang terhubung langsung melalui Vicon bersama Presiden RI. Di Desa Baina'a Barat ini, kehadiran Jembatan Garuda dan akses air bersih diharapkan membawa dampak positif yang nyata bagi mobilitas serta kesejahteraan warga," ujar Dandim.

Dandim menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil kerja sama dan sinergi lintas sektor demi membuka aksesibilitas wilayah serta mempermudah warga dan anak sekolah. Dengan hadirnya jembatan ini, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tinombo dipastikan menjadi jauh lebih lancar.


Usai pelaksanaan Vicon interaktif dan peresmian secara simbolis, Kolonel Inf Yudhi Hendro P beserta jajaran melanjutkan agenda dengan membagikan paket sembako kepada warga Desa Baina'a Barat.

"Selain memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lancar, kami juga ingin memberikan perhatian langsung kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan sembako ini. Semoga dapat meringankan beban kebutuhan harian warga di sini," tutur Yudhi.

Masyarakat setempat menyambut antusias peresmian infrastruktur ini dan mengapresiasi perhatian TNI serta Pemerintah Pusat dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal melalui sarana penunjang yang memadai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran jajaran Forkopimda Kabupaten Parimo, Pangdam XXIII/PW, unsur aparat kecamatan, tokoh masyarakat, serta warga Desa Baina'a Barat yang memadati lokasi dengan penuh semangat.

Rabu, 12 Agustus 2026

Awalnya Bakar Sampah, Aksi Babinsa 15 Damsol Dalam Memadamkan Kebakaran Lahan Kebun di Donggala

 


DONGGALA - Kebakaran lahan perkebunan cengkeh seluas sekitar 1 hektare milik warga bernama Bpk Tanda terjadi di Dusun 3, Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Rabu (12/8/2026). Aparat gabungan dari Babinsa Koramil 1306-15/Damsol, unsur Polri, serta masyarakat setempat bergerak cepat bahu-membahu meredam amukan si jago merah.

Penyebab kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembersihan lahan oleh seorang pekerja kebun. Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah mendadak tak terkendali akibat kondisi cuaca.

"Penyebab kebakaran diduga bermula saat pekerja kebun atas nama Moh. Mujiban membakar sampah di sekitar lahan. Namun, api dengan cepat merembet ke semak-semak dan tidak dapat dikendalikan karena tiupan angin kencang, sehingga membakar perkebunan lain di sekitarnya," ujar Babinsa.


Hingga saat ini, kobaran api dilaporkan masih menjalar ke arah area pegunungan dan suda bisa dikendalikan. Petugas bersama warga terus berupaya keras melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Upaya penanganan di lapangan menghadapi tantangan cukup berat lantaran terbatasnya akses pasokan air, letak medan pegunungan yang terjal dan tinggi, serta tiupan angin kencang yang memicu kobaran api semakin cepat meluas. Petugas mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas membakar sampah di area perkebunan, terutama saat kondisi angin kencang.

Senin, 10 Agustus 2026

Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pabung Parimo: Jangan Remehkan Potensi Kebakaran Hutan!

 


PARIGI MOUTONG - Personel Kodim 1306/Kota Palu turut menghadiri Apel Siaga Antisiapasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Mako Polres Parimo, Jalan Trans Sulawesi, Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, Selasa (11/8/2026).

Apel siaga dipimpin langsung oleh Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, S.I.K., S.H., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta jajaran Satgas Karhutla.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Parimo H. Abdul Sahid, S.Pd., Ketua DPRD Parimo Drs. Alfres Masboy Tonggiroh, M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Parimo Dian Herdiman, S.H., M.H., Pabung Parimo Kodim 1306/Kota Palu Mayor Inf Iko Power, perwakilan Pengadilan Negeri Parimo Indrayani Gustami Prayitno, S.H., Danposal Parimo Lettu Laut (PM) May Ansori, Kalak BPBD Parimo Moh. Rifai, serta PJU Polres Parimo.

Pabung Parimo Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Iko Power, menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan komitmen bersama dalam mengantisipasi ancaman bahaya Karhutla di wilayah Parigi Moutong.

"Kegiatan apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen kita bersama dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Mayor Iko.


Ia mengingatkan bahwa ancaman Karhutla tidak hanya dipicu oleh faktor alam semata, melainkan kerap kali akibat ulah dan kelalaian manusia. Dampaknya dinilai sangat merusak, baik dari sisi lingkungan maupun sektor kesehatan publik.

"Karhutla bukan hanya merupakan bencana alam, tetapi juga dapat terjadi akibat aktivitas manusia, baik yang disengaja maupun karena kelalaian. Dampaknya sangat luas, mulai dari kerusakan lingkungan dan ekosistem, hilangnya habitat flora dan fauna, terganggunya keseimbangan alam, hingga pencemaran udara yang dapat mengancam kesehatan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Mayor Inf Iko Power menyampaikan bahaya Karhutla yang dapat melumpuhkan sektor perekonomian dan akses transportasi. Oleh sebab itu, deteksi dini menjadi kunci utama untuk menekan potensi bencana.

"Kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk transportasi darat, laut, dan udara, serta menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi yang sangat besar. Kita tidak boleh menganggap remeh potensi Karhutla yang sewaktu-waktu dapat terjadi," lanjutnya.

Kodim 1306/Kota Palu bersama seluruh unsur Satgas Karhutla berkomitmen meningkatkan kewaspadaan di lapangan guna memastikan setiap titik api dapat tertangani dengan cepat.

"Kita harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta berupaya semaksimal mungkin melakukan langkah-langkah pencegahan. Setiap potensi kebakaran harus dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sehingga apabila terjadi Karhutla, luas area dan dampaknya dapat ditekan seminimal mungkin," pungkasnya.

Minggu, 09 Agustus 2026

Dandim 1306/Kota Palu Turut Gowes Bersama Pangdam dan Forkopimda

 

Palu - Komandan Kodim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira. Salah satu kegiatan yang diikuti yakni Gowes Palaka Wira yang melibatkan jajaran TNI, pemerintah daerah, serta Forkopimda.

Gowes Palaka Wira tersebut digelar dengan dua pilihan rute, yakni 7 kilometer dan 22 kilometer. Kegiatan dimulai dari Makodam XXIII/Palaka Wira lama dan berakhir di Makodam XXIII/Palaka Wira yang baru di kawasan Tondo, Palu, Sabtu (8/8/2026).

Pangdam XXIII/Palaka Wira bersama jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut. Gubernur Sulawesi Tengah serta sejumlah unsur Forkopimda juga ikut memeriahkan kegiatan olahraga bersama tersebut.
Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira.

"Selain untuk memperingati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan soliditas antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat," ujar Yudhi.

Menurutnya, kegiatan Gowes Palaka Wira juga menjadi sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat sinergi dan komunikasi antarlembaga.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat sinergitas dan kebersamaan. Semangat kebersamaan ini penting dalam mendukung pelaksanaan tugas serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," katanya.

Rangkaian HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira sendiri diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan jajaran TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat. (Pendim_1306)


Rabu, 05 Agustus 2026

Kemanunggalan TNI-Rakyat di Sigi: Koramil Dolo & Warga Bahu-membahu Bersihkan Jalan Poros

 


Sigi - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, jajaran Koramil 1306-04/Dolo bersinergi dengan Pemerintah Desa Karawana, Polsek Dolo, dan masyarakat setempat menggelar aksi kerja bakti massal.

Kegiatan gotong royong ini dipusatkan di sepanjang Jalan Poros Dolo–Sidera, Desa Karawana, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, pada Kamis (6/8/2026).

Sejak pagi hari, personil gabungan TNI-Polri bersama aparat desa dan warga bahu-membahu membersihkan rumput liar, sampah plastik, serta merapikan drainase di sepanjang jalan utama penghubung antar-desa tersebut.

Danramil 1306-04/Dolo, Kapten Inf Efendi, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih lingkungan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor sekaligus upaya membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

"Hari ini kita bersama Polsek, Pemdes Karawana, dan seluruh warga melaksanakan kerja bakti pembersihan jalan poros. Selain untuk menyambut dan memeriahkan HUT RI ke-81, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, indah, serta aman bagi para pengguna jalan," ujar Danramil.

Kapten Inf Efendi juga menambahkan bahwa jalan poros Dolo–Sidera merupakan akses vital mobilitas warga harian. Oleh karena itu, kebersihan dan keterawatan area tersebut menjadi perhatian bersama.

Pemerintah Desa Karawana dan warga menyambut positif kehadiran TNI-Polri yang turun langsung ke lapangan. Melalui aksi nyata ini, kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin terjalin erat dalam momen memperingati kemerdekaan Indonesia.

Minggu, 02 Agustus 2026

Bahu-membahu, Babinsa Koramil Biromaru-Warga Pasang Pagar Pengaman Jembatan Desa Bahagia


Sigi - Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru bersama warga Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, bergotong royong membangun pagar pengaman pada Jembatan Aramco. Aksi kebersamaan ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut. Senin (3/8/2026), tampak Babinsa dan warga bahu-membahu memasang kerangka besi hingga melakukan pengecoran pada bagian sisi jembatan.

Babinsa menjelaskan bahwa pembuatan pagar jembatan ini merupakan langkah antisipasi guna mencegah terjadinya kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki saat melintas di malam hari.

"Jembatan Aramco ini merupakan akses penting bagi mobilitas harian warga Desa Bahagia. Karena pembutan pagar pengaman yang memadai, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat berinisiatif untuk memasang kerangka besi dan melakukan pengecoran agar jembatan ini lebih aman untuk dilalui," ujar Babinsa.

Ia menambahkan, kegiatan karya bakti ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta untuk merawat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

"Selain untuk faktor keamanan jalan, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara Babinsa dengan warga binaan. Kalau dikerjakan bersama-sama, pekerjaan berat jadi terasa ringan dan cepat selesai," tambahnya.

Warga setempat pun menyambut positif kehadiran Babinsa yang turun langsung di lapangan. Dengan adanya pagar jembatan yang kokoh, kini masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman saat melintasi Jembatan Aramco Desa Bahagia.

Jumat, 31 Juli 2026

Babinsa dan Warga Desa Kampung Baru Sibayu Bahu-membahu Buat Pagar Jembatan Aramco.

 


Donggala — Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat di wilayah Kabupaten Donggala. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-14/Balaesang turun langsung bersama warga Dusun 3 Desa Kampung Baru Sibayu, Kecamatan Balaesang, untuk melaksanakan pembuatan pagar jembatan Aramco, Sabtu (1/8/2026).

Aksi gotong royong ini dilakukan untuk memastikan keselamatan para pengguna jalan yang melintas, mengingat jembatan sementara tersebut menjadi akses vital mobilitas warga sehari-hari.

Babinsa menjelaskan bahwa pembuatan pagar pengaman ini merupakan langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya atau kecelakaan lalu lintas bagi warga yang melintas, khususnya pada malam hari maupun saat kondisi cuaca kurang mendukung.

"Frekuensi kendaraan dan warga yang lewat cukup tinggi. Karena itu, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat bergerak cepat membuat pagar pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan agar lebih aman dilalui," jelas Babinsa.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan adalah bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah warga dan memberikan solusi atas kendala yang ada di lapangan.

Kamis, 30 Juli 2026

Pererat Sinergi di Palu, TNI , Pemerintah Daerah dan Mahasiswa Kompak Serbu Sampah di Pesisir hingga Tempat Ibadah

 


Palu - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026, Kodim 1306/Kota Palu menggelar aksi Karya Bakti skala besar di sejumlah titik wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (31/7/2026).

 

Kegiatan yang mengusung tema "Karya Bhakti Pembersihan Lingkungan: Gempur Sampah Kampungku Sehat" ini ditujukan untuk mempererat kemanunggalan dan hubungan harmonis antara TNI, pemerintah daerah, mahasiswa, serta seluruh elemen masyarakat.

 

Aksi gotong royong pembersihan lingkungan tersebut difokuskan di beberapa titik strategis dan fasilitas umum, antara lain: Pantai Vatu Vuri, Kelurahan Tondo, Masjid Al-Mu'min, Kelurahan Poboya, Gereja HKBP Palu, Kelurahan Tatura Utara, Pantai Dupa, Kelurahan Layana dan  Pasar Bulili Petobo Serta sejumlah tempat ibadah dan area publik lainnya di wilayah Kota Palu.

 


Dandim 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar agenda seremonial memperingati hari jadi Kodam XXIII/Palaka Wira yang pertama, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

 

"Aksi 'Gempur Sampah' ini adalah langkah konkrit kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan asri. Melalui Karya Bakti ini, kita juga ingin terus merawat kebersamaan, sinergitas, serta kemanunggalan TNI dengan pemerintah daerah, adik-adik mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat di Kota Palu," tegasnya.

 

Para personel TNI, aparat pemda, mahasiswa, dan warga setempat tampak bahu-membahu membersihkan sampah plastik, membabat rumput liar, serta merapikan area rumah ibadah dan pesisir pantai sejak Jumat pagi.

 


Melalui kegiatan ini, Kodim 1306/Kota Palu berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkokoh persatuan antara TNI dan rakyat di wilayah Palu.

Rabu, 29 Juli 2026

Tak Canggung Masuk Lumpur, Babinsa di Donggala Garap Sawah Bersama Petani

 


Palu ­- Koramil 14/Balaesang Kodim 1306/Kota Palu menggandeng Kelompok Tani (Poktan) Lembah Jaya Hijau untuk mengolah lahan pertanian seluas 10 hektare di Desa Tovia Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (30/7/2026). Langkah ini dilakukan dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah setempat.

 

Dalam kegiatan tersebut, para personel Babinsa tak segan untuk terjun langsung ke lumpur sawah. Mereka bersama para petani melakukan perawatan rutin tanaman padi, mulai dari penyemprotan hama hingga pengendalian gulma di sepanjang pematang sawah.

 

Adapun jenis tanaman yang dibudidayakan di lahan 10 hektare tersebut yakni padi varietas Mekongga, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta daya tahan yang baik terhadap hama pendamping.

 

Babinsa menyampaikan ini merupakan komitmen TNI AD untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan di tingkat desa.

 

"Kehadiran kami di lapangan bukan sekadar kerja, tetapi juga memberikan dorongan semangat kepada para petani agar proses perawatan padi ini maksimal. Harapannya, hasil panen nanti bisa melimpah dan menopang kebutuhan pangan warga," ujar Babinsa.

 

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Lembah Jaya Hijau menyambut positif keterlibatan aktif Babinsa dalam masa tanam hingga perawatan.

 

"Babinsa sangat membantu kami, terutama dalam menjaga tanaman dari serangan hama serta gulma. Kehadiran Babinsa memberi motivasi tersendiri bagi para petani di desa kami," tuturnya.

 

Kerja sama sinergis antara TNI dan kelompok tani ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Desa Tovia Tambu sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan regional di Kabupaten Donggala dan sekitarnya.