Parigi
Moutong - Aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kabupaten
Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Anggota Babinsa Koramil
1306-17/Sausu, Kopda Iwayan Ediyana, bahu-membahu bersama warga Desa Astina
melaksanakan pengecoran pondasi jembatan Aramco, Kamis (2/7/26).
Dengan
mengenakan seragam dinasnya, Kopda Iwayan tidak canggung memegang sekop dan
mengaduk semen bersama warga. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat ini
menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi warga desa yang sedang bergotong
royong.
"Kegiatan
ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat di wilayah
binaan. Jembatan ini merupakan akses krusial bagi mobilitas warga, sehingga
pengerjaannya harus kita lakukan bersama-sama agar cepat selesai," ujarnya.
Pembangunan
pondasi jembatan Aramco ini dinilai sangat penting untuk kelancaran
transportasi lokal, terutama dalam mengangkut hasil bumi warga Desa Astina.
Selama ini, kondisi infrastruktur yang terbatas kerap menjadi kendala bagi
pertumbuhan ekonomi desa.
Sementara
itu, Kepala Desa Astina menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang
mendalam atas kehadiran dan bantuan dari pihak TNI, khususnya Babinsa Koramil
Sausu.
"Kami
sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Babinsa. Dengan adanya bantuan dari
TNI, warga jadi lebih bersemangat. Gotong royong ini membuat pekerjaan yang
berat menjadi terasa lebih ringan," ungkap Kepala Desa Astina.
Hubungan
yang erat antara Babinsa dan masyarakat di Parimo ini membuktikan bahwa slogan
"TNI Bersama Rakyat, TNI Kuat" bukan sekadar isapan jempol, melainkan
nyata diimplementasikan di lapangan demi kesejahteraan masyarakat.









0 komentar:
Posting Komentar