Rabu, 16 September 2026

Kasdim 1306/Kota Palu Tekankan Kesiapan Karhutla dan Integritas Penerimaan Prajurit

 

Palu - Personel Kodim 1306/Kota Palu yang terdiri dari perwira, bintara, tamtama dan PNS melaksanakan upacara 17-an di Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (17/9/2026).

Upacara tersebut dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1306/Kota Palu Letkol Chk Haari Paskah Simangunsong, S.Sos., S.H., M.Sc., selaku inspektur upacara. Sementara petugas pengibaran bendera berasal dari Koramil 1306-05/Marawola.
Dalam amanatnya, Kasdim menyampaikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel untuk meningkatkan kesiapan dalam melaksanakan tugas.
Pada bidang operasi, Kasdim menekankan pentingnya meningkatkan kesiapan operasi serta kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Setiap prajurit harus senantiasa siap melaksanakan tugas dan mampu merespons setiap perkembangan situasi di wilayah secara cepat dan tepat," ujar Kasdim dalam amanatnya.
Di bidang personel, Kasdim mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk menjaga kesehatan serta rutin melaksanakan pembinaan fisik. Ia juga meminta personel menjauhi segala bentuk pelanggaran dan menjaga nama baik satuan.

Kasdim turut menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan kegiatan werving atau penerimaan prajurit. Seluruh personel diminta tidak melakukan praktik yang dapat mencederai proses penerimaan prajurit.

Sementara di bidang logistik, personel diminta menjaga dan merawat seluruh materiil serta fasilitas yang menjadi tanggung jawab satuan agar selalu siap digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas.
Untuk bidang teritorial, Kasdim mengingatkan para Babinsa dan seluruh personel agar terus meningkatkan komunikasi serta pembinaan dengan masyarakat. Kedekatan dengan masyarakat dinilai penting untuk mengetahui perkembangan situasi dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah.
"Jaga kekompakan, disiplin, loyalitas dan integritas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta selalu berpedoman pada aturan yang berlaku," tegasnya.
Upacara 17-an tersebut berlangsung tertib dan menjadi momentum bagi seluruh personel Kodim 1306/Kota Palu untuk meningkatkan disiplin, kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. (Pendim_1306)



Kebakaran Hutan Lindung dan Kebun Warga Melanda Desa Siweli Donggala

 

Donggala - Kebakaran melanda kawasan hutan lindung dan perkebunan masyarakat di Dusun 6 Malawa, Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026). Kebakaran tersebut disebut berdampak dari wilayah Dusun 5 Sikea dan Dusun Baya, Desa Siweli.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.10 Wita. Lokasi kejadian berada pada koordinat 0.020160' Lintang Utara dan 119.892434' Bujur Timur.
Mendapat informasi kebakaran, personel Koramil Balaesang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala bergerak menuju lokasi. Tim membawa mobil tangki air untuk melakukan upaya pemadaman bersama masyarakat.
"Personel mendatangi lokasi kebakaran bersama BPBD dengan mobil tangki air untuk melaksanakan pemadaman api bersama masyarakat menggunakan tangki semprot,".

Jarak titik kebakaran dari permukiman warga diperkirakan sekitar 1 kilometer. Namun, sebagian kawasan hutan lindung yang terbakar tidak dapat dijangkau oleh personel karena kondisi medan.

Sejumlah unsur turut berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pemantauan. Mereka terdiri dari Kapolsek Balaesang beserta dua personel, lima anggota Koramil, Camat Balaesang beserta anggota, Kepala Desa Siweli, 10 personel UPT KPH Dampelas Tinombo, 10 personel BPBD Kabupaten Donggala, serta sekitar 30 warga.
Hingga pukul 16.00 Wita, api dilaporkan masih aktif membakar kawasan hutan lindung di Dusun 6 Desa Siweli. Personel gabungan bersama masyarakat masih berjaga di sekitar batas perkebunan warga dengan kawasan hutan lindung.
Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan upaya pengendalian api untuk mencegah kebakaran meluas ke area perkebunan maupun mendekati permukiman warga. (Pendim_1306)


Selasa, 15 September 2026

Karhutla 5 Hektare Terjadi di Siboang Donggala, Babinsa-Polisi-BPBD dan Warga Turun Padamkan Api

 


Donggala - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Siboang, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026). Kebakaran diperkirakan berdampak pada lahan seluas kurang lebih 5 hektare.

 

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol bersama personel Polsek Sojol, BPBD Kabupaten Donggala dan masyarakat setempat terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

 

Berdasarkan keterangan saksi, Kasman (53), titik api pertama kali terlihat dari area perkebunan warga yang berada tepat di depan rumahnya. Melihat adanya kebakaran, Kasman kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Siboang, Idrus.

 

Setelah menerima laporan, Kepala Desa Siboang kemudian berkoordinasi dengan Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Polsek Sojol dan BPBD Kabupaten Donggala untuk melakukan penanganan kebakaran.

 

Petugas gabungan bersama masyarakat kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya, tangki semprot (gendong), serta mobil pemadam kebakaran.

 

Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan dan lahan warga di sekitar lokasi.

 

Hingga saat ini, estimasi luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 5 hektare. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan oleh pihak terkait.


Senin, 14 September 2026

Babinsa Koramil Balaesang Dorong Transparansi dalam Penetapan Perdes

 


Donggala - Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang, Serka Darfin Dollah, menghadiri Musyawarah Desa dalam rangka penetapan Peraturan Desa (Perdes) Tovia Tambu tentang Pungutan Desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Tovia Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Selasa (15/9/2026).

 

Musyawarah desa tersebut menjadi wadah bagi pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat untuk membahas serta menetapkan aturan terkait pungutan desa. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib dan kondusif.

 

Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa, sekaligus memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan aman dan lancar.

 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Darfin Dollah menyampaikan pentingnya penyusunan dan penerapan Perdes dilakukan secara terbuka serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

 

"Peraturan desa yang ditetapkan hendaknya benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat dan dilaksanakan secara transparan. Kami berharap seluruh pihak dapat memahami aturan yang telah disepakati bersama," ujar Darfin.

 

Dia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan Perdes sehingga kebijakan yang ditetapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tovia Tambu.

 

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mendukung setiap program pemerintah desa yang bertujuan untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Koramil dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla di Siweli Donggala

 


Donggala - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Dusun 5, Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Personel Koramil 1306-14/Balaesang bersama masyarakat setempat turun langsung melakukan penanganan dan pemadaman api.

 

Kegiatan penanganan Karhutla dipimpin langsung oleh Danramil 1306-14/Balaesang, Lettu Inf Jaswadi, bersama masyarakat Desa Siweli serta pemerintah desa pada Senin (14/9/2026).

 

Di lokasi, api masih terus menyala akibat kondisi cuaca dan medan yang mendukung penyebaran kebakaran. Angin kencang membuat api sulit dikendalikan, ditambah banyaknya rumput serta batang pohon kering yang mudah terbakar.

 

Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan, luas areal yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 50 hektare.

 


Upaya pemadaman kemudian dihentikan sementara karena kondisi di lapangan dan akan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi. Meski demikian, pemantauan terhadap titik api tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali kobaran api maupun meluasnya area terdampak.

 

Danramil 1306-14/Balaesang, Lettu Inf Jaswadi, mengatakan pihaknya bersama masyarakat akan terus berupaya menangani kebakaran tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.

 

"Kami bersama masyarakat dan pemerintah desa terus melakukan penanganan dan pemantauan terhadap titik api. Kondisi angin yang cukup kencang serta banyaknya rumput dan batang pohon kering menjadi kendala dalam proses pemadaman," ujar Jaswadi.

 

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar," katanya.

Minggu, 13 September 2026

Asah Keterampilan Prajurit, Pasi Ops Kodim 1306/KP Pimpin Latihan Operasional Tangki Spray

 

Palu – Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan latihan penggunaan tangki spray di halaman Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (13/8/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Seksi (Pasi) Ops Kodim 1306/KP, Kapten Inf Arnold Paretta, guna meningkatkan kemahiran dan kesiapsiagaan prajurit dalam mengoperasikan alat pendukung tugas teritorial di lapangan.

Kapten Inf Arnold Paretta menyampaikan bahwa penguasaan penggunaan tangki spray sangat penting bagi personel, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan, perawatan lingkungan markas, maupun penanganan situasi darurat seperti penyemprotan disinfektan.

"Prajurit Kodim 1306/Kota Palu harus menguasai operasional berbagai perlengkapan pendukung teritorial, salah satunya tangki spray ini. Latihan ini bertujuan agar anggota mahir dalam merawat, merakit, hingga mengaplikasikannya secara efektif dan aman di lapangan," ujar Kapten Inf Arnold Paretta di Makodim 1306/KP.

Dalam latihan ini, para prajurit mendapatkan pembekalan teknis mengenai pemeliharaan alat, takaran pencampuran bahan, hingga teknik penyemprotan yang tepat sasaran agar alat dapat berfungsi optimal dan tahan lama.

Kapten Inf Arnold Paretta menambahkan, pembekalan ini nantinya diharapkan dapat diterapkan oleh para prajurit, khususnya para Babinsa, saat mendampingi kelompok tani di wilayah binaan maupun saat menjalankan tugas sosial di masyarakat.

"Keterampilan ini menjadi bekal berharga bagi prajurit saat terjun langsung mendampingi warga, baik untuk sektor pertanian maupun aksi cepat tanggap di wilayah binaan masing-masing," tutupnya. (Pendim_1306)


Kebakaran Lahan di Ulujadi Palu Berhasil Dipadamkan, Babinsa: Sinergi Bersama Warga Kuncinya

 

Palu – Kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 1,5 hektare terjadi di Jalan Anggrek RT 01/RW 02, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Minggu (13/9/2026) sore. Sinergi cepat aparat TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat berhasil mencegah api meluas ke pemukiman.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Mengetahui adanya kobaran api di lahan kering tersebut, Anggota Babinsa Koramil 1306-01/Palu Barat Sertu Herman bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membantu proses pemadaman.

Sertu Herman menegaskan, kesiapsiagaan dan sinergi di lapangan menjadi kunci utama api dapat dikendalikan dalam waktu singkat.
"TNI dan Polri selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Begitu mendapat laporan adanya kebakaran lahan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Damkar dan bergerak cepat ke lokasi bersama warga. Terima kasih kepada masyarakat yang sangat responsif membantu tim di lapangan," ujar Sertu Herman di lokasi kejadian.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Palu Barat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 15.30 WITA. Petugas Damkar yang dibantu dua personel TNI, satu personel Polri, serta sekitar tujuh orang warga setempat langsung bahu-membahu menyiram titik api.

Berkat respons cepat tim gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45 WITA. Setelah memastikan lokasi benar-benar aman dan kondusif, dua unit armada pemadam meninggalkan TKP pada pukul 16.45 WITA.

Sertu Herman mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam insiden ini. Beliau juga mengimbau warga agar tetap waspada mengingat cuaca yang rentan memicu kebakaran lahan.
"Korban jiwa maupun kerugian materil nihil. Namun, kami imbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, apalagi di area lahan kering seperti ini," tutup Sertu Herman. (Pendim_1306)