Kamis, 21 Mei 2026

Pangdam XXIII/PLW Tutup TMMD ke-128 di Parigi Moutong, Dandim: Sasaran Fisik dan Nonfisik Tuntas




 

Parigi Moutong - Pangdam XXIII/PLW Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menutup resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 wilayah Kodim 1306/Kota Palu di Lapangan Bola Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (21/5/2026)

 

Upacara penutupan bertema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa" ini dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri dari Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan warga setempat.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 132/TDL Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Dandim 1306/KP Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo, serta jajaran pejabat Kodam XXIII/PLW dan Korem 132/TDL. Turut hadir pula Ketua Persit KCK PD XXIII/PLW Ny. Dewi Binsar Sianipar beserta pengurus Persit.






Dalam laporannya, Dandim 1306/KP sekaligus Dansatgas TMMD ke-128 Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan seluruh sasaran fisik dan nonfisik telah selesai dikerjakan sesuai target.

 

"Selama 30 hari sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, Satgas bersama masyarakat telah menyelesaikan pembangunan jalan, jembatan, RTLH, MCK, sanitasi, titik air bersih, serta program ketahanan pangan dan penurunan stunting. Ini semua wujud kemanunggalan TNI dan rakyat," ujar Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo.

 

Usai penandatanganan naskah penyerahan hasil TMMD kepada Bupati Parigi Moutong, Pangdam XXIII/PLW dalam amanatnya mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat yang menyukseskan program tersebut. Ia berpesan agar semangat gotong royong yang terbangun terus dipelihara untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan.

 

Rangkaian acara ditutup dengan doa, defile pasukan, dan kegiatan tambahan berupa peninjauan lokasi TMMD, tarian Pendet, pengobatan gratis, sunatan massal, pasar murah, serta pembagian sembako kepada warga.


Selasa, 19 Mei 2026

Wapang TNI Pimpin Vicon Evaluasi Koperasi Merah Putih, Dandim 1306/Palu: Pembangunan di Lolu 100 Persen Rampung

 


Sigi -  Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin rapat video konferensi (vicon) evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Rabu (20/5/2026).

 

Rapat virtual yang diikuti seluruh Pangdam dan Komandan Kodim (Dandim) se-Indonesia ini menjadi ajang laporan capaian wilayah. Komandan Kodim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo hadir langsung dan memaparkan progres di wilayah kerjanya, termasuk titik utama di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

 

Dalam arahannya, Jenderal Tandyo menekankan peran aktif jajaran TNI di wilayah untuk mengawal program strategis ekonomi perdesaan.

 

"Kehadiran KDKMP yang diinisiasi pemerintah bersama TNI ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan usaha, tetapi juga harus mampu membuka lapangan kerja baru dan mendukung ketahanan pangan nasional di setiap daerah," tegas Wapang TNI.

 

Seluruh Komando Kewilayahan (Kowil), lanjut dia, diminta terus mengawal progres pembangunan fisik koperasi hingga tuntas dan siap beroperasi secara maksimal.

 



Desa Lolu Rampung 100 Persen

 

Pada kesempatan itu, Kolonel Yudhi memaparkan capaian pembangunan KDKMP di seluruh wilayah Kodim 1306/Kota Palu.

 

Ia melaporkan pembangunan berjalan lancar. Capaian paling signifikan berada di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru. "Pembangunan fisiknya telah rampung 100 persen, lengkap dengan seluruh fasilitas pendukung yang sudah terpasang sesuai standar. Saat ini memasuki tahap persiapan operasional agar segera dapat dimanfaatkan warga," ujar Kolonel Yudhi.

 

Sementara untuk titik KDKMP lain yang tersebar di Kabupaten Sigi dan Kota Palu, progres pembangunan bervariasi antara 47 persen hingga 60 persen.

 

Kendala utama yang dihadapi adalah kondisi medan, cuaca, dan distribusi material. Kendala tersebut saat ini sedang diupayakan penyelesaiannya bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

 

"Tidak ada hambatan berarti yang menghentikan pengerjaan. Seluruh titik terus kami kawal agar tuntas sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah," tutup Kolonel Yudhi.


Ratusan Warga dan Satgas TMMD ke-128 Gotong Royong Bersihkan Lapangan Penutupan di Sausu Trans

Parigi Moutong - Menjelang penutupan, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu bersama masyarakat Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, berbondong-bondong membersihkan lapangan yang akan digunakan untuk upacara penutupan. Kegiatan kerja bakti berlangsung pada Rabu (20/5/2026).

Kurang lebih 100 orang warga dan personel TNI terlihat bahu-membahu memotong rumput, meratakan tanah, dan merapikan area lapangan sejak pagi. Suasana kebersamaan antara TNI dan masyarakat begitu terasa di lokasi.

Danki Satgas TMMD ke-128 Kapten Czi Fransiskus mengatakan, pembersihan lapangan dilakukan agar prosesi penutupan TMMD dapat berjalan lancar dan khidmat.


 "Kegiatan ini bentuk kebersamaan kami dengan masyarakat. Lapangan ini nantinya akan menjadi pusat upacara penutupan, sehingga harus bersih dan rapi. Terima kasih kepada warga yang antusias membantu sejak pagi," ujar Kapten Czi Fransiskus.

Salah satu warga yang ikut kerja bakti, Bapak Marni, mengaku senang bisa terlibat langsung. Menurutnya, TMMD ke-128 membawa banyak perubahan bagi Desa Sausu Trans.

"Saya sangat bersyukur dan senang bisa gotong royong bersama bapak TNI. Jalan sudah bagus, rumah warga diperbaiki, sekarang lapangan juga dibersihkan untuk acara penutupan. Semoga kebersamaan ini terus berlanjut," kata Bapak Marni.

Program TMMD ke-128 di Desa Sausu Trans akan resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026). Selama pelaksanaan, Satgas bersama warga telah menyelesaikan sejumlah sasaran fisik seperti pelebaran/pengerasan jalan, pembangunan RTLH, dan MCK.

 

Minggu, 17 Mei 2026

Satgas TMMD Kebut Pengerjaan RTLH di Sausu Trans, Serka Adi Susanto Pimpin Pengecatan

Parigi Moutong - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menggenjot pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengecatan rumah pada sasaran 4 yang dipimpin langsung oleh Serka Adi Susanto, Senin (18/05/2026).

Kegiatan pengecatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan penyelesaian program RTLH agar rumah warga segera dapat ditempati dengan nyaman dan layak. Tampak personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat setempat dengan penuh semangat dan gotong royong.

Serka Adi Susanto mengatakan, proses pengerjaan RTLH terus dikebut agar selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Menurutnya, pengecatan menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan hasil pembangunan rumah.

“Pengerjaan RTLH saat ini sudah memasuki tahap finishing. Hari ini kami fokus melaksanakan pengecatan di sasaran 4 bersama anggota Satgas dan warga agar hasilnya maksimal,” ujar Serka Adi Susanto.


Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan program TMMD di wilayah tersebut.

“Gotong royong dan kekompakan warga sangat membantu percepatan pekerjaan. Kami berharap rumah ini nantinya benar-benar bermanfaat dan memberikan kenyamanan bagi penerima bantuan,” tambahnya.

Program RTLH dalam kegiatan TMMD tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat guna membantu meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Tak Kenal Hujan dan Panas Demi Pengerjaan Jalan di Sausu Trans

 

Parigi Moutong - Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Kapten Czi Fransiskus terus menunjukkan semangat pengabdian tanpa mengenal lelah. Meski diguyur hujan dan diterpa panas terik, dirinya tetap terjun langsung memimpin pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang bertujuan membantu meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Di lapangan, Kapten Czi Fransiskus tampak membaur bersama personel Satgas TMMD dan warga setempat dalam proses pengerjaan jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat.

Kapten Czi Fransiskus mengatakan, semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat menjadi motivasi utama seluruh personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Walaupun cuaca tidak menentu, kadang hujan deras dan panas terik, itu tidak menjadi hambatan bagi kami. Demi kepentingan masyarakat, pekerjaan harus terus berjalan agar akses jalan ini segera bisa dimanfaatkan warga,” ujar Kapten Czi Fransiskus.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TMMD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar transportasi hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian warga Desa Sausu Trans.

“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih baik sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan roda perekonomian desa bisa meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sausu Trans mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, selama ini warga kerap kesulitan menuju kebun karena kondisi jalan yang rusak, terlebih saat musim hujan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI melalui program TMMD ini. Harapan kami, setelah jalan ini diperbaiki, kami tidak takut lagi saat pergi berkebun karena jalannya sudah bagus dan tidak rusak seperti sebelumnya,” ungkap warga.

Warga berharap, pelebaran dan pengerasan jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperlancar aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.


Sabtu, 16 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan! TNI-Warga Bahu-membahu Rakit Besi Jembatan Garuda di Parigi Moutong

 


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga bahu-bahu merakit besi playon untuk pembangunan Jembatan Garuda di Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Sabtu (16/5/2026).

Babinsa dan warga setempat sangat antusias bergotong-royong. Mereka berbagi tugas, mulai dari memotong, membentuk, hingga merakit material besi yang akan menjadi landasan utama jembatan tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan gotong-royong ini bukan sekadar mengejar target penyelesaian infrastruktur, melainkan juga sebagai sarana merawat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo. Dengan adanya jembatan yang kokoh, akses transportasi dan ekonomi warga tentu akan jauh lebih lancar," ujar Babinsa 

Menurut Babinsa, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sudah menjadi kewajiban dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Struktur jembatan yang kuat sangat bergantung pada presisi perakitan besi playon ini.

"Kami mengapresiasi semangat warga Desa Baina'a Barat yang sangat tinggi. Mulai dari orang tua hingga pemuda, semua turun tangan. Ini membuktikan bahwa budaya gotong-royong kita masih sangat kental," tambahnya.

Kamis, 14 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Parigi Selatan dan Warga 'Gercep' Bangun Jembatan Garuda

 


PARIMO - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung bersama warga untuk mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (15/5/2026).

Babinsa dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu. Material tersebut digunakan untuk proses pengecoran dasar tiang fondasi jembatan yang menjadi akses krusial bagi mobilitas warga desa.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam kegiatan ini bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan infrastruktur di desa binaan berjalan lancar. Jembatan ini sangat penting untuk akses ekonomi dan pendidikan warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Meski cuaca cukup terik, antusiasme warga tidak surut. Proses pengangkutan material dilakukan secara estafet dari pinggir jalan menuju titik pengecoran tiang jembatan.

Masyarakat Desa Nambaru mengapresiasi kehadiran personel Babinsa yang memberikan motivasi tambahan bagi warga.

"Kehadiran bapak-bapak TNI membuat warga lebih semangat. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini," ungkapnya.

Jembatan Garuda ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi baru bagi distribusi hasil tani masyarakat Parigi Selatan. Dengan selesainya pengecoran tiang ini, diharapkan tahap penyelesaian jembatan dapat dilakukan tepat waktu sebelum memasuki musim penghujan.