Minggu, 17 Mei 2026

Satgas TMMD Kebut Pengerjaan RTLH di Sausu Trans, Serka Adi Susanto Pimpin Pengecatan

Parigi Moutong - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menggenjot pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengecatan rumah pada sasaran 4 yang dipimpin langsung oleh Serka Adi Susanto, Senin (18/05/2026).

Kegiatan pengecatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan penyelesaian program RTLH agar rumah warga segera dapat ditempati dengan nyaman dan layak. Tampak personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat setempat dengan penuh semangat dan gotong royong.

Serka Adi Susanto mengatakan, proses pengerjaan RTLH terus dikebut agar selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Menurutnya, pengecatan menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan hasil pembangunan rumah.

“Pengerjaan RTLH saat ini sudah memasuki tahap finishing. Hari ini kami fokus melaksanakan pengecatan di sasaran 4 bersama anggota Satgas dan warga agar hasilnya maksimal,” ujar Serka Adi Susanto.


Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan program TMMD di wilayah tersebut.

“Gotong royong dan kekompakan warga sangat membantu percepatan pekerjaan. Kami berharap rumah ini nantinya benar-benar bermanfaat dan memberikan kenyamanan bagi penerima bantuan,” tambahnya.

Program RTLH dalam kegiatan TMMD tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat guna membantu meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Tak Kenal Hujan dan Panas Demi Pengerjaan Jalan di Sausu Trans

 

Parigi Moutong - Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Kapten Czi Fransiskus terus menunjukkan semangat pengabdian tanpa mengenal lelah. Meski diguyur hujan dan diterpa panas terik, dirinya tetap terjun langsung memimpin pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang bertujuan membantu meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Di lapangan, Kapten Czi Fransiskus tampak membaur bersama personel Satgas TMMD dan warga setempat dalam proses pengerjaan jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat.

Kapten Czi Fransiskus mengatakan, semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat menjadi motivasi utama seluruh personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Walaupun cuaca tidak menentu, kadang hujan deras dan panas terik, itu tidak menjadi hambatan bagi kami. Demi kepentingan masyarakat, pekerjaan harus terus berjalan agar akses jalan ini segera bisa dimanfaatkan warga,” ujar Kapten Czi Fransiskus.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TMMD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar transportasi hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian warga Desa Sausu Trans.

“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih baik sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan roda perekonomian desa bisa meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sausu Trans mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, selama ini warga kerap kesulitan menuju kebun karena kondisi jalan yang rusak, terlebih saat musim hujan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI melalui program TMMD ini. Harapan kami, setelah jalan ini diperbaiki, kami tidak takut lagi saat pergi berkebun karena jalannya sudah bagus dan tidak rusak seperti sebelumnya,” ungkap warga.

Warga berharap, pelebaran dan pengerasan jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperlancar aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.


Sabtu, 16 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan! TNI-Warga Bahu-membahu Rakit Besi Jembatan Garuda di Parigi Moutong

 


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga bahu-bahu merakit besi playon untuk pembangunan Jembatan Garuda di Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Sabtu (16/5/2026).

Babinsa dan warga setempat sangat antusias bergotong-royong. Mereka berbagi tugas, mulai dari memotong, membentuk, hingga merakit material besi yang akan menjadi landasan utama jembatan tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan gotong-royong ini bukan sekadar mengejar target penyelesaian infrastruktur, melainkan juga sebagai sarana merawat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo. Dengan adanya jembatan yang kokoh, akses transportasi dan ekonomi warga tentu akan jauh lebih lancar," ujar Babinsa 

Menurut Babinsa, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sudah menjadi kewajiban dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Struktur jembatan yang kuat sangat bergantung pada presisi perakitan besi playon ini.

"Kami mengapresiasi semangat warga Desa Baina'a Barat yang sangat tinggi. Mulai dari orang tua hingga pemuda, semua turun tangan. Ini membuktikan bahwa budaya gotong-royong kita masih sangat kental," tambahnya.

Kamis, 14 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Parigi Selatan dan Warga 'Gercep' Bangun Jembatan Garuda

 


PARIMO - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung bersama warga untuk mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (15/5/2026).

Babinsa dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu. Material tersebut digunakan untuk proses pengecoran dasar tiang fondasi jembatan yang menjadi akses krusial bagi mobilitas warga desa.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam kegiatan ini bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan infrastruktur di desa binaan berjalan lancar. Jembatan ini sangat penting untuk akses ekonomi dan pendidikan warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Meski cuaca cukup terik, antusiasme warga tidak surut. Proses pengangkutan material dilakukan secara estafet dari pinggir jalan menuju titik pengecoran tiang jembatan.

Masyarakat Desa Nambaru mengapresiasi kehadiran personel Babinsa yang memberikan motivasi tambahan bagi warga.

"Kehadiran bapak-bapak TNI membuat warga lebih semangat. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini," ungkapnya.

Jembatan Garuda ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi baru bagi distribusi hasil tani masyarakat Parigi Selatan. Dengan selesainya pengecoran tiang ini, diharapkan tahap penyelesaian jembatan dapat dilakukan tepat waktu sebelum memasuki musim penghujan.

Rabu, 13 Mei 2026

"Manfaatkan Kekayaan Alam, Babinsa di Parigi Moutong Ajak Warga Bangun Jembatan Pakai Material Lokal"

 


PARIGI MOUTONG - Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa Kamis (14/5/2026).

Warga bersama anggota Babinsa tampak antusias melakukan pengumpulan material batu. Menariknya, material yang digunakan memanfaatkan potensi alam yang tersedia di sekitar lokasi proyek pembangunan Jembatan Garuda.

Pengerjaan jembatan ini menjadi vital bagi aksesibilitas warga Dusun 3 Tamo. Alih-alih menunggu suplai material pabrikan yang memakan waktu, warga dan Babinsa berinisiatif mengumpulkan batu kali dan material alam lainnya yang melimpah di sekitar desa.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang terjun langsung di lapangan mengungkapkan bahwa aksi ini bukan sekadar kerja fisik, melainkan bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga, sekaligus memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar agar akses ekonomi dan mobilitas masyarakat segera pulih," ujar Babinsa.

Pihak Koramil 1308-09/Tinombo berharap, dengan adanya jembatan ini nantinya, hubungan emosional antara aparat teritorial dan warga semakin kuat, serta kesejahteraan masyarakat Desa Baina'a Barat dapat meningkat seiring dengan membaiknya infrastruktur desa.

Senin, 11 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil Tinombo Kucurkan Keringat Bantu Warga Bangun Jembatan

 


Tinombo - Sinergi antara TNI dan rakyat terus diperkuat di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda pada Selasa (12/5/2026).

 

Babinsa bersama puluhan warga bahu-membahu melaksanakan proses pengecoran dasar tiang jembatan. Meski di bawah terik matahari, semangat gotong royong tampak kental saat material semen dan batu mulai dituangkan ke dalam fondasi jembatan.

 

Babinsa menyatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud kemanunggalan dan komitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat desa.

 

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar dan cepat selesai. Jembatan ini adalah urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo untuk beraktivitas sehari-hari," ujar sang Babinsa di sela-sela kegiatannya.

 

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa bukan sekadar membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar budaya gotong royong tetap terjaga.

 

"Pengecoran dasar tiang ini adalah tahap krusial. Jika dasarnya kuat, jembatan akan awet. Kami berharap dengan rampungnya jembatan ini nanti, akses transportasi warga semakin mudah dan ekonomi desa meningkat," imbuhnya.

Minggu, 10 Mei 2026

"TNI-Warga Gotong Royong Garap Struktur Bawah Jembatan Garuda di Parigi Selatan"

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel TNI bersama masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung membantu warga melakukan pengecoran pangkal Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Minggu (10/5/2026).

Personel Babinsa dan warga tampak kompak bekerja sama. Mereka fokus mengerjakan struktur bawah jembatan yang menjadi tumpuan utama konstruksi tersebut. Bagian ini nantinya akan berfungsi sebagai "kaki" jembatan sekaligus penahan struktur agar tetap kokoh.

Struktur bawah atau pangkal jembatan ini memiliki peran yang sangat krusial. Selain menopang beban ujung bentang jembatan, bangunan ini berfungsi sebagai dinding penahan tanah. Hal ini bertujuan agar pinggiran sungai tetap stabil dan tidak mengalami longsor atau tergerus oleh arus air sungai yang dinamis.

"Pangkal jembatan ini adalah struktur krusial. Fungsinya sebagai penopang ujung bentang jembatan sekaligus dinding penahan tanah agar pinggiran sungai tidak longsor," ujar Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas warga Desa Nambaru. Dengan infrastruktur yang kokoh dan desain yang memperhitungkan ketahanan terhadap gerusan air, akses transportasi masyarakat di wilayah Parigi Selatan diharapkan menjadi lebih aman dan lancar dalam jangka panjang.

Aksi bahu-membahu antara Babinsa dan warga ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Hingga sore hari, pengerjaan pengecoran terus dikebut agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri tegak.