Senin, 12 Oktober 2026

Babinsa Koramil 1306-13/Sirenja Bergerak Cepat Tangani Karhutla di Desa Ombo Baru

 


 

Donggala – Babinsa Koramil 1306-13/Sirenja bergerak cepat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun 1, Desa Ombo Baru, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Senin (12/10/2026).

 

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya mengendalikan kebakaran serta mencegah api meluas ke area sekitarnya. Kehadiran Babinsa di lokasi juga merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

 

Babinsa menjelaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja sama dari berbagai pihak agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan lingkungan kering. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api.

 

“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila melihat adanya kebakaran, sehingga dapat ditangani secepat mungkin,” jelas Babinsa.

 

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa terus berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya karhutla sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Donggala.

Minggu, 11 Oktober 2026

Upacara Senin di Makodim 1306/KP, Prajurit TNI Diingatkan Jaga Profesionalisme

 

Palu – Personel Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin di halaman Makodim 1306/KP, Kota Palu, Senin (12/10/2026).

Upacara tersebut dipimpin oleh Pasi Intel Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf I Wayan Sudana, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, personel Koramil 1306-16/Palu Selatan bertugas sebagai pelaksana upacara.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus upaya memelihara kedisiplinan, loyalitas, dan jiwa nasionalisme seluruh prajurit TNI AD.
Dalam amanat singkatnya, Mayor Inf I Wayan Sudana menekankan pentingnya menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan dan dedikasi.


Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kekompakan, soliditas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas, baik di lingkungan satuan maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.
“Sebagai prajurit TNI, kita harus selalu menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jaga kekompakan dan tetap hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” demikian amanat yang disampaikan dalam upacara tersebut.
Melalui pelaksanaan upacara bendera rutin setiap Senin, diharapkan seluruh personel Kodim 1306/Kota Palu semakin memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memantapkan komitmen dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial dan menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Upacara bendera ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan prajurit. (Pendim_1306)

Sabtu, 10 Oktober 2026

Pabung Parigi Moutong Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Dzikir Akbar di Kasimbar


 

PARIGI MOUTONG – Perwira Penghubung (Pabung) Parigi Moutong, Letkol Inf. Iko Power, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Dzikir Akbar di Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (11/10/2026).

 

Kehadiran Letkol Inf. Iko Power mewakili Dandim 1306/Kota Palu sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW serta memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

 

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf. Iko Power menjelaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dan Dzikir Akbar memiliki nilai penting dalam mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

 


Ia juga berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun bermasyarakat.

 

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Dzikir Akbar ini, kita berharap dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat tali silaturahmi serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, kehadiran TNI dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan persaudaraan semakin kuat, sehingga masyarakat dapat terus menjaga kerukunan serta mendukung terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Jumat, 09 Oktober 2026

Gerak Cepat Tangani Karhutla, Babinsa Koramil Banawa Bersama Warga Padamkan Api di Desa Puwelua

 


 

Donggala – Aksi cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 1306-06/Banawa bersama aparat Desa Puwelua dan masyarakat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun I Monggo, Desa Puwelua, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Jumat (9/10/2026).

 

Begitu mengetahui adanya kebakaran, Babinsa bersama aparat desa dan warga langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Dengan menggunakan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area sekitarnya.

 

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran yang berpotensi membahayakan lingkungan dan lahan milik masyarakat.

 

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami bersama aparat desa dan masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah dampak yang lebih besar akibat kebakaran hutan dan lahan.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan kering. Jika menemukan titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Babinsa.

 


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun warga sekitar.

 

Sinergi antara TNI, aparat pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus terjaga dalam menghadapi potensi karhutla. Selain melakukan penanganan saat kebakaran terjadi, upaya pencegahan melalui kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi langkah penting untuk melindungi lingkungan.

 

Melalui aksi cepat tersebut, Babinsa Koramil 1306-06/Banawa menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat, termasuk dalam penanggulangan bencana dan menjaga keamanan lingkungan di wilayah binaan.

Kamis, 08 Oktober 2026

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Kasimbar Bantu Persiapan Kegiatan Keagamaan

 


PARIGI MOUTONG – Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar yang dipimpin Pelda Hari Kusnadi melaksanakan kerja bakti bersama masyarakat dalam rangka persiapan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan Dzikir Akbar. Kegiatan kerja bakti tersebut berlangsung di Sekretariat Majelis Dzikir Ummat Nabi Muhammad SAW, Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (9/10/2026).

 

Kerja bakti ini dilakukan untuk mempersiapkan tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan agar dapat berlangsung dengan tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh jamaah yang hadir.

 

Babinsa Pelda Hari Kusnadi menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan kerja bakti merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga.

 

Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dipelihara, terlebih dalam menyambut kegiatan keagamaan yang menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

 

“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami berharap persiapan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Dzikir Akbar dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara TNI-POLRI, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujar Babinsa.

 


Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Donggulu, Daifan Kalape, S.Pd., bersama aparat desa; Ketua BPD Desa Donggulu, Djamrin Tongani; serta Kapolsek Kasimbar, Ipda Sukania, S.H., bersama delapan anggota.

 

Hadir pula Kepala Sekolah MA, Acia, S.Pd.I., bersama para guru, tujuh mahasiswa KKN Universitas Tadulako (Untad), sekitar 60 siswa-siswi MA, serta kurang lebih 20 warga setempat.

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dalam mendukung persiapan kegiatan keagamaan di Desa Donggulu.

 

Melalui kerja bakti ini, diharapkan pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Dzikir Akbar dapat berjalan lancar, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, dan gotong royong di lingkungan masyarakat.

Rabu, 07 Oktober 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Cek Hasil Ubinan Padi dan Jagung Jelang Panen Raya

 


Donggala – Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Peltu Basri Badudu bersama Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sapril, S.P., melakukan pengukuran hasil ubinan tanaman pangan di Desa Pesik, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Rabu (7/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkiraan produktivitas tanaman pangan secara cepat dan objektif, khususnya padi dan jagung, sebelum pelaksanaan panen raya.

 

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pengukuran pada sejumlah titik ubinan tanaman padi dengan mencatat jumlah anakan, jumlah rumpun, serta hasil timbangan ubinan.

 

Pada titik ubinan pertama, varietas padi yang digunakan adalah Inpari 32. Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata 18 anakan dengan 194 rumpun dan hasil ubinan seberat 3,6 kilogram. Produktivitasnya diperkirakan mencapai 5,7 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP).

 

Sementara pada titik ubinan kedua, varietas yang digunakan adalah Mekongga. Tercatat rata-rata 12 anakan dengan 155 rumpun dan hasil ubinan mencapai 4,75 kilogram. Produktivitasnya diperkirakan mencapai 7,6 ton per hektare GKP.

 

Dari dua titik tersebut, diperoleh rata-rata hasil ubinan 4,175 kilogram, dengan perkiraan produktivitas rata-rata mencapai 6,68 ton per hektare GKP.

 

Selain tanaman padi, pengukuran juga dilakukan terhadap tanaman jagung milik Poktan Karya Tani 1, dengan petani Usman Hanafi. Tanaman jagung yang diukur menggunakan varietas NK Sumo, dengan jumlah 44 rumpun.

 


"Hasil ubinan jagung mencapai 6,65 kilogram dengan perkiraan produktivitas sebesar 10,64 ton per hektare tongkol kering. Setelah dikonversi dengan faktor 0,60, produktivitas jagung pipilan kering diperkirakan mencapai 6,38 ton per hektare," jelas Babinsa Peltu Basri Badudu.

 

Menurutnya, kegiatan ubinan menjadi salah satu langkah penting untuk memperoleh gambaran hasil produksi pertanian di lapangan. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus membantu memperkirakan potensi hasil panen sebelum seluruh tanaman dipanen.

 

Babinsa juga menegaskan bahwa pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah binaan.

 

Dengan adanya pengukuran tersebut, diharapkan hasil pertanian masyarakat Desa Pesik dapat terdata secara lebih akurat dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan produksi pangan di Kecamatan Sojol Utara.

Selasa, 06 Oktober 2026

Cegah TPPO hingga Perkawinan Anak, Babinsa Ampibabo Ikuti Rakor di Toribulu

 


TORIBULU - Babinsa Koramil 1306-21/Ampibabo, Praka Hengki F.S, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtP/A) di Aula Kantor Camat Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan lintas sektor ini digelar guna memperkuat sinergi dalam menangani sejumlah isu krusial di daerah, mulai dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), hingga pencegahan perkawinan anak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, Praka Hengki F.S menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

"Masalah kekerasan, perdagangan orang, hingga pernikahan dini bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan tugas kita bersama. Babinsa siap mendukung penuh setiap langkah preventif dan penanganan yang dilakukan di wilayah binaan," ujar Praka Hengki.


Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap indikasi kejahatan atau potensi tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.

"Kami berharap masyarakat lebih peka dan berani bersuara. Jika ada hal-hal yang mengindikasikan tindak pidana TPPO maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak, segera koordinasikan dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau pihak kecamatan agar bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Toribulu, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta perwakilan instansi terkait di Kabupaten Parigi Moutong.