Rabu, 06 Mei 2026

"Keren! Begini Kekompakan TNI-Warga di Parigi Moutong Percepat Pembangunan Jembatan Vital"

 


PARIGI MOUTONG – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda, Kamis (7/5/2026).

Personel Babinsa bersama masyarakat setempat tampak bahu-membahu melakukan pengecoran pylon jembatan. Fokus pekerjaan hari ini meliputi penyiapan rangkaian besi tulangan hingga pembersihan lubang pondasi yang telah digali sebelumnya agar siap untuk tahap pengecoran akhir.

Kehadiran TNI di tengah pembangunan ini bukan tanpa alasan. Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi yang akan menghubungkan wilayah terpencil di Desa Baina'a Barat, sehingga pengerjaannya terus dikebut.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka adalah instruksi langsung untuk memastikan pembangunan infrastruktur desa berjalan lancar dan tepat waktu.

"Hari ini kami fokus pada pengecoran pylon. Besi-besi sudah kami rakit dan lubang yang sudah digali dipastikan siap. Kami ingin jembatan ini segera berdiri kokoh agar warga tidak lagi kesulitan melintas," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Aksi sigap para prajurit loreng ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun 3 Tamo. Meski cuaca cukup terik, warga tetap semangat bekerja karena merasa terbantu dengan kehadiran personel TNI yang memberikan arahan teknis sekaligus tenaga ekstra.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan dan memperlancar distribusi hasil bumi, yang selama ini terkendala oleh akses jalan yang terbatas.

"Kami sangat berterima kasih. Dengan adanya bapak Babinsa, warga jadi lebih semangat. Jembatan ini adalah impian kami sejak lama," ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Baina'a Barat.

Selasa, 05 Mei 2026

"Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 1306-08/Parigi Wujudkan Mimpi Warga Nambaru Punya Jembatan Kokoh"



PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melakukan pengecoran tiang Jembatan Garuda, Rabu (6/5/2026).

Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat sangat kental. Tanpa canggung, para prajurit berbaju loreng ini bersama warga bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya demi mempercepat pembangunan infrastruktur desa tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain untuk mempercepat pekerjaan, kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk memotivasi warga agar tetap menjaga budaya gotong royong.

"Kami hadir tidak hanya sebagai pendamping, tapi juga ikut bekerja langsung. Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat krusial bagi akses mobilitas warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya mengangkut material.

Jembatan Garuda merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga mendambakan infrastruktur yang lebih kokoh untuk menunjang aktivitas ekonomi dan transportasi antarwilayah di Parigi Selatan.

Senin, 04 Mei 2026

Sinergi Tanpa Batas! Aksi Babinsa dan Warga Parigi Moutong Kebut Cor Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, melakukan pengecoran pylon guna mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Selasa (5/5/2026).

Pantauan di lokasi, sejak pagi pagi puluhan warga sudah berkumpul di pinggir sungai bersama para prajurit TNI. Tanpa sekat, mereka berbagi tugas: ada yang mengangkut material pasir, mengaduk semen, hingga memastikan pengecoran pylon atau tiang penyangga jembatan berjalan presisi.

Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi proyek vital bagi masyarakat setempat. Selama ini, akses transportasi warga sering terhambat, terutama saat debit air sungai meningkat yang menyulitkan distribusi hasil bumi.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bukan sekadar membantu fisik pembangunan, melainkan menjaga marwah gotong royong.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan ini selesai tepat waktu. Jembatan Garuda ini adalah urat nadi ekonomi warga Desa Baina'a Barat. Dengan pylon yang kokoh, kita berharap jembatan ini berumur panjang dan segera bisa dilalui kendaraan," ujar Babinsa.

Kehadiran personel TNI di tengah-tengah kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun 3 Tamo. Tokoh masyarakat setempat menyebut pekerjaan terasa jauh lebih ringan dan terarah dengan bantuan teknis dan motivasi dari para Babinsa.

Bahu-membahu Bersama Warga, Aksi Babinsa Cor Fondasi Jembatan di Desa Nambaru

 


PARIGI - Aksi nyata ditunjukkan oleh jajaran TNI dari Kodim 1306/Kota Palu dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Senin (4/5/2026).

 

Pantauan di lokasi, para prajurit berbaju loreng ini tampak bahu-membahu bersama masyarakat setempat. Tanpa canggung, mereka mengaduk material semen, pasir, dan kerikil demi memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

 

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami merupakan bagian dari tugas teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

"Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat. Jembatan ini adalah akses vital bagi warga Desa Nambaru, sehingga pembangunannya harus kita dukung penuh agar cepat selesai dan bisa digunakan," ujarnya.

 

Pengecoran dasar tiang ini menjadi tahap krusial dalam pembangunan Jembatan Garuda. Mengingat cuaca yang tidak menentu, pengerjaan dilakukan secara gotong-royong agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri sebelum debit air sungai meningkat.

 

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah pembangunan ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Nambaru. Kepala Desa setempat menyebut bahwa semangat gotong-royong kembali meningkat dengan adanya pendampingan dari pihak TNI.

 

"Kalau dikerjakan sendiri mungkin terasa berat, tapi dengan bantuan bapak-bapak Babinsa, warga jadi lebih semangat. Kami berharap jembatan ini segera rampung agar aktivitas ekonomi desa kembali lancar," pungkas salah satu warga di lokasi.

Sabtu, 02 Mei 2026

Momen Babinsa Parigi Terjun Langsung Bantu Warga Cor Tiang Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda pada Minggu (3/5/2026).

Pantauan di lokasi, balutan seragam loreng TNI tampak menyatu dengan kaos oblong warga. Tanpa sekat, mereka bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya untuk memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

Babinsa menyampaikan dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur desa, aksi ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan.

"Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar membantu secara fisik, tapi juga memberi motivasi kepada masyarakat agar budaya gotong royong tetap lestari," ujar Babinsa di sela-sela kegiatan.

Warga setempat menyambut antusias kehadiran para prajurit TNI. Pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda ini dinilai sangat krusial karena jembatan tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil tani.

"Kami merasa sangat terbantu. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan ramai-ramai bersama bapak-bapak TNI," ungkap salah seorang warga Desa Nambaru.

Jumat, 01 Mei 2026

Sinergi Tanpa Batas! Babinsa dan Warga Tinombo 'Sulap' Batu Alam Jadi Jembatan Garuda"

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali terlihat nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa, Sabtu (2/5/2026).

Puluhan warga bersama personel TNI tampak antusias mengumpulkan material batu alam yang melimpah di sekitar lokasi proyek. Material tersebut dikumpulkan secara manual untuk menyuplai kebutuhan pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat setempat.

Pemanfaatan material alam ini bukan tanpa alasan. Selain karena jumlahnya yang melimpah, langkah ini diambil untuk memastikan pengerjaan jembatan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesulitan rakyat.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada dan dikerjakan bersama-sama, kita harapkan jembatan ini segera rampung dan memperlancar ekonomi warga," ujar sang Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah, khususnya di wilayah-wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong.

Rabu, 29 April 2026

Satgas TMMD ke-128 Sosialisasi Cegah Stunting ke Warga se-Kecamatan Sausu

 


Parigi Moutong - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu menggelar sosialisasi pencegahan stunting kepada masyarakat se-Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan digelar di Kantor Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kamis (30/4/2026).

 

Sosialisasi ini merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD ke-128 yang menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Puluhan warga yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan tokoh masyarakat hadir mengikuti kegiatan tersebut.

 

Bertindak sebagai pembawa materi, Letda Inf Rudini dari Satgas TMMD ke-128 menjelaskan pentingnya pencegahan stunting sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Materi yang disampaikan mulai dari pola asuh, gizi seimbang, sanitasi lingkungan, hingga pentingnya pemeriksaan rutin ke posyandu.

 

"Stunting ini masalah serius yang harus kita cegah bersama. Kuncinya ada di pemenuhan gizi ibu hamil, ASI eksklusif, MPASI yang tepat, dan lingkungan yang bersih. Lewat TMMD ini kami ingin bantu edukasi masyarakat agar anak-anak Sausu tumbuh sehat dan cerdas," tegas Letda Inf Rudini, Kamis (30/4/2026).

 

Ia juga mengajak warga untuk aktif ke posyandu dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika ada kendala tumbuh kembang anak.

 

Selain sosialisasi stunting, TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu juga menggelar berbagai sasaran nonfisik lain seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, dan pelayanan kesehatan gratis. Sementara sasaran fisik meliputi pembukaan jalan, rehab RTLH, dan pembangunan MCK. (Pen_1306)