Sabtu, 27 Juni 2026

Sinergi TNI-Rakyat, Babinsa Koramil Tinombo Pacu Pembangunan Jembatan di Parimo

 


Parigi Moutong - Gotong royong antara TNI dan rakyat kembali ditunjukkan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Personel Babinsa dari Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga bahu-membahu melaksanakan pemasangan tiang besi di titik B Jembatan Garuda di Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, Minggu (28/6/2026).

 

Aksi kompak ini dilakukan sejak pagi hari guna mempercepat pembangunan akses infrastruktur yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah lapangan menjadi motor penggerak dan pembakar semangat warga yang hadir.

 

Babinsa mengungkapkan bahwa keterlibatan personelnya merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat, khususnya dalam hal akses transportasi antardusun.

 

"Pemasangan tiang besi Jembatan Garuda ini sangat krusial untuk memastikan mobilitas warga kembali lancar. Melalui kerja bakti seperti ini, kami berharap kedekatan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh," ujar Babinsa.

 


Sementara itu, Kepala Desa Baina'a Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas dedikasi para personel Babinsa yang tanpa lelah terus mendampingi warga dari awal perencanaan hingga tahap pemasangan fisik hari ini.

 

"Jembatan Garuda ini adalah urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo. Terima kasih banyak kepada pak Babinsa Koramil Tinombo yang selalu hadir di garda terdepan untuk membantu desa kami. Dengan dipasangnya tiang besi ini, harapan kami jembatan bisa segera rampung dan digunakan," pungkasnya.

Seru! Babinsa Koramil Parigi Nobar Portugal Vs Kolombia Bareng Warga di Posyandu

 


 

Parigi Moutong - Semangat kebersamaan dan sportivitas berbaur menjadi satu di Dusun Bonebula, Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-08/Parigi nonton bareng (nobar) pertandingan sengit antara Portugal melawan Kolombia bersama puluhan warga setempat, Minggu (28/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Dusun Bonebula ini dihadiri oleh sedikitnya 51 warga yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan sepak bola tersebut. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyelimuti lokasi acara sejak peluit pertama dibunyikan.

 

Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

 

"Melalui momen olahraga seperti ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dan santai dengan warga. Menjaga keamanan dan ketertiban wilayah akan jauh lebih mudah jika kemanunggalan TNI dan rakyat sudah tertanam kuat," ujarnya.

Jumat, 26 Juni 2026

Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Tinombo Bahu-membahu Bangun Jembatan Garuda


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, bahu-membahu melaksanakan gotong royong pengecoran besi anchor (jangkar) seling atas untuk pembangunan Jembatan Garuda, Sabtu (27/6/2026).

Sejak pagi hari anggota Babinsa bersama warga sudah berkumpul di area pembangunan jembatan. Tanpa sekat, mereka saling berbagi tugas—mulai dari mengaduk semen, menyusun material, hingga melakukan pengecoran struktur penting jembatan gantung tersebut.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat. Pembangunan Jembatan Garuda ini dinilai sangat vital untuk membuka akses mobilitas warga yang selama ini terhambat.

"Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai momentum untuk merawat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan Garuda ini nantinya akan menjadi urat nadi perekonomian dan akses utama bagi warga Dusun 3 Tamo dan sekitarnya," ujar Babinsa.

Kamis, 25 Juni 2026

DETIK-DETIK RAMPUNG! Jembatan Garuda Desa Nambaru Masuk Tahap Finishing Akhir, Babinsa: Hubungkan Harapan Warga!

 


PARIGI MOUTONG – Kabar gembira datang dari wilayah Parigi Selatan. Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, kini sudah memasuki babak akhir. Pada Jumat (26/6/2026), progres di lapangan menunjukkan bahwa infrastruktur vital ini telah memasuki tahap finishing (penyelesaian akhir) dan dipastikan segera rampung dalam waktu dekat.

 

Akses penghubung yang telah lama dinantikan masyarakat ini menjadi bukti nyata kerja keras dan sinergi kuat di lapangan. Pengerjaan yang dikebut tanpa kenal lelah kini mulai memperlihatkan hasil akhir yang kokoh dan megah.

 

Babinsa Desa Nambaru yang terjun langsung dalam pembangunan menjelaskan bahwa saat ini personel di lapangan sedang fokus melakukan perapian dan penyempurnaan detail bangunan.

 

"Hari ini, tepat di hari Jumat, kami sampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda sudah memasuki tahap akhir atau finishing. Semua struktur utama sudah berdiri kokoh, tinggal menyisakan beberapa detail akhir sebelum nanti benar-benar siap digunakan secara total oleh masyarakat," ujar Babinsa.

 


Ia menambahkan, percepatan pembangunan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan gotong royong warga setempat yang begitu antusias mendambakan jalur transportasi yang layak.

 

"Kami optimis jembatan ini akan selesai dalam waktu dekat. Kehadiran Jembatan Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi adalah urat nadi baru yang akan memperlancar mobilitas, memangkas waktu tempuh, dan mendongkrak perekonomian warga serta untuk anak-anak sekolah lebih aman lagi di Desa Nambaru dan sekitarnya," pungkasnya dengan penuh semangat.

 

Dengan segera rampungnya Jembatan Garuda, warga Desa Nambaru kini bersiap menyambut babak baru konektivitas wilayah yang lebih aman, cepat, dan lancar.

Rabu, 24 Juni 2026

Penuh Semangat, Babinsa Tinombo dan Warga Gotong Royong Cor Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Mereka bahu-membahu melaksanakan pengecoran landasan dasar tiang Jembatan Garuda, Kamis (25/6/2026).

 

Aksi kompak ini dilakukan demi mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung yang sangat krusial bagi mobilitas dan perekonomian warga setempat.

 

Di lokasi, tampak personel Babinsa bersama puluhan warga dengan penuh semangat mengaduk semen, mengangkat material, hingga menuangkannya ke area landasan tiang jembatan. Jembatan Garuda ini nantinya akan menjadi akses utama yang menghubungkan wilayah pemukiman dengan area perkebunan warga.

 

Babinsa menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus upaya mempercepat pembangunan di infrastruktur desa.

 

"Hari ini kami bersama warga fokus pada pengecoran landasan dasar tiang Jembatan Garuda. Ini pondasi paling penting agar jembatan kokoh dan aman digunakan. Kami sangat bangga melihat antusiasme warga Dusun 3 Tamo yang luar biasa, sejak pagi sudah berkumpul dan bekerja dengan penuh semangat," ujar Babinsa.

 

Pihak pemerintah desa dan tokoh masyarakat Desa Baina'a Barat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai mampu membakar semangat warga. Dengan adanya gotong royong ini, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga aktivitas transportasi warga bisa kembali normal dan lebih aman.

Sinergi TNI-Polri Bersihkan Puing Rumah Warga Pascagempa Sigi di Nokilalaki

  


Sigi - Personel TNI dan Polri terus bersinergi bahu-membahu membantu warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Memasuki masa pemulihan, aparat gabungan fokus membersihkan puing-puing bangunan rumah warga yang roboh agar bisa segera dibangun kembali.

 

Aksi tanggap bencana ini salah satunya berlangsung di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Kamis (25/6/2026).

 

Di lokasi, terlihat personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru, Kopda Moh. Ansar, bersama dengan sejumlah personel dari Polres Sigi. Dengan menggunakan alat seadanya, petugas gabungan membersihkan sisa-sisa reruntuhan batako, kayu, dan atap rumah warga yang hancur akibat guncangan gempa.

 

"Kami fokus membersihkan sisa material bangunan yang sudah tidak bisa digunakan. Targetnya, lahan ini bersih secepatnya agar warga bisa segera membangun kembali rumah layak huni mereka," ujar Kopda Moh. Ansar.

 


Kerja bakti ini disambut baik oleh warga Desa Kamarora A yang kesulitan membersihkan puing-puing rumah mereka yang berukuran besar tanpa bantuan alat dan tenaga tambahan.

 

Kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga Sigi untuk kembali bangkit.

Kodim 1306/Kota Palu Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa Sigi di Palolo.

 


Sigi - Kepedulian terhadap korban bencana alam pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Rabu (24/6/2026) terus mengalir. Keluarga Besar Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan sembako untuk warga terdampak di Kecamatan Palolo.

 

Aksi kemanusiaan ini berpusat di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa yang membawahi Desa Tongoa dan Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru, Serda Frans Meysen, yang mengawal langsung proses penerimaan dan pendistribusian bantuan. Logistik diserahkan secara simbolis oleh Danpos Ramil Palolo, Pelda I Gusti S, kepada Kepala Desa Lembantongoa untuk segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

 

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kemanunggalan TNI, khususnya Keluarga Besar Kodim 1306/Kota Palu, untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Lembantongoa yang terdampak gempa," ujar Pelda I Gusti S dalam keterangannya.

 


Untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat, berikut adalah rincian bantuan sembako dan kebutuhan logistik yang diserahkan:Jenis Bantuan Jumlah Beras 30 karung, Minyak Goreng10 Karton, Mie Instan10 Karton, Telur 25 Rak, Gula 25 Kg, Sarden 2 Karton, Biskuit 3 Karton, Susu SGM 4 Karton, Susu Kaleng Cap Enak 32 Kaleng, Popok Bayi (Pampers) 8 Karton dan Pembalut Wanita1 Karton serta Selimut 20 Pieces

 

Pihak Pemerintah Desa Lembantongoa mengapresiasi langkah cepat TNI ini. Seluruh bantuan yang telah diterima di posko darurat dipastikan akan langsung didistribusikan secara merata kepada kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak maupun warga yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian.