Selasa, 15 September 2026

Karhutla 5 Hektare Terjadi di Siboang Donggala, Babinsa-Polisi-BPBD dan Warga Turun Padamkan Api

 


Donggala - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Siboang, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026). Kebakaran diperkirakan berdampak pada lahan seluas kurang lebih 5 hektare.

 

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol bersama personel Polsek Sojol, BPBD Kabupaten Donggala dan masyarakat setempat terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

 

Berdasarkan keterangan saksi, Kasman (53), titik api pertama kali terlihat dari area perkebunan warga yang berada tepat di depan rumahnya. Melihat adanya kebakaran, Kasman kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Siboang, Idrus.

 

Setelah menerima laporan, Kepala Desa Siboang kemudian berkoordinasi dengan Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Polsek Sojol dan BPBD Kabupaten Donggala untuk melakukan penanganan kebakaran.

 

Petugas gabungan bersama masyarakat kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya, tangki semprot (gendong), serta mobil pemadam kebakaran.

 

Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan dan lahan warga di sekitar lokasi.

 

Hingga saat ini, estimasi luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 5 hektare. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan oleh pihak terkait.


Senin, 14 September 2026

Babinsa Koramil Balaesang Dorong Transparansi dalam Penetapan Perdes

 


Donggala - Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang, Serka Darfin Dollah, menghadiri Musyawarah Desa dalam rangka penetapan Peraturan Desa (Perdes) Tovia Tambu tentang Pungutan Desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Tovia Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Selasa (15/9/2026).

 

Musyawarah desa tersebut menjadi wadah bagi pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat untuk membahas serta menetapkan aturan terkait pungutan desa. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib dan kondusif.

 

Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa, sekaligus memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan aman dan lancar.

 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Darfin Dollah menyampaikan pentingnya penyusunan dan penerapan Perdes dilakukan secara terbuka serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

 

"Peraturan desa yang ditetapkan hendaknya benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat dan dilaksanakan secara transparan. Kami berharap seluruh pihak dapat memahami aturan yang telah disepakati bersama," ujar Darfin.

 

Dia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan Perdes sehingga kebijakan yang ditetapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tovia Tambu.

 

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mendukung setiap program pemerintah desa yang bertujuan untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Koramil dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla di Siweli Donggala

 


Donggala - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Dusun 5, Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Personel Koramil 1306-14/Balaesang bersama masyarakat setempat turun langsung melakukan penanganan dan pemadaman api.

 

Kegiatan penanganan Karhutla dipimpin langsung oleh Danramil 1306-14/Balaesang, Lettu Inf Jaswadi, bersama masyarakat Desa Siweli serta pemerintah desa pada Senin (14/9/2026).

 

Di lokasi, api masih terus menyala akibat kondisi cuaca dan medan yang mendukung penyebaran kebakaran. Angin kencang membuat api sulit dikendalikan, ditambah banyaknya rumput serta batang pohon kering yang mudah terbakar.

 

Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan, luas areal yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 50 hektare.

 


Upaya pemadaman kemudian dihentikan sementara karena kondisi di lapangan dan akan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi. Meski demikian, pemantauan terhadap titik api tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali kobaran api maupun meluasnya area terdampak.

 

Danramil 1306-14/Balaesang, Lettu Inf Jaswadi, mengatakan pihaknya bersama masyarakat akan terus berupaya menangani kebakaran tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.

 

"Kami bersama masyarakat dan pemerintah desa terus melakukan penanganan dan pemantauan terhadap titik api. Kondisi angin yang cukup kencang serta banyaknya rumput dan batang pohon kering menjadi kendala dalam proses pemadaman," ujar Jaswadi.

 

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar," katanya.

Minggu, 13 September 2026

Asah Keterampilan Prajurit, Pasi Ops Kodim 1306/KP Pimpin Latihan Operasional Tangki Spray

 

Palu – Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan latihan penggunaan tangki spray di halaman Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (13/8/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Seksi (Pasi) Ops Kodim 1306/KP, Kapten Inf Arnold Paretta, guna meningkatkan kemahiran dan kesiapsiagaan prajurit dalam mengoperasikan alat pendukung tugas teritorial di lapangan.

Kapten Inf Arnold Paretta menyampaikan bahwa penguasaan penggunaan tangki spray sangat penting bagi personel, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan, perawatan lingkungan markas, maupun penanganan situasi darurat seperti penyemprotan disinfektan.

"Prajurit Kodim 1306/Kota Palu harus menguasai operasional berbagai perlengkapan pendukung teritorial, salah satunya tangki spray ini. Latihan ini bertujuan agar anggota mahir dalam merawat, merakit, hingga mengaplikasikannya secara efektif dan aman di lapangan," ujar Kapten Inf Arnold Paretta di Makodim 1306/KP.

Dalam latihan ini, para prajurit mendapatkan pembekalan teknis mengenai pemeliharaan alat, takaran pencampuran bahan, hingga teknik penyemprotan yang tepat sasaran agar alat dapat berfungsi optimal dan tahan lama.

Kapten Inf Arnold Paretta menambahkan, pembekalan ini nantinya diharapkan dapat diterapkan oleh para prajurit, khususnya para Babinsa, saat mendampingi kelompok tani di wilayah binaan maupun saat menjalankan tugas sosial di masyarakat.

"Keterampilan ini menjadi bekal berharga bagi prajurit saat terjun langsung mendampingi warga, baik untuk sektor pertanian maupun aksi cepat tanggap di wilayah binaan masing-masing," tutupnya. (Pendim_1306)


Kebakaran Lahan di Ulujadi Palu Berhasil Dipadamkan, Babinsa: Sinergi Bersama Warga Kuncinya

 

Palu – Kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 1,5 hektare terjadi di Jalan Anggrek RT 01/RW 02, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Minggu (13/9/2026) sore. Sinergi cepat aparat TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat berhasil mencegah api meluas ke pemukiman.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Mengetahui adanya kobaran api di lahan kering tersebut, Anggota Babinsa Koramil 1306-01/Palu Barat Sertu Herman bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membantu proses pemadaman.

Sertu Herman menegaskan, kesiapsiagaan dan sinergi di lapangan menjadi kunci utama api dapat dikendalikan dalam waktu singkat.
"TNI dan Polri selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Begitu mendapat laporan adanya kebakaran lahan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Damkar dan bergerak cepat ke lokasi bersama warga. Terima kasih kepada masyarakat yang sangat responsif membantu tim di lapangan," ujar Sertu Herman di lokasi kejadian.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Palu Barat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 15.30 WITA. Petugas Damkar yang dibantu dua personel TNI, satu personel Polri, serta sekitar tujuh orang warga setempat langsung bahu-membahu menyiram titik api.

Berkat respons cepat tim gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45 WITA. Setelah memastikan lokasi benar-benar aman dan kondusif, dua unit armada pemadam meninggalkan TKP pada pukul 16.45 WITA.

Sertu Herman mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam insiden ini. Beliau juga mengimbau warga agar tetap waspada mengingat cuaca yang rentan memicu kebakaran lahan.
"Korban jiwa maupun kerugian materil nihil. Namun, kami imbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, apalagi di area lahan kering seperti ini," tutup Sertu Herman. (Pendim_1306)



Gerak Cepat Babinsa dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Pabrik di Labuan Donggala

 

Palu – Kebakaran hebat melanda pabrik sabut kelapa milik Riky (44) di Desa Labuan Induk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 11.45 WITA.

 Menanggapi musibah tersebut, aparat TNI dari Kodim 1306-07/Tawaeli bergerak cepat turun ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses pemadaman.

Aksi tanggap darurat ini dibenarkan oleh Babinsa Koramil 1306-07/Tawaeli, Serda Suandi, yang berada di garis depan pemadaman bersama tim gabungan.

"TNI selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Begitu mendapat informasi kebakaran, kami dari Koramil 1306-07/Tawaeli dan personel Yon TP langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api serta mengamankan area sekitar," ujar Serda Suandi di lokasi kejadian.

Serda Suandi menjelaskan, api diduga berasal dari korsleting listrik di area panel gudang. Karena material sabut kelapa yang sangat mudah terbakar, api cepat membesar dan melahap isi bangunan.
Sebanyak enam unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi—melibatkan armada Yon TP, Brimob, Dinas Damkar, dan Kecamatan Sindue. Personel gabungan dari TNI (Babinsa dan Yon TP), Brimob, BPBD, petugas Damkar, serta sekitar 20 warga setempat bahu-membahu menaklukkan si jago merah.

Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah aset pabrik dilaporkan hangus terbakar.
"Korban jiwa nihil. Kerugian materil masih diproses, namun tercatat lima unit mesin packing dan satu unit loader ikut terbakar. Kami bersama pihak kepolisian masih mengawal lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif," pungkas Serda Suandi. (Pendim_1306)

Sabtu, 12 September 2026

Api Kembali Menyala di KPN Talaga, Babinsa dan Warga Bergerak Padamkan Kebakaran


 

Donggala — Kebakaran kembali terjadi di kawasan KPN (Kawasan Pangan Nusantara), Dusun V, Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Babinsa Koramil 1306-15/Damsol, Sertu Puje Retno, bersama tiga orang anggota, personel Polsek Damsol dan masyarakat Desa Talaga turun langsung melakukan pemadaman api, Sabtu (12/9/2026).

 

Kebakaran tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat bernama Hairuddin, seorang petani kebun di kawasan KPN. Ia melihat adanya titik api yang kembali muncul di area tersebut akibat kondisi cuaca panas disertai angin kencang.

 

Hairuddin kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mendapat laporan itu, personel Koramil 1306-15/Damsol bersama Polsek Damsol dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

 

Dengan kondisi medan dan sarana yang terbatas, proses pemadaman dilakukan menggunakan perlengkapan seadanya berupa tangki semprot (gendong). Petugas bersama warga berupaya melokalisasi titik api agar tidak meluas.

 

“Pemadaman dilakukan bersama-sama dengan masyarakat menggunakan peralatan yang ada, mengingat kondisi cuaca cukup panas dan angin juga kencang sehingga api berpotensi kembali meluas,” ujar Sertu Puje Retno.

 

Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±1 hektare. Babinsa bersama personel Polsek dan masyarakat terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar.

 

Keterlibatan aparat bersama masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut menjadi bentuk respons cepat terhadap laporan warga sekaligus upaya mencegah meluasnya kebakaran di kawasan KPN Desa Talaga.

 

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang, serta segera melaporkan apabila menemukan kembali titik api di sekitar kawasan tersebut.