Senin, 31 Agustus 2026

Tingkatkan Kesiapan Prajurit, Kodim 1306/Kota Palu Gelar Lari 5 Km Rutin

  

Palu
- Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan lari perorangan sejauh 5 kilometer sebagai bagian dari pembinaan fisik dan upaya menjaga kebugaran personel. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Staf Operasi (Pasi Ops) Kodim 1306/Kota Palu Kapten Inf Arnold Paretta.

Kegiatan lari dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis. Para personel menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan rute yang telah ditentukan di wilayah Kota Palu.
Kapten Inf Arnold Paretta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan fisik prajurit agar personel Kodim 1306/Kota Palu tetap memiliki kondisi tubuh yang prima dalam menjalankan tugas.

"Lari perorangan ini rutin kami laksanakan setiap Selasa dan Kamis. Tujuannya untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh personel sehingga selalu siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan," kata Kapten Arnold.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu modal penting bagi prajurit dalam melaksanakan tugas di lapangan. Terlebih, anggota TNI dituntut selalu siap bergerak dalam berbagai situasi dan kondisi.
"Sebagai prajurit, kita harus selalu siap. Kebugaran bukan hanya untuk menunjang kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan operasional dalam melaksanakan tugas," ujarnya.
Arnold menambahkan, lari perorangan juga menjadi sarana bagi personel untuk menjaga stamina sekaligus membangun kedisiplinan dalam menjalani pola hidup sehat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan konsisten. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, personel akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan lari berlangsung dengan tertib dan aman. Para personel tetap memperhatikan kondisi masing-masing selama melaksanakan olahraga untuk menjaga keselamatan dan mencegah cedera. (Pendim_1306)


Gerak Cepat TNI Padamkan Kebakaran Lahan Kosong Dekat Permukiman di Perbatasan Palu-Sigi

 Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat mengatasi kebakaran lahan kosong yang terjadi di wilayah perbatasan Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dengan Desa Tinggede Induk, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Kebakaran terjadi pada Senin (31/8/2026) dan menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Api pertama kali diketahui warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Mendapat informasi tersebut, personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 11.30 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kodim 1306/KP tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak 15 personel TNI bersama lima warga turut terlibat dalam proses pemadaman. Dengan menggunakan satu unit mobil Damkar Kodim 1306/KP, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Personel langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Kami berupaya melakukan pemadaman secepat mungkin agar api tidak merembet ke permukiman warga," ujar salah satu personel di lokasi.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Pada pukul 13.00 Wita, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.

Dari hasil pemantauan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang kemudian diperparah kondisi cuaca panas dan lahan yang kering. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Dandim Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan
Di tempat terpisah, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Kolonel Inf Yudhi mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di sekitar lahan kosong, semak belukar, maupun lokasi yang berdekatan dengan permukiman.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Kondisi cuaca yang panas dan lahan yang kering membuat api sangat mudah menjalar dan sulit dikendalikan," kata Kolonel Yudhi.
Menurutnya, kebakaran lahan yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani. Terlebih, lokasi kebakaran berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga dan menimbulkan kerugian material.
"Kita tidak boleh menganggap remeh api. Sedikit kelalaian dapat menyebabkan kebakaran meluas dan membahayakan rumah serta keselamatan masyarakat. Jika menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau petugas pemadam agar dapat ditangani dengan cepat," ujarnya.
Dandim juga mengapresiasi respons cepat personel Kodim 1306/Kota Palu bersama masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.
"Kami mengapresiasi kepedulian dan respons cepat anggota di lapangan serta masyarakat yang turut membantu pemadaman. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas," pungkasnya. (Pendim_1306)




Minggu, 30 Agustus 2026

Karhutla Meluas di Lindu, TNI-Polri Gerak Cepat Padamkan Api

 

Sigi - Anggota Koramil 1306-03/Kulawi bersama Polsek Kulawi, Forkopimcam Lindu dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Lembosa, Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Peninjauan sekaligus upaya pemadaman dilakukan pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 20 hektare.
Danramil 1306-03/Kulawi Kapten Inf Steven Wiliam turun langsung bersama anggotanya untuk membantu memadamkan api secara manual. Upaya tersebut dilakukan bersama personel Polsek Kulawi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat setempat.

"Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran, kami bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu upaya pemadaman," kata Kapten Inf Steven Wiliam saat ditemui di lokasi, Minggu (30/8/2026).

Menurut Kapten Steven, kondisi di lapangan cukup sulit karena lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air. Jarak menuju sumber air diperkirakan sekitar 1.500 meter sehingga proses pemadaman harus dilakukan dengan peralatan seadanya.

"Kondisi di lapangan cukup menyulitkan. Jarak lokasi kebakaran dengan sumber air kurang lebih 1.500 meter. Karena keterbatasan sarana, sementara ini kami melakukan pemadaman secara manual dengan alat yang tersedia," ujarnya.

Ia mengatakan, kencangnya angin juga menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Tiupan angin membuat api dengan cepat menjalar dan memperluas area yang terbakar.

"Angin cukup kencang sehingga api cepat meluas. Karena itu personel tetap kami tempatkan di lokasi untuk memonitor perkembangan titik api sekaligus melakukan pemadaman apabila api kembali membesar," jelasnya.

Steven menegaskan personel Koramil 1306-03/Kulawi bersama Polsek Kulawi masih bersiaga di lokasi untuk mencegah api meluas ke wilayah lain.
"Kami akan terus standby bersama personel Polsek dan masyarakat. Prioritas kami adalah mencegah api semakin meluas dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk langkah penanganan selanjutnya," katanya.

Dalam penanganan karhutla tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Camat Lindu Seebulon Satinadja, Kepala Desa Olu Saidin Ali, Danramil 1306-03/Kulawi Kapten Inf Steven Wiliam beserta anggota, Kapolsek Kulawi Iptu Sapari beserta anggota, serta anggota staf Kecamatan Lindu.

Hingga saat ini, personel Koramil 1306-03/Kulawi dan Polsek Kulawi masih berada di lokasi untuk memantau kondisi kebakaran. Pemadaman terus dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya sembari mengantisipasi potensi meluasnya api akibat kondisi angin yang cukup kencang.
TNI-Polri bersama pemerintah dan masyarakat juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi yang rawan terhadap penyebaran api. (Pendim_1306)


Kodim 1306/KP Gelar Upacara Bendera Rutin, Mayor Tomy Tekankan Disiplin Prajurit

 

Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara bendera rutin setiap hari Senin. Upacara berlangsung di Makodim 1306/KP, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (31/8/2026).

Upacara tersebut dipimpin oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kabupaten Donggala, Mayor Inf Tomy Heryanto, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, petugas upacara kali ini berasal dari Koramil 1306-02/Biromaru.

Upacara bendera diikuti oleh para prajurit dan PNS Kodim 1306/Kota Palu dengan berlangsung tertib dan khidmat. Kegiatan rutin tersebut menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kedisiplinan, jiwa korsa, serta kesiapsiagaan seluruh personel dalam melaksanakan tugas.

Dalam amanatnya, Mayor Inf Tomy Heryanto mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai aparat teritorial.

"Upacara bendera bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap lambang negara sekaligus sarana untuk meningkatkan disiplin, loyalitas dan rasa tanggung jawab kita sebagai prajurit," kata Mayor Tomy dalam amanatnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas antaranggota dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh satuan.
"Setiap tugas yang kita laksanakan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan berpedoman pada aturan yang berlaku. Jaga kekompakan, soliditas serta komunikasi yang baik antaranggota agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara maksimal," ujarnya.

Menurutnya, sebagai aparat kewilayahan, personel Kodim 1306/Kota Palu harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah.

"Jaga hubungan baik dengan masyarakat. TNI harus selalu hadir sebagai bagian dari solusi. Laksanakan tugas dengan pendekatan yang humanis, tetap menjaga netralitas dan terus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada TNI," katanya.

Mayor Tomy juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan situasi di wilayah masing-masing.
"Jangan lengah dalam melaksanakan tugas. Kenali wilayah dan lingkungan sekitar serta segera koordinasikan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban," pungkasnya.

Pelaksanaan upacara bendera rutin setiap Senin tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh personel Kodim 1306/Kota Palu untuk melakukan evaluasi, meningkatkan semangat pengabdian, serta memantapkan kesiapan dalam menjalankan tugas kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Pendim_1306)



Sabtu, 29 Agustus 2026

Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu

 


Parigi Moutong — Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Kopda Basir, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu serta Reuni Akbar Ikatan Alumni Alkhairaat (IKAAL) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di MTs Alkhairat Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Jejak Langkah Rasulullah SAW sebagai Inspirasi Membangun Madrasah yang Mandiri, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia.”

Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan dan kepedulian TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah binaannya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pihak madrasah, para alumni, masyarakat, serta aparat kewilayahan.

Dalam kesempatan tersebut, Kopda Basir menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, mandiri, berprestasi, serta memiliki akhlak yang mulia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTs Alkhairat Donggulu yang telah konsisten berkontribusi dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

“Para siswa adalah generasi penerus bangsa. Manfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, hormati guru dan orang tua, serta jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pesannya.

Rangkaian kegiatan juga menjadi semakin istimewa dengan peringatan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu dan Reuni Akbar IKAAL Tahun 2026. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan antara para alumni, guru, siswa, dan seluruh keluarga besar Alkhairaat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kegiatan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta kemitraan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah Kecamatan Kasimbar.

Jumat, 28 Agustus 2026

Tanggap Cepat Bencana, Personel Kodim 1306/Kota Palu Terjun Bersihkan Lumpur Banjir Bandang di Desa Avolua

 


Parimo - Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menanggulangi dampak banjir bandang yang menerjang Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong. Pasca-bencana yang terjadi pada Rabu (26/8/2026) lalu, aksi tanggap darurat terus digencarkan oleh para jajaran Babinsa bersama instansi terkait hingga Jumat (28/8/2026).

Di lokasi terdampak, para Babinsa tampak bahu-membahu bersinergi dengan tim gabungan. Selain membersihkan sisa material banjir, personel Kodim 1306/Kota Palu di lapangan mengarahkan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur pekat dan material kayu yang menutup sisi kiri serta kanan jalan utama maupun halaman permukiman warga.

Tak hanya itu, aksi kemanusiaan ini mencakup pembersihan rumah-rumah warga dari endapan lumpur dan pasir, penyaluran pengobatan gratis, pembagian logistik bantuan, hingga pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak.

Berdasarkan data pendataan awal di lapangan, tercatat sebanyak 15 KK atau 50 jiwa menjadi korban terdampak langsung. Kerusakan material meliputi 11 unit rumah rusak berat, 46 unit rumah terendam lumpur, serta kendaraan warga berupa 4 unit mobil dan 9 unit sepeda motor yang sempat terendam banjir.


Dandim 1306/Kota Palu menegaskan bahwa penyiapan dan pengerahan personel di lokasi bencana merupakan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat tertimpa musibah.

"Personel Babinsa dan jajaran Kodim 1306/Kota Palu kami instruksikan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait. Fokus utama kita saat ini adalah pemulihan akses, penanganan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar warga, dan memastikan lingkungan permukiman kembali aman serta bersih," ujar Dandim.

Penanganan pasca-banjir bandang di Desa Avolua ini dipastikan terus berlanjut hingga seluruh fasilitas umum dan rumah warga pulih seperti sediakala.

Jabatan Berganti, Pengabdian Berlanjut: Dandim Palu Hadiri Sertijab Kasrem 132/Tdl dan Kasilog



Palu — Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) dan tradisi satuan Kepala Staf Korem (Kasrem) 132/Tadulako (Tdl) serta Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Korem 132/Tdl.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Santika, Jalan Moh. Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (28/8/2026) malam.

Acara sertijab dan tradisi satuan tersebut menjadi bagian dari proses pergantian jabatan di lingkungan Korem 132/Tdl sekaligus momentum untuk memperkuat soliditas dan kesinambungan pelaksanaan tugas di lingkungan satuan TNI AD.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu, menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi TNI sebagai bagian dari pembinaan personel dan penyegaran organisasi.

Menurutnya, pejabat yang baru diharapkan dapat melanjutkan program dan tugas yang telah dilaksanakan pejabat sebelumnya serta meningkatkan kinerja sesuai tanggung jawab masing-masing.

Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas, serta mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat yang baru.

Ia berharap sinergi dan koordinasi antara Korem 132/Tdl, Kodim 1306/Kota Palu, serta seluruh jajaran tetap terjaga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan menjaga kondusivitas wilayah.

Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh jajaran Korem 132/Tdl, Kodim 1306/Kota Palu, serta tamu undangan lainnya.