Kamis, 25 Juni 2026

DETIK-DETIK RAMPUNG! Jembatan Garuda Desa Nambaru Masuk Tahap Finishing Akhir, Babinsa: Hubungkan Harapan Warga!

 


PARIGI MOUTONG – Kabar gembira datang dari wilayah Parigi Selatan. Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, kini sudah memasuki babak akhir. Pada Jumat (26/6/2026), progres di lapangan menunjukkan bahwa infrastruktur vital ini telah memasuki tahap finishing (penyelesaian akhir) dan dipastikan segera rampung dalam waktu dekat.

 

Akses penghubung yang telah lama dinantikan masyarakat ini menjadi bukti nyata kerja keras dan sinergi kuat di lapangan. Pengerjaan yang dikebut tanpa kenal lelah kini mulai memperlihatkan hasil akhir yang kokoh dan megah.

 

Babinsa Desa Nambaru yang terjun langsung dalam pembangunan menjelaskan bahwa saat ini personel di lapangan sedang fokus melakukan perapian dan penyempurnaan detail bangunan.

 

"Hari ini, tepat di hari Jumat, kami sampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda sudah memasuki tahap akhir atau finishing. Semua struktur utama sudah berdiri kokoh, tinggal menyisakan beberapa detail akhir sebelum nanti benar-benar siap digunakan secara total oleh masyarakat," ujar Babinsa.

 


Ia menambahkan, percepatan pembangunan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan gotong royong warga setempat yang begitu antusias mendambakan jalur transportasi yang layak.

 

"Kami optimis jembatan ini akan selesai dalam waktu dekat. Kehadiran Jembatan Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi adalah urat nadi baru yang akan memperlancar mobilitas, memangkas waktu tempuh, dan mendongkrak perekonomian warga serta untuk anak-anak sekolah lebih aman lagi di Desa Nambaru dan sekitarnya," pungkasnya dengan penuh semangat.

 

Dengan segera rampungnya Jembatan Garuda, warga Desa Nambaru kini bersiap menyambut babak baru konektivitas wilayah yang lebih aman, cepat, dan lancar.

Rabu, 24 Juni 2026

Penuh Semangat, Babinsa Tinombo dan Warga Gotong Royong Cor Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Mereka bahu-membahu melaksanakan pengecoran landasan dasar tiang Jembatan Garuda, Kamis (25/6/2026).

 

Aksi kompak ini dilakukan demi mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung yang sangat krusial bagi mobilitas dan perekonomian warga setempat.

 

Di lokasi, tampak personel Babinsa bersama puluhan warga dengan penuh semangat mengaduk semen, mengangkat material, hingga menuangkannya ke area landasan tiang jembatan. Jembatan Garuda ini nantinya akan menjadi akses utama yang menghubungkan wilayah pemukiman dengan area perkebunan warga.

 

Babinsa menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus upaya mempercepat pembangunan di infrastruktur desa.

 

"Hari ini kami bersama warga fokus pada pengecoran landasan dasar tiang Jembatan Garuda. Ini pondasi paling penting agar jembatan kokoh dan aman digunakan. Kami sangat bangga melihat antusiasme warga Dusun 3 Tamo yang luar biasa, sejak pagi sudah berkumpul dan bekerja dengan penuh semangat," ujar Babinsa.

 

Pihak pemerintah desa dan tokoh masyarakat Desa Baina'a Barat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai mampu membakar semangat warga. Dengan adanya gotong royong ini, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga aktivitas transportasi warga bisa kembali normal dan lebih aman.

Sinergi TNI-Polri Bersihkan Puing Rumah Warga Pascagempa Sigi di Nokilalaki

  


Sigi - Personel TNI dan Polri terus bersinergi bahu-membahu membantu warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Memasuki masa pemulihan, aparat gabungan fokus membersihkan puing-puing bangunan rumah warga yang roboh agar bisa segera dibangun kembali.

 

Aksi tanggap bencana ini salah satunya berlangsung di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Kamis (25/6/2026).

 

Di lokasi, terlihat personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru, Kopda Moh. Ansar, bersama dengan sejumlah personel dari Polres Sigi. Dengan menggunakan alat seadanya, petugas gabungan membersihkan sisa-sisa reruntuhan batako, kayu, dan atap rumah warga yang hancur akibat guncangan gempa.

 

"Kami fokus membersihkan sisa material bangunan yang sudah tidak bisa digunakan. Targetnya, lahan ini bersih secepatnya agar warga bisa segera membangun kembali rumah layak huni mereka," ujar Kopda Moh. Ansar.

 


Kerja bakti ini disambut baik oleh warga Desa Kamarora A yang kesulitan membersihkan puing-puing rumah mereka yang berukuran besar tanpa bantuan alat dan tenaga tambahan.

 

Kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga Sigi untuk kembali bangkit.

Kodim 1306/Kota Palu Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa Sigi di Palolo.

 


Sigi - Kepedulian terhadap korban bencana alam pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Rabu (24/6/2026) terus mengalir. Keluarga Besar Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan sembako untuk warga terdampak di Kecamatan Palolo.

 

Aksi kemanusiaan ini berpusat di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa yang membawahi Desa Tongoa dan Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru, Serda Frans Meysen, yang mengawal langsung proses penerimaan dan pendistribusian bantuan. Logistik diserahkan secara simbolis oleh Danpos Ramil Palolo, Pelda I Gusti S, kepada Kepala Desa Lembantongoa untuk segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

 

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kemanunggalan TNI, khususnya Keluarga Besar Kodim 1306/Kota Palu, untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Lembantongoa yang terdampak gempa," ujar Pelda I Gusti S dalam keterangannya.

 


Untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat, berikut adalah rincian bantuan sembako dan kebutuhan logistik yang diserahkan:Jenis Bantuan Jumlah Beras 30 karung, Minyak Goreng10 Karton, Mie Instan10 Karton, Telur 25 Rak, Gula 25 Kg, Sarden 2 Karton, Biskuit 3 Karton, Susu SGM 4 Karton, Susu Kaleng Cap Enak 32 Kaleng, Popok Bayi (Pampers) 8 Karton dan Pembalut Wanita1 Karton serta Selimut 20 Pieces

 

Pihak Pemerintah Desa Lembantongoa mengapresiasi langkah cepat TNI ini. Seluruh bantuan yang telah diterima di posko darurat dipastikan akan langsung didistribusikan secara merata kepada kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak maupun warga yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian.

Selasa, 23 Juni 2026

Aksi Nyata Kemanunggalan TNI, Babinsa Sausu Garap Jembatan Aramco Bareng Warga

  


Parigi Moutong - Aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Anggota Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Kopda Iwayan Ediyana, bahu-membahu bersama warga Desa Astina melaksanakan pengecoran baja bergelombang (Corrugated Steel Pipe) dalam pembuatan jembatan Aramco, Rabu (24/6/2026).

 

Sejak pagi hari Kopda Iwayan bersama puluhan warga bergotong-royong mengangkut material semen, pasir, dan batu. Tanpa canggung dengan seragam dinasnya, prajurit TNI ini ikut mengaduk dan menuangkan material cor demi mempercepat pembangunan akses vital tersebut.

 

"Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai Babinsa untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Pembuatan jembatan Aramco menggunakan baja bergelombang ini sangat penting agar transportasi dan urat nadi perekonomian warga Desa Astina kembali lancar," ujarnya.

 

Pembangunan jembatan dengan metode Corrugated Steel Pipe (CSP) ini dipilih karena dinilai lebih efisien dan memiliki daya tahan yang kuat untuk mengalirkan debit air di bawahnya, sekaligus menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya.

 

Kehadiran Babinsa di lapangan pun mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat. Perwakilan warga mengaku kehadiran TNI memberikan suntikan semangat tersendiri dalam menyelesaikan pekerjaan.

 

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu aktif mengawal pembangunan di desa kami. Dengan kerja bakti bersama ini, pekerjaan yang berat menjadi terasa lebih ringan dan jembatan bisa segera rampung," ungkap salah seorang warga Desa Astina.

 

Proses pengecoran berjalan dengan aman dan lancar. Sinergi kuat antara Babinsa Koramil Sausu dan warga Desa Astina ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan aksi nyata di lapangan.


Senin, 22 Juni 2026

Sambil Ngopi Pagi, TNI dan Puluhan Warga Sigi Nobar Bola di Taman Pujasera

 


 

Sigi - Pagi hari di Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi mendadak ramai oleh sorak-sorai ratusan pasang mata. Babinsa Koramil 1306-05/Marawola bersama puluhan warga setempat berkumpul di Taman Pujasera untuk menggelar nonton bareng (nobar) laga sengit antara Norwegia melawan Senegal, Rabu (23/6/2026).

 

Acara nobar yang dimulai pukul 08.00 WITA ini mengundang perhatian masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar pujasera. Sebanyak kurang lebih 50 orang penonton, mulai dari pemuda hingga tokoh masyarakat, tampak memadati lokasi dan berbaur akrab dengan personel TNI.

 

Babinsa menyatakan bahwa kegiatan ini sengaja memanfaatkan ruang publik seperti Taman Pujasera agar suasana kebersamaan antara TNI dan rakyat bisa terjalin lebih santai dan natural.

 

"Sambil menikmati suasana pagi, kita nonton bola bersama masyarakat. Ini bukan sekadar hiburan, tapi momen penting untuk mempererat komunikasi sosial dan menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Marawola," ungkapnya.


Minggu, 21 Juni 2026

Bahu-membahu dengan Warga, Babinsa Parigi Pacu Pengecoran Sling Angin Jembatan Nambaru

 


PARIGI MOUTONG - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, terus memacu pembangunan infrastruktur desa. Secara bergotong royong, mereka mempercepat proses pengecoran sling angin dalam pembuatan jembatan gantung pada Senin (22/6/2026).

 

Kemitraan antara TNI dan rakyat begitu erat. Di bawah terik matahari, personel Babinsa dan warga tampak bahu-membahu melangsir material semen, pasir, dan batu demi merampungkan pengecoran sling angin tersebut.

 

Babinsa menjelaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan ini sangat krusial bagi mobilitas masyarakat setempat.

 

"Jembatan ini merupakan akses vital bagi warga Desa Nambaru, terutama untuk mengangkut hasil bumi dan menghubungkan antar-dusun. Oleh karena itu, kami bersama warga fokus mempercepat pengecoran sling angin ini agar struktur jembatan benar-benar kokoh dan bisa segera digunakan," ujar Babinsa.

 


Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekadar membantu fisik pembangunan, tetapi juga untuk memelihara semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.

 

"Melalui kerja bakti seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin nyata. Warga juga sangat antusias karena mereka tahu jembatan ini akan sangat mempermudah aktivitas sehari-hari dan mendongkrak perekonomian desa," imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Nambaru mengapresiasi dedikasi personel Koramil 1306-08/Parigi yang selalu hadir mengawal pembangunan dari awal. Dengan keterlibatan TNI, warga merasa lebih termotivasi sehingga pengerjaan fasilitas publik ini berjalan jauh lebih cepat dari target yang ditentukan.