Selasa, 27 Oktober 2026

Momentum Sumpah Pemuda, Kodim 1306/Kota Palu Teguhkan Nasionalisme dan Pengabdian kepada Bangsa

 

PALU – Prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dipimpin langsung oleh Kasdim 1306/Kota Palu Letkol Chk Haari Paskah Simangunsong, S.Sos., S.H., M.Sc., di halaman Makodim 1306/KP, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (28/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan para pemuda Indonesia yang telah mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Dalam amanat yang dibacakannya, Kasdim menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta meningkatkan rasa cinta tanah air.

Ia juga mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodim 1306/Kota Palu untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan disiplin, serta memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” demikian amanat yang dibacakan Kasdim.

Lebih lanjut, semangat perjuangan para pemuda diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel Kodim 1306/Kota Palu untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta berperan aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, seluruh personel diharapkan dapat semakin memperkokoh komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara, sejalan dengan semangat persatuan dalam keberagaman demi mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat.(Pendim_1306)


Senin, 26 Oktober 2026

Medan Terjal, Babinsa Koramil 22 Palolo dan Tim Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla

 


SIGI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Gunung Siranindi, Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 80 hektare. Senin (27/10/2026)

 

Personel Koramil 1306-22/Palolo bersama unsur TNI-Polri, BPBD, tim pemadam, pemerintah desa, dan masyarakat terlibat dalam upaya penanganan kebakaran di lokasi tersebut.

 

Sejumlah langkah dilakukan untuk mengendalikan api, di antaranya pemadaman langsung serta pembuatan bak penampungan air yang kemudian disalurkan menggunakan mesin alkon untuk mendukung proses pemadaman.

 

Penanganan karhutla ini menghadapi tantangan berat karena kondisi geografis kawasan yang sulit dijangkau. Untuk menuju titik sasaran kebakaran, petugas harus menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor sejauh sekitar 15 kilometer, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 6 kilometer.

 

“Kami bersama personel gabungan dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Siranindi. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 80 hektare. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala medan yang sangat terjal dan sulit dijangkau,” ujar Babinsa.

 

Selain jarak yang cukup jauh, medan menuju lokasi kebakaran juga terjal dengan kemiringan diperkirakan mencapai 70–80 derajat. Kondisi tersebut menjadi kendala bagi personel dalam menjangkau titik api dan mendistribusikan air.

 


Personel gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla terdiri dari dua personel Babinsa Koramil 1306-22/Palolo, lima personel Polsek Palolo, satu personel KSB, lima personel pemerintah desa, delapan personel BPBD, 23 personel SAR Brimob, lima personel Manggala Geni, serta sekitar 20 warga masyarakat. Jumlah personel Polres belum tercantum dalam data yang diterima.

 

Rencana penanganan selanjutnya adalah melanjutkan transfer air untuk mendekati sasaran kebakaran, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif.

 

Keterlibatan personel gabungan bersama masyarakat diharapkan dapat membantu mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke kawasan lain. Upaya pemadaman akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi medan serta keselamatan seluruh petugas yang bertugas di lapangan.

 

Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di tengah kondisi yang rawan memicu kebakaran.

Minggu, 25 Oktober 2026

Personel Kodim 1306/Kota Palu Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tinombala 2026 di Polres Sigi

 


SIGI – Personel Kodim 1306/Kota Palu menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tinombala 2026 yang digelar di Lapangan Polres Sigi, Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Senin (26/10/2026).

Kegiatan apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sigi, AKBP Agus Dwi Cahyono, S.I.K., M.A.P. Kegiatan ini mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan."

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2026. Operasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas serta mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya.

Kehadiran personel Kodim 1306/Kota Palu dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya kepolisian dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Sigi.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Babinsa menegaskan bahwa kesadaran dan kedisiplinan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

"Melalui Operasi Patuh Tinombala 2026 ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap pengguna jalan harus mematuhi aturan demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ujar Babinsa.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta budaya berlalu lintas yang tertib dan berkeselamatan.

Dengan demikian, pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2026 diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus mewujudkan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Sabtu, 24 Oktober 2026

Personel TNI dan Aparat Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla Gunung Siranindi

 


PALU, SULTENG – Di lereng Gunung Siranindi yang terjal dan jauh dari sumber air, personel TNI dari Koramil 1306-22/Palolo dan Kodim 1306/KP, termasuk Plh Danramil Pelda I Gusti Ketut Suparman, bersama aparat gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (24/10/2026). Api melahap sekitar 70 hektare lahan di Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. 

Medan menjadi tantangan terbesar. Titik api berada di ketinggian yang jauh dari jangkauan air. Untuk mencapainya, personel harus menempuh sekitar 15 kilometer dengan sepeda motor, lalu berjalan kaki sekitar 6 kilometer menembus medan dengan kemiringan 70 hingga 80 derajat. Dokumentasi di lokasi memperlihatkan asap masih mengepul dari lantai hutan yang dipenuhi abu dan serasah kering.

Plh Danramil 1306-22/Palolo Pelda I Gusti Ketut Suparman menjelaskan, kegiatan hari itu difokuskan pada pembuatan bak penampungan air. Sumber air berada jauh di bawah, yakni sungai di bawah lokasi kebakaran. Air disedot dengan mesin penyedot merek Alkon dan disalurkan ke bak penampungan di titik tertentu yang masih terjangkau kemampuan mesin, pada ketinggian sekitar 250 meter dari sumber air. Dari titik itu, air ditransfer lagi ke atas, ke lokasi yang mendekati titik kebakaran

Unsur TNI dari Koramil 1306-22/Palolo yang terlibat berjumlah lima personel. Selain itu, Pelda Suparman menghubungi Pasiops Kodim 1306/KP untuk memohon bantuan personel. Kodim kemudian memperbantukan 10 personel yang tergabung dalam S3B (Setiap Saat Siap Bergerak).

Personel TNI itu bahu-membahu dengan Polsek Palolo enam personel, unsur SAR Brimob 23 personel, BPBD delapan personel, Manggala Agni lima personel, pemerintah desa lima orang, dan satu orang dari Kampung Siaga Bencana (KSB), yang dibentuk Dinas Sosial untuk tingkat kecamatan.

Kegiatan hari itu berakhir pukul 17.30 WITA dalam keadaan aman. Para relawan kembali ke selter atau posko, dan pembuatan bak-bak penampungan air dilanjutkan.

Menurut rencana, upaya pemadaman pada Minggu (25/10/2026) berfokus pada transfer air untuk mendekatkan pasokan ke titik api, melalui rute dan medan yang sama beratnya.

Kamis, 22 Oktober 2026

Latihan Gabungan Karhutla di Sigi, Kodim 1306/Kota Palu Tingkatkan Kesiapsiagaan


SIGI – Personel Kodim 1306/Kota Palu mengikuti Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kodam XXIII/Palaka Wira di Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Jumat (23/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan.

 

Latihan gabungan ini melibatkan unsur terkait untuk memperkuat koordinasi, sinergi, serta kesiapan dalam melaksanakan penanggulangan Karhutla, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

 

Dandim 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo, menjelaskan bahwa keikutsertaan personel Kodim 1306/Kota Palu merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan dampak bagi masyarakat dan lingkungan.

 


Menurutnya, latihan gabungan tersebut menjadi sarana penting untuk meningkatkan keterampilan prajurit, menguji kesiapan personel, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi situasi darurat.

 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat di lapangan agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara efektif, terpadu, dan tepat sasaran.

 

“Melalui latihan gabungan ini, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla, serta mampu bersinergi dengan pemerintah, aparat terkait, dan masyarakat dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan bencana,” jelasnya.

 

Dengan adanya latihan gabungan ini, Kodim 1306/Kota Palu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah penanggulangan bencana serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Rabu, 21 Oktober 2026

Peduli Kesehatan Masyarakat, Koramil Kasimbar Turun Langsung Bagikan Masker

 

Parigi Moutong – Personel Koramil 1306-19/Kasimbar membagikan 100 masker kepada masyarakat di perempatan Jalan Trans Sulawesi, Desa Kasimbar Utara, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (22/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin oleh Peltu Rizal Manik dan melibatkan Bati Tuud serta tujuh Personil Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar.

Pembagian masker menyasar masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mengurangi risiko dampak polusi udara akibat asap karhutla.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap dampak buruk polusi udara dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara berasap.

Kegiatan pembagian masker selesai pada pukul 09.43 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Pendim_1306)

Selasa, 20 Oktober 2026

Cegah Dampak Karhutla, TNI dan Stakeholder Gelar Latihan Gabungan di Palu

 


 

PALU – Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudi Hendro Prasetyo, hadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Yonif 711/Raksatama, Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Rabu (21/10/2026).

 

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu B., S.H., M.Sc., PSC. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

 

Dandim 1306/KP Kolonel Inf Yudi Hendro Prasetyo menjelaskan, apel gelar pasukan dan latihan gabungan tersebut merupakan wujud koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) agar dapat bertindak sesuai fungsi dan peran masing-masing dalam penanggulangan Karhutla.

 

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesamaan prosedur operasional standar atau Standard Operating Procedure (SOP) bersama, sehingga setiap instansi memiliki pemahaman yang sama dalam menghadapi bencana.

 


“Melalui latihan gabungan ini, kita menguji kesiapan personel, peralatan, sistem komando, serta koordinasi antarinstansi. Dengan demikian, seluruh unsur yang terlibat diharapkan mampu bertindak secara cepat, tepat, dan profesional ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, kesiapan dan koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam penanganan Karhutla, mulai dari tahap pencegahan, penanggulangan, hingga upaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan.

 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh personel dan instansi terkait semakin siap menghadapi potensi bencana Karhutla serta mampu memperkuat sinergi dalam mewujudkan penanggulangan bencana yang efektif, terpadu, dan terkoordinasi.