Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel TNI bersama masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung membantu warga melakukan pengecoran pangkal Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Minggu (10/5/2026).
Personel Babinsa dan warga tampak kompak bekerja sama. Mereka fokus mengerjakan struktur bawah jembatan yang menjadi tumpuan utama konstruksi tersebut. Bagian ini nantinya akan berfungsi sebagai "kaki" jembatan sekaligus penahan struktur agar tetap kokoh.
Struktur bawah atau pangkal jembatan ini memiliki peran yang sangat krusial. Selain menopang beban ujung bentang jembatan, bangunan ini berfungsi sebagai dinding penahan tanah. Hal ini bertujuan agar pinggiran sungai tetap stabil dan tidak mengalami longsor atau tergerus oleh arus air sungai yang dinamis.
"Pangkal jembatan ini adalah struktur krusial. Fungsinya sebagai penopang ujung bentang jembatan sekaligus dinding penahan tanah agar pinggiran sungai tidak longsor," ujar Babinsa.
Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas warga Desa Nambaru. Dengan infrastruktur yang kokoh dan desain yang memperhitungkan ketahanan terhadap gerusan air, akses transportasi masyarakat di wilayah Parigi Selatan diharapkan menjadi lebih aman dan lancar dalam jangka panjang.
Aksi bahu-membahu antara Babinsa dan warga ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Hingga sore hari, pengerjaan pengecoran terus dikebut agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri tegak.





.jpeg)







