Minggu, 23 Agustus 2026

Personel Koramil 1306-04/Dolo Bersama Warga Padamkan Karhutla di Pegunungan Kaliali

 


Sigi — Personel Koramil 1306-04/Dolo melalui Danpos Dolo, Serma Zainal Abidin, bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) Desa Pulu, aparat desa, dan masyarakat bergerak cepat menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Pegunungan Kaliali, Dusun I, Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Minggu (23/8/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektare. Lokasi kebakaran berada sekitar 2 kilometer dari permukiman masyarakat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Kepala Desa Pulu setelah melihat adanya kobaran api di kawasan Pegunungan Kaliali. Berdasarkan keterangan saksi, Ilham (46), kobaran api terlihat dari area pegunungan yang berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman Desa Pulu.

Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Desa Pulu langsung menggerakkan Kelompok Siaga Bencana untuk melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan aparat desa, Babinsa, dan masyarakat setempat guna melakukan penanggulangan kebakaran.


Danpos Dolo Selatan Serma Zainal Abidin bersama anggota KSB Desa Pulu, aparat desa, serta masyarakat kemudian menuju titik lokasi kebakaran. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan upaya pemadaman api secara bersama-sama.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mendekati kawasan permukiman warga. Kolaborasi antara personel TNI, KSB, aparat desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla di wilayah Desa Pulu.

Hingga penanganan dilakukan, petugas dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap area yang terbakar guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memadamkan api.

Upacara Senin di Makodim 1306/Kota Palu Berlangsung Khidmat, Koramil Palu Barat Jadi Petugas

 

Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara bendera rutin yang digelar setiap hari Senin. Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (24/8/2026).

Upacara bendera kali ini dipimpin langsung oleh Perwira Penghubung (Pabung) Sigi Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Tarno. Sementara itu, petugas upacara berasal dari jajaran Koramil 1306-01/Palu Barat.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh anggota Kodim 1306/Kota Palu mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin sebagai bagian dari pembinaan satuan serta upaya meningkatkan jiwa korsa dan rasa tanggung jawab sebagai prajurit TNI.

Dalam arahannya, Kapten Inf Arnol Paretta menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum untuk memupuk disiplin, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh personel,” ujar Mayor Inf Tarno.

Kegiatan upacara bendera mingguan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Kodim 1306/Kota Palu. Selain sebagai sarana pembinaan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan evaluasi terkait pelaksanaan tugas satuan.



Dandim 1306/Kota Palu Dampingi Pangdam Resmikan Jembatan Gantung Nambaru

 

PARIGI MOUTONG — Jembatan gantung di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi diresmikan. Peresmian tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (21/8/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo turut mendampingi langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar., dalam kegiatan peresmian jembatan yang berada di wilayah Kodim 1306/Kota Palu tersebut.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat, termasuk anak-anak, harus menunggu air sungai surut ketika hendak menuju kebun. Kondisi tersebut semakin menyulitkan saat debit air meningkat akibat hujan.

Selain itu, warga sebelumnya tidak dapat membawa kendaraan saat menyeberang. Kini, keberadaan jembatan gantung tersebut membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman, termasuk membawa sepeda motor.

Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah melalui TNI-AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan aktivitas sehari-hari warga.
"Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu air surut ketika hendak menyeberang. Bahkan saat kondisi sungai sedang banjir, warga tetap memiliki akses untuk beraktivitas dengan lebih aman," ujar Kolonel Yudhi.

Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Jumat, 21 Agustus 2026

Aksi Cepat Anggota Koramil 15 Damsol Sisir Kebakaran Lahan Warga di Desa Rerang

 


Donggala - Personel Koramil 1306-15/Damsol bergerak cepat melakukan pemantauan dan penanganan kebakaran lahan perkebunan milik masyarakat di Dusun 5, Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sabtu (22/8/2026). Kebakaran tersebut diperkirakan melahap area seluas kurang lebih 2 hektar.

Setibanya di titik lokasi, anggota Koramil 1306-15/Damsol langsung menyisir area terdampak untuk mengecek kondisi lapangan sekaligus memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas di lapangan, seluruh titik api kini berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Babinsa menjelaskan bahwa aksi cepat ini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali berkobar dan meluas ke area perkebunan warga lainnya.

"Setibanya di lokasi, kami langsung menyisir seluruh area terdampak untuk mengecek serta memadamkan sisa-sisa api yang masih ada. Saat ini seluruh titik api sudah terpantau padam total. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi cuaca kering, demi mencegah terjadinya kebakaran serupa," ujar Babinsa.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran sudah dalam keadaan aman dan terkendali. Pihak TNI bersama unsur terkait terus mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan potensi munculnya titik api baru.

Kamis, 20 Agustus 2026

Bahu-Membahu TNI dan Warga Parimo Wujudkan Jembatan Gantung Garuda

 


Parigi Moutong - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhy Hendro Prasetyo, hadir peresmian Jembatan Gantung Garuda di Dusun 5, Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Jumat (21/8/2026).

Jembatan gantung ini merupakan bagian dari program Presiden RI yang dikerjakan secara swadaya melalui kerja sama sinergis antara TNI AD dan masyarakat setempat.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Pangdam XXIII/Padjadjaran Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, serta Bupati Parimo, Erwin Burase, S.Kom.

Selain itu, turut hadir Kapendam XXIII/PW Kolonel Inf Ronal Putty, Kapolres Parimo yang diwakili Kabag Ops Kompol Sugianto, S.H.I., Waaster Kodam XXIII/PW Letkol Inf Aprisal, Pabung Parimo Mayor Inf Iko Power, Danramil 1306-08/Parigi Kapten Arm I Putu Sujaya, Wakapolsek Parigi Dewa Eka Wiyana, dan Kepala Desa Nambaru Asmara Langganesi. Sekitar 150 tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para pelajar SMP Satap dan SD Inpres Sumber Sari juga memadati lokasi dengan penuh antusias.

Dandim 1306/Kota Palu, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini bertujuan untuk membuka akses konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kendala mobilitas warga Desa Nambaru.

"Jembatan ini dibangun atas dasar kemanunggalan TNI dan rakyat. Pengerjaannya dilakukan secara swadaya bersama-sama antara prajurit TNI AD dan warga setempat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses ekonomi, kesehatan, hingga memperlancar mobilitas anak-anak sekolah," ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan selama proses pembangunan menjadi bukti nyata eratnya hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah Kodim 1306/Kota Palu.

"Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan ini bersama-sama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," pungkasnya.

Rabu, 19 Agustus 2026

Jalankan Fungsi Operasi Militer Selain Perang, TNI Bersama BPBD Jinakkan Api di Lahan Kebun Donggala

 

Donggala - Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menanggulangi kebakaran lahan kebun milik masyarakat di Dusun II, Desa Alindau, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Rabu (19/8/2026). Kebakaran yang melalap area seluas sekitar 10 hektare tersebut berhasil dikendalikan sebelum meluas ke permukiman warga.

Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Pasi Ops Kodim 1306/Kota Palu, Kapten Inf Arnold Paretta. Sejak kepulan asap terdeteksi, tim gabungan TNI bersama instansi terkait dan masyarakat setempat langsung diterjunkan ke titik api.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung meluncur ke lokasi untuk memblokir pergerakan api. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Medan yang cukup terjal dan angin kencang menjadi tantangan, namun berkat kerja sama seluruh personel dan alat seadanya serta bantuan armada pemadam, api berhasil kita lokalisir," ujar Kapten Inf Arnold Paretta di lokasi kejadian.

Secara terpisah, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bentuk tanggap darurat TNI dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman bencana karhutla.

"Saya telah memerintahkan Danramil 12/Sindue beserta jajaran babinsa dan Pasi Ops untuk mengerahkan seluruh personel yang ada guna membantu pemadaman total di lapangan. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Pemda Donggala serta dinas terkait agar pemadaman dan pendinginan berjalan optimal," tegas Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo saat dikonfirmasi.

Dandim juga mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang memicu cepatnya penyebaran api. Hingga berita ini diturunkan, personel TNI dan pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di area bekas kebakaran guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. (Pendim_1306)


Selasa, 18 Agustus 2026

Penuh Haru, Satgas Yonif 711/Raksatama Jalani Tradisi Satuan Usai Tugas di Papua

 

PALU — Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 1306/Kota Palu Ny. Lena Yudhi menghadiri upacara penyambutan Satgas Yonif 711/Raksatama yang telah melaksanakan tugas selama kurang lebih satu tahun di Papua.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tradisi satuan Kodam XXIII/Palaka Wira dan berlangsung di Mako TNI AL, Jalan Malonda, Trans Palu-Donggala, Kota Palu. Upacara dipimpin langsung oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Rabu (19/08/26)

Penyambutan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama yang telah menyelesaikan tugas pengabdian di wilayah Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian para prajurit selama menjalankan tugas.

“Kepulangan Satgas Yonif 711/Raksatama merupakan momen yang patut kita syukuri. Selama kurang lebih satu tahun para prajurit telah melaksanakan tugas di Papua dengan penuh dedikasi, disiplin dan tanggung jawab. Pengabdian tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Yudhi.

Ia juga mengingatkan para prajurit agar menjadikan pengalaman selama melaksanakan tugas di Papua sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas-tugas berikutnya.

“Kami berharap seluruh prajurit dapat segera beradaptasi kembali dengan keluarga dan satuan. Jadikan pengalaman selama bertugas sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan kemampuan, soliditas dan profesionalisme. Yang terpenting, jaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Menurut Yudhi, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga, termasuk Persit yang selama ini memberikan doa, semangat dan dukungan moral kepada para prajurit.
“Dukungan keluarga sangat berarti bagi setiap prajurit. Karena itu, kepulangan ini hendaknya menjadi momentum untuk kembali berkumpul bersama keluarga sekaligus memperkuat semangat dalam menghadapi tugas-tugas ke depan,” tambahnya.

Upacara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Tradisi satuan juga menjadi bagian penting dalam menyambut kembali para prajurit sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan perjuangan mereka selama menjalankan tugas di daerah operasi.
Dengan berakhirnya penugasan tersebut, para prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama diharapkan dapat kembali menjalankan tugas kedinasan di satuan dengan semangat baru serta terus menjaga kehormatan dan nama baik TNI.