Rabu, 02 September 2026

Pasca Banjir, Personel Kodim 1306/KP Bersama Tim Gabungan Bangun Dapur Darurat Untuk Warga di Desa Avalua.

 


Parigi Moutong – Personel Kodim 1306/KP bersama tim gabungan bersinergi membantu warga terdampak banjir dengan membangun dapur darurat untuk warga di Desa Avalua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

 

Pembangunan dapur darurat tersebut dilakukan pada Rabu (2/9/2026) sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu memenuhi kebutuhan warga pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

 

Dalam kegiatan itu, personel TNI bersama tim gabungan dan masyarakat bergotong royong mengerjakan dapur darurat untuk warga. Pekerjaan dimulai dari pembuatan rangka dapur, pemasangan dinding, hingga pemasangan seng sebagai bagian dari atap dapur.

 

Babinsa Desa Avalua turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Babinsa menyampaikan bahwa pembangunan dapur darurat untuk warga dilakukan untuk membantu warga yang terdampak banjir agar kebutuhan makanan dapat tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.

 

Selain membantu pembangunan fasilitas, personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tim gabungan, dan masyarakat dalam penanganan dampak banjir.

 

Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga Desa Avalua serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

 

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga menghadapi situasi darurat pascabencana.


Dorong Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kasimbar Turun Sawah Tanam Padi 5,5 Hektare di Ogodopi

 


Parigi Moutong — Wujud nyata dukungannya terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Sertu Dewa Nyoman S, turun langsung ke sawah petani menanam padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Mutiara. Kegiatan ini berlangsung di Desa Ogodopi, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (2/9/2026).

Penanaman padi ini dilakukan di atas lahan seluas 5,5 hektare. Aksi gotong royong tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ogodopi Jamaludin, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nur Intan, S.P., serta Ketua Kelompok Tani Mutiara Agus bersama para anggota petani setempat.

Babinsa menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk sinergitas TNI bersama instansi terkait untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah Parigi Moutong.

"Ini kami lakukan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani agar terus mengolah lahan pertanian mereka secara optimal. Kami ingin memastikan proses tanam berjalan lancar sehingga target produksi beras di Desa Ogodopi dapat tercapai maksimal," ujar Babinsa.

Sementara itu, Kepala Desa Ogodopi, Jamaludin, mengapresiasi kehadiran Babinsa dan PPL yang selalu aktif memberikan pendampingan kepada warga. Menurutnya, kehadiran unsur Pembina Desa dan pendamping lapangan sangat membantu meningkatkan efisiensi dan semangat para petani saat masa tanam tiba.

Dengan adanya sinergi yang erat antara TNI, dinas pertanian melalui PPL, pemerintah desa, dan para petani, diharapkan produktivitas panen Poktan Mutiara musim ini mengalami peningkatan signifikan.`

Senin, 31 Agustus 2026

Tingkatkan Kesiapan Prajurit, Kodim 1306/Kota Palu Gelar Lari 5 Km Rutin

  

Palu
- Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan lari perorangan sejauh 5 kilometer sebagai bagian dari pembinaan fisik dan upaya menjaga kebugaran personel. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Staf Operasi (Pasi Ops) Kodim 1306/Kota Palu Kapten Inf Arnold Paretta.

Kegiatan lari dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis. Para personel menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan rute yang telah ditentukan di wilayah Kota Palu.
Kapten Inf Arnold Paretta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan fisik prajurit agar personel Kodim 1306/Kota Palu tetap memiliki kondisi tubuh yang prima dalam menjalankan tugas.

"Lari perorangan ini rutin kami laksanakan setiap Selasa dan Kamis. Tujuannya untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh personel sehingga selalu siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan," kata Kapten Arnold.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu modal penting bagi prajurit dalam melaksanakan tugas di lapangan. Terlebih, anggota TNI dituntut selalu siap bergerak dalam berbagai situasi dan kondisi.
"Sebagai prajurit, kita harus selalu siap. Kebugaran bukan hanya untuk menunjang kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan operasional dalam melaksanakan tugas," ujarnya.
Arnold menambahkan, lari perorangan juga menjadi sarana bagi personel untuk menjaga stamina sekaligus membangun kedisiplinan dalam menjalani pola hidup sehat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan konsisten. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, personel akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan lari berlangsung dengan tertib dan aman. Para personel tetap memperhatikan kondisi masing-masing selama melaksanakan olahraga untuk menjaga keselamatan dan mencegah cedera. (Pendim_1306)


Gerak Cepat TNI Padamkan Kebakaran Lahan Kosong Dekat Permukiman di Perbatasan Palu-Sigi

 Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat mengatasi kebakaran lahan kosong yang terjadi di wilayah perbatasan Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dengan Desa Tinggede Induk, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Kebakaran terjadi pada Senin (31/8/2026) dan menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Api pertama kali diketahui warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Mendapat informasi tersebut, personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 11.30 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kodim 1306/KP tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak 15 personel TNI bersama lima warga turut terlibat dalam proses pemadaman. Dengan menggunakan satu unit mobil Damkar Kodim 1306/KP, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Personel langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Kami berupaya melakukan pemadaman secepat mungkin agar api tidak merembet ke permukiman warga," ujar salah satu personel di lokasi.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Pada pukul 13.00 Wita, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.

Dari hasil pemantauan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang kemudian diperparah kondisi cuaca panas dan lahan yang kering. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Dandim Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan
Di tempat terpisah, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Kolonel Inf Yudhi mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di sekitar lahan kosong, semak belukar, maupun lokasi yang berdekatan dengan permukiman.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Kondisi cuaca yang panas dan lahan yang kering membuat api sangat mudah menjalar dan sulit dikendalikan," kata Kolonel Yudhi.
Menurutnya, kebakaran lahan yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani. Terlebih, lokasi kebakaran berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga dan menimbulkan kerugian material.
"Kita tidak boleh menganggap remeh api. Sedikit kelalaian dapat menyebabkan kebakaran meluas dan membahayakan rumah serta keselamatan masyarakat. Jika menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau petugas pemadam agar dapat ditangani dengan cepat," ujarnya.
Dandim juga mengapresiasi respons cepat personel Kodim 1306/Kota Palu bersama masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.
"Kami mengapresiasi kepedulian dan respons cepat anggota di lapangan serta masyarakat yang turut membantu pemadaman. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas," pungkasnya. (Pendim_1306)




Minggu, 30 Agustus 2026

Karhutla Meluas di Lindu, TNI-Polri Gerak Cepat Padamkan Api

 

Sigi - Anggota Koramil 1306-03/Kulawi bersama Polsek Kulawi, Forkopimcam Lindu dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Lembosa, Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Peninjauan sekaligus upaya pemadaman dilakukan pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 20 hektare.
Danramil 1306-03/Kulawi Kapten Inf Steven Wiliam turun langsung bersama anggotanya untuk membantu memadamkan api secara manual. Upaya tersebut dilakukan bersama personel Polsek Kulawi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat setempat.

"Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran, kami bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu upaya pemadaman," kata Kapten Inf Steven Wiliam saat ditemui di lokasi, Minggu (30/8/2026).

Menurut Kapten Steven, kondisi di lapangan cukup sulit karena lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air. Jarak menuju sumber air diperkirakan sekitar 1.500 meter sehingga proses pemadaman harus dilakukan dengan peralatan seadanya.

"Kondisi di lapangan cukup menyulitkan. Jarak lokasi kebakaran dengan sumber air kurang lebih 1.500 meter. Karena keterbatasan sarana, sementara ini kami melakukan pemadaman secara manual dengan alat yang tersedia," ujarnya.

Ia mengatakan, kencangnya angin juga menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Tiupan angin membuat api dengan cepat menjalar dan memperluas area yang terbakar.

"Angin cukup kencang sehingga api cepat meluas. Karena itu personel tetap kami tempatkan di lokasi untuk memonitor perkembangan titik api sekaligus melakukan pemadaman apabila api kembali membesar," jelasnya.

Steven menegaskan personel Koramil 1306-03/Kulawi bersama Polsek Kulawi masih bersiaga di lokasi untuk mencegah api meluas ke wilayah lain.
"Kami akan terus standby bersama personel Polsek dan masyarakat. Prioritas kami adalah mencegah api semakin meluas dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk langkah penanganan selanjutnya," katanya.

Dalam penanganan karhutla tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Camat Lindu Seebulon Satinadja, Kepala Desa Olu Saidin Ali, Danramil 1306-03/Kulawi Kapten Inf Steven Wiliam beserta anggota, Kapolsek Kulawi Iptu Sapari beserta anggota, serta anggota staf Kecamatan Lindu.

Hingga saat ini, personel Koramil 1306-03/Kulawi dan Polsek Kulawi masih berada di lokasi untuk memantau kondisi kebakaran. Pemadaman terus dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya sembari mengantisipasi potensi meluasnya api akibat kondisi angin yang cukup kencang.
TNI-Polri bersama pemerintah dan masyarakat juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi yang rawan terhadap penyebaran api. (Pendim_1306)


Kodim 1306/KP Gelar Upacara Bendera Rutin, Mayor Tomy Tekankan Disiplin Prajurit

 

Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara bendera rutin setiap hari Senin. Upacara berlangsung di Makodim 1306/KP, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (31/8/2026).

Upacara tersebut dipimpin oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kabupaten Donggala, Mayor Inf Tomy Heryanto, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, petugas upacara kali ini berasal dari Koramil 1306-02/Biromaru.

Upacara bendera diikuti oleh para prajurit dan PNS Kodim 1306/Kota Palu dengan berlangsung tertib dan khidmat. Kegiatan rutin tersebut menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kedisiplinan, jiwa korsa, serta kesiapsiagaan seluruh personel dalam melaksanakan tugas.

Dalam amanatnya, Mayor Inf Tomy Heryanto mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai aparat teritorial.

"Upacara bendera bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap lambang negara sekaligus sarana untuk meningkatkan disiplin, loyalitas dan rasa tanggung jawab kita sebagai prajurit," kata Mayor Tomy dalam amanatnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas antaranggota dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh satuan.

"Setiap tugas yang kita laksanakan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan berpedoman pada aturan yang berlaku. Jaga kekompakan, soliditas serta komunikasi yang baik antaranggota agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara maksimal," ujarnya.

Menurutnya, sebagai aparat kewilayahan, personel Kodim 1306/Kota Palu harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah.

"Jaga hubungan baik dengan masyarakat. TNI harus selalu hadir sebagai bagian dari solusi. Laksanakan tugas dengan pendekatan yang humanis, tetap menjaga netralitas dan terus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada TNI," katanya.

Mayor Tomy juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan situasi di wilayah masing-masing.

"Jangan lengah dalam melaksanakan tugas. Kenali wilayah dan lingkungan sekitar serta segera koordinasikan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban," pungkasnya.

Pelaksanaan upacara bendera rutin setiap Senin tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh personel Kodim 1306/Kota Palu untuk melakukan evaluasi, meningkatkan semangat pengabdian, serta memantapkan kesiapan dalam menjalankan tugas kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Pendim_1306)



Sabtu, 29 Agustus 2026

Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu

 


Parigi Moutong — Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Kopda Basir, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu serta Reuni Akbar Ikatan Alumni Alkhairaat (IKAAL) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di MTs Alkhairat Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Jejak Langkah Rasulullah SAW sebagai Inspirasi Membangun Madrasah yang Mandiri, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia.”

Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan dan kepedulian TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah binaannya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pihak madrasah, para alumni, masyarakat, serta aparat kewilayahan.

Dalam kesempatan tersebut, Kopda Basir menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, mandiri, berprestasi, serta memiliki akhlak yang mulia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTs Alkhairat Donggulu yang telah konsisten berkontribusi dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

“Para siswa adalah generasi penerus bangsa. Manfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, hormati guru dan orang tua, serta jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pesannya.

Rangkaian kegiatan juga menjadi semakin istimewa dengan peringatan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu dan Reuni Akbar IKAAL Tahun 2026. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan antara para alumni, guru, siswa, dan seluruh keluarga besar Alkhairaat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kegiatan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta kemitraan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah Kecamatan Kasimbar.