Minggu, 16 Agustus 2026

Dandim 1306/KP Hadiri Perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Pesta Rakyat Semarakkan kota Palu

 


Palu - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXIII/Palakawira yang digelar di Halaman Makodam XXIII/Palakawira, Jalan Soekarno Hatta, Tondo, Kota Palu, Sabtu (15/8/2026).

Perayaan tersebut berlangsung meriah dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan turut dihadiri Pangdam XXIII/Palakawira, para Pejabat Utama (PJU) Kodam XXIII/Palakawira, Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, para prajurit dan keluarga besar jajaran Kodam XXIII/Palakawira, serta masyarakat Kota Palu.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud nyata soliditas dan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu bersama seluruh undangan turut mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira dengan penuh antusias.


Setelah rangkaian acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan Pesta Rakyat yang dipersembahkan bagi prajurit dan masyarakat. Suasana semakin meriah dengan penampilan sejumlah penyanyi papan atas yang menghibur ribuan masyarakat yang hadir.

Pesta Rakyat tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Kemeriahan Pesta Rakyat hingga malam hari menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan eratnya hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Potret Kemanunggalan TNI-Rakyat di Parimo: Babinsa dan Warga Cor Jembatan Bambasiang

 


PARIGI MOUTONG - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-10/Tomini, Sertu Supriadi, bersama masyarakat setempat bergotong royong melaksanakan pengecoran jembatan Aramco di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan karya bakti ini menjadi bukti nyata sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan.

Babinsa Sertu Supriadi, menjelaskan bahwa perbaikan jembatan ini sangat krusial untuk menunjang mobilitas dan perekonomian warga Desa Bambasiang.

"Jembatan Aramco ini merupakan jalur vital penghubung yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian. Dengan diperbaikinya jembatan ini melalui pengecoran bersama, kita berharap akses jalan menjadi lebih aman, kokoh, dan layak dilalui," ujar Babinsa.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga dalam pembenahan sarana publik ini mencerminkan tingginya semangat gotong royong yang masih terjaga erat di wilayah binaannya.

"Semangat kebersamaan seperti inilah yang perlu terus kita rawat. Selain mempercepat penanganan fasilitas umum, kerja bakti ini juga mempererat silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat," pungkasnya.

Pengecoran jembatan berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang proses pengerjaan hingga jembatan dapat diselesaikan secara bergotong royong.

Jumat, 14 Agustus 2026

Jembatan Gantung di Desa Bainaa Resmi Dibuka, Akses Warga dan Anak Sekolah Kini Lebih Mudah

 

Parigi Moutong - Jembatan gantung di Desa Bainaa, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi dibuka dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Peresmian dilakukan dalam rangkaian kegiatan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference (vicon), Kamis (13/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo turut mendampingi Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah melalui TNI Angkatan Darat. Kehadiran jembatan diharapkan membuka akses masyarakat yang selama ini membutuhkan jalur penyeberangan yang lebih aman dan mudah, terutama bagi warga serta anak-anak sekolah.=

Peresmian secara virtual oleh Presiden Prabowo menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan akses penghubung.

menjadi salah satu program nasional untuk membuka akses masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, selain peresmian jembatan, turut dilaksanakan pembagian bingkisan kepada 50 kepala keluarga (KK) penerima manfaat di sekitar lokasi pembangunan.

Pembagian bingkisan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah serta TNI kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah pembangunan jembatan.
Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, masyarakat Desa Bainaa kini memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jembatan ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah yang menggunakan akses tersebut untuk menuju tempat pendidikan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme masyarakat. Warga menyambut baik selesainya pembangunan jembatan yang dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat serta memperlancar akses menuju sejumlah fasilitas umum.(Pendim_1306)


Suasana Khusyuk Zikir Bersama Kodim 1306/KP di Masjid An-Ni’mah Palu Menyambut Kemerdekaan

 


Palu - Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, personel Kodim 1306/Kota Palu menggelar kegiatan zikir dan doa bersama. Kegiatan spiritual ini berlangsung khidmat di Masjid An-Ni’mah, Asrama Juanda, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, pada Jumat (14/8/2026).

Acara tersebut mengusung tema peringatan HUT RI ke-81, yakni "Berdaulat, Adil, dan Makmur". Kegiatan ibadah dan doa bersama ini dipimpin langsung oleh Pelda Daud Asro dan diikuti oleh jajaran personel Kodim 1306/KP serta warga sekitar.

Pelda Daud Asro menyampaikan bahwa kegiatan zikir dan doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memohon perlindungan, keberkahan, serta keselamatan bagi bangsa dan negara Indonesia.

"Doa bersama ini kita laksanakan sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta kekuatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ujar Pelda Daud Asro di sela-sela kegiatan.

Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pembacaan zikir, tahlil, hingga doa keselamatan untuk bangsa, negara, dan seluruh prajurit TNI yang sedang bertugas di mana pun berada.

Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan sinergi dan rasa kebersamaan antara prajurit Kodim 1306/KP dan masyarakat Kota Palu semakin erat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kamis, 13 Agustus 2026

Mantap! Jembatan Garuda Resmi Hadir di Parimo

 


Parimo - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menghadiri peresmian Jembatan Garuda yang bertempat di Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Acara ini dirangkaikan dengan kegiatan Video Conference (Vicon) interaktif launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan berskala nasional ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan serta penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat di berbagai daerah.

"Hari ini kita mengikuti peresmian secara serentak yang terhubung langsung melalui Vicon bersama Presiden RI. Di Desa Baina'a Barat ini, kehadiran Jembatan Garuda dan akses air bersih diharapkan membawa dampak positif yang nyata bagi mobilitas serta kesejahteraan warga," ujar Dandim.

Dandim menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil kerja sama dan sinergi lintas sektor demi membuka aksesibilitas wilayah serta mempermudah warga dan anak sekolah. Dengan hadirnya jembatan ini, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tinombo dipastikan menjadi jauh lebih lancar.


Usai pelaksanaan Vicon interaktif dan peresmian secara simbolis, Kolonel Inf Yudhi Hendro P beserta jajaran melanjutkan agenda dengan membagikan paket sembako kepada warga Desa Baina'a Barat.

"Selain memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lancar, kami juga ingin memberikan perhatian langsung kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan sembako ini. Semoga dapat meringankan beban kebutuhan harian warga di sini," tutur Yudhi.

Masyarakat setempat menyambut antusias peresmian infrastruktur ini dan mengapresiasi perhatian TNI serta Pemerintah Pusat dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal melalui sarana penunjang yang memadai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran jajaran Forkopimda Kabupaten Parimo, Pangdam XXIII/PW, unsur aparat kecamatan, tokoh masyarakat, serta warga Desa Baina'a Barat yang memadati lokasi dengan penuh semangat.

Rabu, 12 Agustus 2026

Awalnya Bakar Sampah, Aksi Babinsa 15 Damsol Dalam Memadamkan Kebakaran Lahan Kebun di Donggala

 


DONGGALA - Kebakaran lahan perkebunan cengkeh seluas sekitar 1 hektare milik warga bernama Bpk Tanda terjadi di Dusun 3, Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Rabu (12/8/2026). Aparat gabungan dari Babinsa Koramil 1306-15/Damsol, unsur Polri, serta masyarakat setempat bergerak cepat bahu-membahu meredam amukan si jago merah.

Penyebab kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembersihan lahan oleh seorang pekerja kebun. Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah mendadak tak terkendali akibat kondisi cuaca.

"Penyebab kebakaran diduga bermula saat pekerja kebun atas nama Moh. Mujiban membakar sampah di sekitar lahan. Namun, api dengan cepat merembet ke semak-semak dan tidak dapat dikendalikan karena tiupan angin kencang, sehingga membakar perkebunan lain di sekitarnya," ujar Babinsa.


Hingga saat ini, kobaran api dilaporkan masih menjalar ke arah area pegunungan dan suda bisa dikendalikan. Petugas bersama warga terus berupaya keras melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Upaya penanganan di lapangan menghadapi tantangan cukup berat lantaran terbatasnya akses pasokan air, letak medan pegunungan yang terjal dan tinggi, serta tiupan angin kencang yang memicu kobaran api semakin cepat meluas. Petugas mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas membakar sampah di area perkebunan, terutama saat kondisi angin kencang.

Senin, 10 Agustus 2026

Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Pabung Parimo: Jangan Remehkan Potensi Kebakaran Hutan!

 


PARIGI MOUTONG - Personel Kodim 1306/Kota Palu turut menghadiri Apel Siaga Antisiapasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Mako Polres Parimo, Jalan Trans Sulawesi, Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, Selasa (11/8/2026).

Apel siaga dipimpin langsung oleh Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, S.I.K., S.H., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta jajaran Satgas Karhutla.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Parimo H. Abdul Sahid, S.Pd., Ketua DPRD Parimo Drs. Alfres Masboy Tonggiroh, M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Parimo Dian Herdiman, S.H., M.H., Pabung Parimo Kodim 1306/Kota Palu Mayor Inf Iko Power, perwakilan Pengadilan Negeri Parimo Indrayani Gustami Prayitno, S.H., Danposal Parimo Lettu Laut (PM) May Ansori, Kalak BPBD Parimo Moh. Rifai, serta PJU Polres Parimo.

Pabung Parimo Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Iko Power, menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan komitmen bersama dalam mengantisipasi ancaman bahaya Karhutla di wilayah Parigi Moutong.

"Kegiatan apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen kita bersama dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Mayor Iko.


Ia mengingatkan bahwa ancaman Karhutla tidak hanya dipicu oleh faktor alam semata, melainkan kerap kali akibat ulah dan kelalaian manusia. Dampaknya dinilai sangat merusak, baik dari sisi lingkungan maupun sektor kesehatan publik.

"Karhutla bukan hanya merupakan bencana alam, tetapi juga dapat terjadi akibat aktivitas manusia, baik yang disengaja maupun karena kelalaian. Dampaknya sangat luas, mulai dari kerusakan lingkungan dan ekosistem, hilangnya habitat flora dan fauna, terganggunya keseimbangan alam, hingga pencemaran udara yang dapat mengancam kesehatan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Mayor Inf Iko Power menyampaikan bahaya Karhutla yang dapat melumpuhkan sektor perekonomian dan akses transportasi. Oleh sebab itu, deteksi dini menjadi kunci utama untuk menekan potensi bencana.

"Kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk transportasi darat, laut, dan udara, serta menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi yang sangat besar. Kita tidak boleh menganggap remeh potensi Karhutla yang sewaktu-waktu dapat terjadi," lanjutnya.

Kodim 1306/Kota Palu bersama seluruh unsur Satgas Karhutla berkomitmen meningkatkan kewaspadaan di lapangan guna memastikan setiap titik api dapat tertangani dengan cepat.

"Kita harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta berupaya semaksimal mungkin melakukan langkah-langkah pencegahan. Setiap potensi kebakaran harus dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sehingga apabila terjadi Karhutla, luas area dan dampaknya dapat ditekan seminimal mungkin," pungkasnya.