Minggu, 19 April 2026

Sinergi TNI-Warga, Babinsa Tinombo Turun Tangan Bangun Jembatan Garuda di Parigi Moutong

  


PARIGI - Sinergi antara TNI dan masyarakat terus diperkuat melalui aksi nyata di lapangan. Personel Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo terjun langsung membantu warga dalam pembangunan infrastruktur vital berupa Jembatan Garuda di Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kabupaten Parigi Moutong.

 

Pantauan di lokasi pada Senin (20/4/2026), terlihat jelas anggota Babinsa bersama warga bahu-membahu melakukan pengumpulan material material seperti pasir dan batu (sirtu). Tidak hanya itu, personel TNI ini juga nampak mahir membantu warga merakit besi tulangan untuk fondasi cakar ayam jembatan tersebut.

 

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan dalam pembangunan ini merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

 

"Kehadiran Kami di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, tapi aksi nyata. Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat krusial untuk akses mobilitas warga di Dusun 3 Tamo," ujar Babinsa.

 


Kepala Desa Baina'a Barat menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari pihak Koramil 1306-09/Tinombo. Menurutnya, keberadaan Babinsa memberikan motivasi tambahan bagi warga untuk bekerja lebih giat.

 

"Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Pekerjaan yang berat jadi terasa lebih ringan, terutama saat merakit besi fondasi yang membutuhkan ketelitian," ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.

 

Jembatan Garuda ini diharapkan dapat segera rampung guna mendukung kelancaran transportasi dan distribusi hasil bumi warga di wilayah Parigi Moutong.

Bahu-membahu, Personel Koramil 08/Parigi dan Warga Nambaru Pastikan Pondasi Pylon Aman

 


Parigi Moutong - Semangat yang tidak pernah pudar ditunjukkan oleh personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama masyarakat Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Mereka bahu-membahu melaksanakan pengecoran pondasi pylon yang menjadi tahap krusial dalam pembangunan struktur di wilayah tersebut, Senin (20/4/2026).

 

Pondasi pylon ini merupakan bagian vital untuk menopang struktur berat, seperti tiang reklame besar maupun jembatan. Mengingat fungsinya yang berat, proses pengerjaannya dilakukan dengan standar keamanan tinggi menggunakan metode beton bertulang.

 

Pengecoran ini melibatkan penanaman rangka besi yang solid ke dalam tanah. Teknik yang digunakan umumnya mengandalkan tipe cakar ayam atau bored pile guna memastikan tiang mampu menahan beban vertikal maupun terpaan angin kencang.

 

"Kegiatan ini adalah bentuk sinergitas TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan pembangunan fasilitas di Desa Nambaru ini memiliki dasar yang kokoh agar aman bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujar Babinsa di lokasi.

 

Proses pengerjaan pondasi ini tidak main-main. Detail teknis yang diterapkan dalam pembangunan tersebut, merupakan bagian komponen angkur dipasang untuk memastikan sambungan antara pondasi dan struktur atas terkunci rapat.

 

Pengecoran yang dilakukan sejak pagi hari ini berlangsung tertib. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga motivasi bagi warga untuk terus aktif dalam pembangunan infrastruktur desa. Dengan pondasi yang kuat, diharapkan struktur pylon tersebut dapat berdiri tegak dan berfungsi optimal tanpa kendala di masa depan.

Sabtu, 18 April 2026

Bahu-membahu Dalam Kerja, Aksi Personel Koramil 08 Parigi Percepat Proyek Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat yang terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Minggu (19/4/2026).

Tampak sinergi kuat antara TNI dan masyarakat. Tanpa rasa canggung, para prajurit berbaju loreng ini bahu-membahu bersama warga mengangkut material pasir menggunakan karung. Tak hanya itu, mereka juga terlihat kompak mengangkat material besi dari satu titik ke titik lainnya guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target.

Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi prioritas karena fungsinya yang sangat vital bagi mobilitas warga Desa Nambaru dan sekitarnya. Dengan adanya jembatan ini, akses transportasi diharapkan menjadi lebih lancar dan mampu mendongkrak roda ekonomi lokal.

"Kehadiran Kami di tengah masyarakat bukan sekadar membantu fisik, tapi juga memberikan motivasi. Kami ingin pembangunan Jembatan Garuda ini cepat selesai agar manfaatnya segera dirasakan warga," ujarnya.


Aksi sigap para personel TNI ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat. Kerja bakti yang dimulai sejak pagi hari tersebut membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan.

"Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Dengan kerja bersama seperti ini, material besi yang berat dan tumpukan pasir bisa cepat terdistribusi ke lokasi konstruksi," ungkap salah seorang warga.

Sinergitas antara Babinsa dan warga dalam pembangunan infrastruktur desa ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hingga berita ini diturunkan, progres pembangunan Jembatan Garuda terus menunjukkan tren positif berkat kerja keras kolektif seluruh elemen masyarakat.

Jumat, 17 April 2026

Sinergi TNI-Warga, Babinsa Parigi Gotong Royong Angkut Material Jembatan Garuda

 


PARIGI - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga bahu-membahu mengangkut material kerikil demi percepatan pembangunan Jembatan Garuda, Sabtu (18/4/2026).

Pantauan di lokasi, meski hanya menggunakan alat seadanya seperti karung, ember, hingga sekop, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme warga dan TNI. Mereka nampak bersemangat memindahkan material batu kerikil dari titik penumpukan menuju titik pengecoran jembatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran infrastruktur desa. Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan jembatan yang menjadi akses vital warga Desa Nambaru ini berjalan sesuai target.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan Garuda ini sangat penting untuk mobilitas warga, jadi kita kerjakan bersama-sama agar cepat selesai," ujar salah satu personel Babinsa di sela-sela kegiatan.


Warga Desa Nambaru menyambut positif kehadiran Babinsa. Menurut warga, bantuan tenaga dari pihak TNI membuat pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan mempercepat proses pembangunan yang selama ini dinanti-nantikan.

"Kami sangat terbantu dengan adanya Bapak Babinsa. Dengan alat seadanya pun, kalau dikerjakan ramai-ramai seperti ini, pekerjaan jadi cepat dan kami jadi lebih semangat," kata salah seorang warga setempat.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat segera rampung sehingga akses transportasi ekonomi dan sosial masyarakat di Kecamatan Parigi Selatan kembali lancar tanpa kendala.

Kamis, 16 April 2026

Momen Babinsa Koramil Tinombo dan Warga Berpeluh Keringat Angkut Pasir Demi Jembatan Garuda

 


Tinombo - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, terpantau kompak mengangkat material pasir demi mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (17/4/2026).

Di bawah terik matahari, tidak ada jarak antara prajurit TNI dan masyarakat. Mereka bahu-membahu masukan pasir ke dalam karung serta di angkut menggunakan kendaran menuju titik konstruksi jembatan yang menjadi tumpuan mobilitas warga setempat.

Meskipun akses menuju lokasi cukup menantang, hal itu tak menyurutkan nyali para personel Babinsa dan warga. Terlihat jelas di lapangan, butiran keringat tak menghalangi mereka untuk terus memastikan material pasir tersedia agar proses pengecoran jembatan tidak terhambat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini adalah kebutuhan mendesak bagi warga di Dusun 3 Tamo. Kami dari Koramil 1308-09/Tinombo hadir untuk memastikan pengerjaan ini tuntas dengan semangat gotong royong," ujar Babinsa.

Warga setempat merasa sangat termotivasi dengan kehadiran personel TNI yang terjun langsung ke lapangan. Semangat "ringan sama dijinjing, berat sama dipikul" benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Baina'a Barat.

"Kalau dikerjakan sendiri pasti lama, tapi karena ada bapak-bapak Babinsa yang ikut angkut pasir, warga jadi makin semangat. Jembatan ini impian kami supaya akses ke dusun lebih mudah," kata salah seorang warga sembari memikul karung pasir.

Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Baina'a Barat ini diharapkan dapat segera rampung sehingga akses ekonomi dan pendidikan bagi warga di pelosok Kecamatan Tinombo dapat berjalan lebih lancar.

Intip Potret Kompak Babinsa dan Warga Parigi Selatan Bangun Jembatan Garuda Pakai Alat Seadanya

 


Parigi - Semangat gotong royong membara di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga bahu-membahu terjun langsung mengumpulkan material batu demi percepatan pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (17/4/2026).

Cuaca panas tak melunturkan semangat para prajurit TNI dan masyarakat. Dengan alat seadanya, mereka mengangkut satu demi satu bongkahan batu untuk memperkokoh fondasi jembatan yang menjadi akses vital bagi warga setempat.

Aksi nyata ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang masih sangat kental di wilayah Parigi Moutong. Meski bekerja secara manual, tawa dan obrolan ringan sesekali pecah di sela-sela aktivitas, menandakan beban berat terasa ringan jika dikerjakan bersama.

"Tidak ada kata lelah kalau demi kepentingan umum. Kami hadir di sini untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda berjalan lancar agar mobilitas warga Desa Nambaru segera normal kembali," ujar Babinsa.


Warga Desa Nambaru mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para personel TNI. Kehadiran Babinsa dinilai menjadi motor penggerak yang memotivasi pemuda dan orang tua di desa untuk turun langsung ke lapangan.

"Kami sangat bangga melihat Bapak-bapak TNI mau kotor-kotoran bareng warga ambil batu di sungai. Dengan adanya bantuan ini, kami yakin Jembatan Garuda bisa cepat selesai," ungkap seorang warga setempat dengan penuh semangat.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kokohnya persatuan antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah dari pinggiran.

Rabu, 15 April 2026

Tak Kenal Lelah! Aksi Babinsa Koramil Tinombo Bahu-membahu Bangun Jembatan di Desa Baina'a Barat

 


 

PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo. Di bawah terik matahari yang menyengat, aparat TNI dari Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga merakit besi cakar ayam untuk pembangunan Jembatan Garuda, Kamis (16/4/2026).

 

Dibalutan seragam loreng Babinsa tampak kontras namun menyatu dengan pakaian kerja para warga. Meski peluh bercucuran, gelak tawa dan koordinasi yang apik membuat pekerjaan berat merakit besi tulangan jembatan tersebut terasa lebih ringan.

 

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Parigi Moutong belakangan ini tidak menyurutkan dedikasi para prajurit dan warga. Bagi mereka, percepatan pembangunan Jembatan Garuda adalah prioritas utama demi kelancaran akses transportasi desa.

 

"Walaupun cuaca sangat panas terik, itu tidak menghilangkan semangat gotong royong kami. Ini adalah bentuk pengabdian untuk memastikan warga Dusun 3 Tamo segera memiliki akses jembatan yang layak dan kokoh," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

 

Pembangunan Jembatan Garuda ini memang menjadi momentum penguatan solidaritas antara TNI dan masyarakat setempat. Besi-besi cakar ayam yang dirakit hari ini akan menjadi pondasi utama kekuatan jembatan tersebut.

 

Warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Tidak hanya memberikan bantuan tenaga, kehadiran personel TNI juga dianggap memberikan motivasi moril bagi pemuda desa untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa mereka sendiri.

 

Dengan rakitan besi yang solid dan semangat kerja yang membara, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan rampung tepat waktu dan dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas ekonomi serta mobilitas warga dan anak sekolah di Desa Baina'a Barat.