Sigi - Personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru terus bergerak cepat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pascabencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa 16/6 pukul 11.27 WITA di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kali ini, para prajurit TNI tersebut fokus membangun Hunian Tetap (Huntap) sekaligus pembuatan septic tank untuk warga korban bencana.
Aksi sigap
ini menyasar salah satu rumah warga di Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B,
Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Rabu (1/7/2026).
Babinsa
menyatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud
nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung pemulihan ekonomi dan infrastruktur
warga yang terdampak bencana. Menurutnya, percepatan pembangunan Huntap ini
sangat krusial agar warga bisa segera hidup dengan layak dan aman.
"Kami
terus membantu warga, khususnya dalam pembangunan Huntap dan fasilitas
sanitasinya seperti septic tank. Ini komitmen kami agar masyarakat di Kecamatan
Nokilalaki bisa segera bangkit dan memiliki hunian yang sehat," ujar Babinsa.
Di lapangan,
terlihat para personel Babinsa bahu-membahu bersama warga setempat. Mereka
melangsir material, memasang rangka baja, hingga menggali lubang untuk
pembuatan septic tank.
"Kehadiran
TNI sangat membantu kami. Proses pembangunan jadi jauh lebih cepat karena
dikerjakan bersama-sama secara gotong royong," ungkap salah seorang warga
penerima bantuan.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak bagi para korban gempa, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan melalui penyediaan sistem sanitasi yang memenuhi standar.
.jpeg)








0 komentar:
Posting Komentar