SIDOAN - Langkah percepatan pembangunan infrastruktur terus dikebut di wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Guna membuka akses mobilitas warga yang lebih layak, bintara pembina desa (Babinsa) bersama masyarakat setempat bergotong royong membangun jembatan.
Seperti yang
dilakukan Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo, Serma Yachin. Bersama warga Desa
Bondoyong, ia mulai melakukan pengecoran lantai jembatan Aramco di Dusun 3,
Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Kamis (2/7/26).
Serma Yachin
mengatakan, pembangunan jembatan ini sangat vital bagi urat nadi perekonomian
dan aktivitas sehari-hari warga di Dusun 3. Selama ini, akses jalan di wilayah
tersebut kerap terkendala akibat belum adanya fasilitas penyeberangan yang
memadai.
"Kami
bersama warga bahu-membahu mengejar target penyelesaian pengecoran ini.
Kehadiran jembatan Aramco ini diharapkan bisa memperlancar transportasi,
terutama untuk mengangkut hasil bumi warga pelosok," ujar Serma Yachin.
Pantauan di
lokasi, puluhan warga tampak antusias melansir material semen dan batu bersama
sang Babinsa. Sinergi antara TNI dan rakyat ini mempercepat proses pengerjaan
struktur lantai jembatan agar kuat dan tahan lama.
Sementara
itu, Kepala Desa Bondoyong mengapresiasi langkah cepat dan keterlibatan aktif
Babinsa Koramil Tinombo dalam mengawal pembangunan di desanya. Menurutnya,
kerja bakti ini tidak hanya mempercepat proyek fisik, tetapi juga membangkitkan
kembali semangat gotong royong warga.
"Terima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, jalur transportasi antar-dusun di Desa Bondoyong tidak lagi terisolasi saat musim hujan," pungkasnya.
.jpeg)
.jpeg)







0 komentar:
Posting Komentar