Parigi Selatan - Semangat pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh jajaran TNI dari Babinsa Koramil 1306-08/Parigi. Bersama warga setempat, mereka bahu-membahu melakukan percepatan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Selasa (14/4/2026).
Kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa. Babinsa bersama warga tampak kompak melakukan pengecoran pylon atau tiang penyangga utama jembatan. Tanpa sekat, mereka saling berbagi tugas demi rampungnya infrastruktur vital tersebut.
"Hari ini kami fokus pada pengecoran pylon. Ini adalah bagian krusial dari struktur Jembatan Garuda. Kami bersama warga berupaya semaksimal mungkin agar pengerjaan ini berjalan cepat namun tetap presisi," ujar Babinsa.
Gotong Royong Jadi Kunci Pembangunan Jembatan Garuda ini memang menjadi perhatian khusus. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga dan memperlancar akses ekonomi di wilayah Desa Nambaru.
Beberapa poin utama dalam pengerjaan hari ini:
Pengecoran Pylon: Fokus utama pengerjaan untuk memastikan kekuatan fondasi atas jembatan.
Sinergi Babinsa & Warga: Keterlibatan aktif aparat teritorial dalam membantu teknis pengerjaan di lapangan.
Target Percepatan: Upaya pengerjaan ekstra agar jembatan dapat segera digunakan oleh masyarakat umum.
Warga Desa Nambaru mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit TNI. Semangat gotong royong yang kembali berkobar membuat beban pekerjaan yang berat terasa lebih ringan.
"Kami sangat bersyukur bapak-bapak TNI terjun langsung. Dengan gotong royong begini, pengerjaan pengecoran tiang jembatan jadi lebih cepat. Ini jembatan yang kami tunggu-tunggu," ungkap salah seorang warga setempat.
Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat adalah modal utama dalam pembangunan infrastruktur di daerah pelosok.









0 komentar:
Posting Komentar