PARIGI –
Semangat kebersamaan terpancar kuat di lokasi pembangunan Jembatan Garuda di Desa
Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (11/4/2026).
Personel Babinsa dari Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung bersama warga
setempat untuk merakit besi pylon, struktur yang menjadi tulang punggung
jembatan tersebut.
Pantauan di
lapangan menunjukkan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat. Pylon,
yang merupakan pilar utama jembatan gantung atau cable-stayed, kini tengah
dikebut pengerjaannya. Tahap ini dinilai paling krusial karena pylon berfungsi
sebagai struktur kunci yang menahan kabel utama dan menyalurkan beban ke
fondasi.
Komitmen
Babinsa dalam pembangunan infrastruktur desa ini bukan tanpa alasan. Kehadiran
mereka di tengah masyarakat bertujuan untuk memastikan pengerjaan berjalan
tepat waktu sekaligus memotivasi warga melalui aksi nyata.
"Pengerjaan
pylon ini butuh ketelitian tinggi karena merupakan titik tumpu beban jembatan.
Kami hadir untuk memastikan semangat warga tetap terjaga dan pengerjaan sesuai
standar yang diharapkan," ujar Babinsa di lokasi.
Pembangunan
Jembatan Garuda ini diproyeksikan akan membuka aksesibilitas warga lebih luas
lagi.
Warga tampak
antusias meski harus berpanas-panasan merakit besi-besi berat. Dengan adanya Babinsa,
masyarakat merasa lebih percaya diri bahwa proyek ini akan selesai dengan
kualitas yang kokoh.
Progres
perakitan besi pylon terus berjalan lancar. Kehadiran Jembatan Garuda
diharapkan tidak hanya menjadi penghubung fisik antar wilayah, tetapi juga
simbol kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Parigi.
.jpeg)
.jpeg)







0 komentar:
Posting Komentar