Senin, 12 Januari 2026

Dandim 1306/ Kota Palu Memimpin dari Garis Depan: Evakuasi Heroik Korban Bencana Labuan Toposo

 


Donggala - Dalam semangat pengabdian yang melampaui batas pangkat dan jabatan, seorang perwira menengah TNI Angkatan Darat membuktikan makna sejati Sapta Marga dengan terjun langsung ke garis terdepan bencana, menyelamatkan nyawa tanpa memperhitungkan risiko keselamatan dirinya sendiri. Kolonel Infanteri Yudhi Hendro Prasetyo, Komandan Kodim 1306/Kota Palu, menjadi sosok teladan kepemimpinan ketika bencana melanda Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, pada Senin pagi, 13 Januari 2026.

 

Tanpa menunggu mobilisasi penuh, sang Dandim segera memimpin tim gabungan dan menjadi orang pertama yang tiba di lokasi bencana, memberikan contoh nyata bahwa tugas kemanusiaan tidak mengenal hierarki kepangkatan. Dengan tangan sendiri, Kolonel Yudhi terlibat langsung dalam proses evakuasi, memprioritaskan penyelamatan ibu hamil serta warga yang terperangkap dalam situasi genting. Aksi heroik ini bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, melainkan perwujudan nyata dari nilai-nilai luhur Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI yang mengajarkan pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.

 

"Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang solid antarinstansi. Kami juga terus berupaya mendata semua dampak bencana agar dapat segera ditangani lebih lanjut," ujar Kolonel Yudhi dengan sikap rendah hati yang mencerminkan jiwa kepemimpinan sejati.

 

Kepemimpinan lapangan Dandim 1306/Kota Palu menggerakkan sinergi sempurna antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan relawan dalam operasi tanggap darurat. Koordinasi intensif yang dipimpinnya memastikan bantuan mengalir cepat dan tepat sasaran kepada korban yang membutuhkan. Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan ancaman bencana susulan, Kolonel Yudhi tetap berada di garis depan, memantau langsung perkembangan situasi sambil terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

 


"Kami mengingatkan warga untuk selalu siap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama," tegasnya dengan penuh kepedulian.

 

Sosok Kolonel Yudhi Hendro Prasetyo dalam bencana Labuan Topsso ini menjadi cerminan sejati prajurit TNI Angkatan Darat yang tidak hanya cakap dalam komando operasional, namun juga memiliki kepekaan kemanusiaan yang mendalam. Kepemimpinannya yang turun langsung ke lapangan, tanpa memperdulikan kenyamanan dan keselamatan pribadi, memberikan teladan berharga bagi seluruh jajaran bahwa pengabdian kepada rakyat adalah panggilan suci yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati.

 

Hingga kini, operasi pendataan dan pemulihan pascabencana masih berlangsung, dengan Dandim 1306/Kota Palu tetap memimpin langsung koordinasi untuk memastikan tidak ada satu pun korban yang terabaikan dalam upaya penyelamatan dan bantuan kemanusiaan ini.

Minggu, 11 Januari 2026

Pemulihan Pasca-Banjir, Koramil Tawaeli Bersama Pihak Terkait Terjun Langsung Bersihkan Rumah Warga di Kel. Pantoloan, Palu.


 

Palu – Personel Koramil 1306-07/Tawaeli bergerak cepat membantu proses pemulihan pasca-banjir yang melanda Kecamatan Tawaeli. Hari ini, Senin (12/1), mereka turun langsung membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir di Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi.

 

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak yang turut andil dalam membantu pemulihan. Di antaranya, Lurah Kel. Pantoloan, Bapak Fahrudin, Babinkamtibmas Bripka Razak, serta anggota dari Brigrif 30, Polairud, Satpol PP Kota Palu, dan Linmas Kota Palu. Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong royong antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

 

Lurah Pantoloan, Fahrudin, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, mengatakan bahwa kebersamaan ini sangat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak. “Kita bersyukur ada bantuan dari berbagai pihak. Semoga dengan cepatnya pembersihan, warga dapat segera kembali ke aktivitas mereka,” ujarnya.

 

Personel Koramil 1306-07/Tawaeli yang terlibat dalam pembersihan rumah-rumah warga tampak bekerja dengan semangat. Mereka bersama-sama dengan warga membersihkan lumpur, dan sampah yang terbawa air. Pembersihan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan dan membantu warga kembali menjalani kehidupan sehari-hari.

 

Warga setempat juga sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan. Salah seorang warga, mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja keras para relawan dan aparat. “Kami merasa sangat terbantu, rumah kami jadi lebih bersih dan layak dihuni lagi. Semoga semuanya cepat pulih,” ujarnya.

 

Proses pembersihan ini masih akan terus dilanjutkan, dengan harapan dalam beberapa hari ke depan, lingkungan Kelurahan Pantoloan bisa kembali pulih dan siap untuk aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah juga berjanji akan terus memberikan perhatian kepada korban banjir dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk pemulihan jangka panjang.

Dandim 1306 Palu Dampingi Danrem Tinjau Jembatan Putus Akibat Banjir di Donggala

 

Palu – Sebagai wujud kepedulian dan respons cepat terhadap bencana alam, Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf. Yudhi Hendro Prasetyo mendampingi Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan, S.E., untuk meninjau langsung lokasi jembatan yang terputus akibat curah hujan tinggi yang melanda Desa Wani Dua dan Desa Labuan Pungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, pada Minggu malam (11/01/2026).

Jembatan penghubung antar desa tersebut terputus akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Kejadian ini menyebabkan akses transportasi terganggu dan mempengaruhi aktivitas masyarakat setempat.

"Ini adalah bagian dari upaya TNI untuk segera merespons bencana yang terjadi. Kami bersama Danrem turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warga dan mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak," ujar Kolonel Inf Yudhi di lokasi.

Dandim juga menegaskan bahwa TNI siap membantu melakukan pengerjaan rehabilitasi jembatan yang rusak agar akses warga kembali normal. "Kami akan koordinasikan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi lainnya, untuk segera memperbaiki jembatan ini. Kami tidak akan membiarkan masyarakat tertinggal dalam situasi seperti ini," tambahnya.

Sementara itu, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan menegaskan pentingnya kerjasama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menghadapi tantangan bencana alam. "TNI akan terus berada di garis terdepan dalam memberikan bantuan, terutama dalam situasi darurat seperti ini," kata Deni Gunawan.

Tinjauan malam itu juga dihadiri oleh aparat terkait dari Pemkab Donggala serta relawan yang bersiap untuk membantu evakuasi dan pemulihan daerah terdampak. (Pendim_1306)

Kasdim 1306 Kota Palu Pimpin Upacara Bendera, Prajurit dan PNS Diajak Jaga Nasionalisme

 

Palu – Kodim 1306/Kota Palu menggelar upacara bendera yang dipimpin langsung Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1306/Kota Palu, Letkol Inf Suhendro Alim Prayogo, S.Sos., M.H. Upacara tersebut digelar di Lapangan Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (12/1/2026).

Dalam upacara tersebut, Kasdim 1306/Kota Palu mengajak seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk terus menjaga dan menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme melalui pelaksanaan upacara bendera.

“Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan sarana untuk menanamkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Letkol Inf Suhendro Alim Prayogo dalam amanatnya.

Ia menegaskan bahwa nasionalisme harus tercermin dalam sikap dan perilaku prajurit serta PNS dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan soliditas, loyalitas, dan profesionalisme yang tinggi dari seluruh personel TNI AD.

“Melalui upacara bendera ini, saya berharap seluruh prajurit dan PNS Kodim 1306/Kota Palu dapat terus menjaga persatuan, meningkatkan kinerja, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai petugas upacara pada kesempatan tersebut adalah personel Koramil 1306-04/Dolo. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar serta diikuti oleh prajurit dan PNS Kodim 1306/Kota Palu.


Sabtu, 10 Januari 2026

Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo Komsos dengan Kelompok Tani di Desa Khatulistiwa

 


Parigi Moutong – Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama kelompok tani Puncak Maranti dalam rangka cetak sawah baru di Desa Khatulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan komsos tersebut berlangsung di Rumah Adat Desa Khatulistiwa dan dihadiri oleh Babinsa, perwakilan kelompok tani Puncak Maranti, serta tokoh masyarakat setempat. Komsos ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus mewujudkan program ketahanan pangan.

Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo menyampaikan bahwa TNI AD melalui peran Babinsa akan terus berperan khususnya dalam program cetak sawah baru, agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap petani. Kami siap terjun langsung dalam membantu kelompok tani agar program cetak sawah baru dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, kelompok tani Puncak Maranti mengapresiasi kehadiran Babinsa yang secara aktif memberikan motivasi dan arahan. Mereka berharap sinergi antara TNI dan petani dapat terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian di Desa Khatulistiwa.

Dengan adanya kegiatan komsos ini, diharapkan terbangun kerja sama yang solid antara Babinsa dan masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam mendukung ketahanan pangan nasional di wilayah Kecamatan Tinombo Selatan

Jumat, 09 Januari 2026

TNI dan Warga Karya Mukti Gotong Royong, Bangun Jembatan dan Pulihkan Lingkungan

 


Donggala – Personel TNI dari Koramil 1306-15/Damsol bersama pemerintah desa dan masyarakat gelar Karya Bhakti pascabanjir akibat hujan deras yang melanda Dusun 3, Desa Karya Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Batuud Koramil 1306-15/Damsol, Serma Ade Darsono, sebagai bagian dari pembinaan teritorial TNI untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana sekaligus mempererat soliditas TNI dengan warga.

Karya Bhakti difokuskan pada upaya pemulihan lingkungan dan pencegahan bencana ke depan, terutama di sektor kebersihan desa, saluran air, dan fasilitas umum. Salah satu kegiatan utama adalah meratakan tanah setelah dilakukan normalisasi sungai menggunakan alat berat, guna mencegah terjadinya luapan air saat curah hujan tinggi.

Selain itu, personel TNI bersama warga juga membuat jembatan penghubung menuju kantong-kantong produksi masyarakat. Jembatan tersebut dibangun dengan memanfaatkan material lokal berupa batang kelapa, sehingga akses warga yang sebelumnya terputus akibat banjir dapat kembali digunakan.


Serma Ade Darsono mengatakan, kegiatan Karya Bhakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat di wilayah binaan.

“Melalui kebersamaan ini, kami ingin membantu masyarakat mempercepat pemulihan pascabanjir sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air agar bencana serupa dapat dicegah,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Karya Mukti Yatim, S.Sos, Kadus V Harun, Kadus II Kadek Witaya, serta 9 orang anggota Koramil 1306-15/Damsol. Karya Bhakti ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat dengan jumlah partisipasi sekitar 45 orang warga.

Pemerintah desa mengapresiasi peran aktif TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Sinergi antara TNI, aparat desa, dan warga diharapkan dapat memperkuat ketahanan wilayah serta menciptakan lingkungan desa yang bersih, aman, dan tangguh menghadapi bencana di masa mendatang.

Kamis, 08 Januari 2026

Longsor Tutup Jalan di Balaesang Tanjung, Babinsa dan Warga Bergerak Cepat.


Donggala - Gerak cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang, Praka Fajar Maulana Yusuf, dengan turun langsung membantu pembersihan material tanah longsor yang menutupi badan jalan di Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala.

Longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang sangat deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari, Kamis (8/1/2026). Akibatnya, akses jalan utama desa tertutup material tanah dan lumpur, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Praka Fajar bersama aparat desa dan warga setempat bergerak cepat melakukan pembersihan menggunakan alat berat jenis loader. Upaya ini dilakukan agar akses jalan dapat segera kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.

“Begitu mendapat laporan dari warga, kami langsung ke lokasi untuk membantu pembersihan agar jalan bisa segera dilalui,” kata Babinsa di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, warga diimbau tetap waspada mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan.

Hingga Kamis sore, proses pembersihan material longsor masih berlangsung dan akses jalan sudah mulai bisa dilalui secara terbatas. Aparat TNI bersama pihak terkait terus bersiaga untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.