Rabu, 07 Oktober 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Cek Hasil Ubinan Padi dan Jagung Jelang Panen Raya

 


Donggala – Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Peltu Basri Badudu bersama Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sapril, S.P., melakukan pengukuran hasil ubinan tanaman pangan di Desa Pesik, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Rabu (7/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkiraan produktivitas tanaman pangan secara cepat dan objektif, khususnya padi dan jagung, sebelum pelaksanaan panen raya.

 

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pengukuran pada sejumlah titik ubinan tanaman padi dengan mencatat jumlah anakan, jumlah rumpun, serta hasil timbangan ubinan.

 

Pada titik ubinan pertama, varietas padi yang digunakan adalah Inpari 32. Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata 18 anakan dengan 194 rumpun dan hasil ubinan seberat 3,6 kilogram. Produktivitasnya diperkirakan mencapai 5,7 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP).

 

Sementara pada titik ubinan kedua, varietas yang digunakan adalah Mekongga. Tercatat rata-rata 12 anakan dengan 155 rumpun dan hasil ubinan mencapai 4,75 kilogram. Produktivitasnya diperkirakan mencapai 7,6 ton per hektare GKP.

 

Dari dua titik tersebut, diperoleh rata-rata hasil ubinan 4,175 kilogram, dengan perkiraan produktivitas rata-rata mencapai 6,68 ton per hektare GKP.

 

Selain tanaman padi, pengukuran juga dilakukan terhadap tanaman jagung milik Poktan Karya Tani 1, dengan petani Usman Hanafi. Tanaman jagung yang diukur menggunakan varietas NK Sumo, dengan jumlah 44 rumpun.

 


"Hasil ubinan jagung mencapai 6,65 kilogram dengan perkiraan produktivitas sebesar 10,64 ton per hektare tongkol kering. Setelah dikonversi dengan faktor 0,60, produktivitas jagung pipilan kering diperkirakan mencapai 6,38 ton per hektare," jelas Babinsa Peltu Basri Badudu.

 

Menurutnya, kegiatan ubinan menjadi salah satu langkah penting untuk memperoleh gambaran hasil produksi pertanian di lapangan. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus membantu memperkirakan potensi hasil panen sebelum seluruh tanaman dipanen.

 

Babinsa juga menegaskan bahwa pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah binaan.

 

Dengan adanya pengukuran tersebut, diharapkan hasil pertanian masyarakat Desa Pesik dapat terdata secara lebih akurat dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan produksi pangan di Kecamatan Sojol Utara.

0 komentar:

Posting Komentar