
Sebagai bukti kecintaan kepada Rasulullah dan
memantapkan keimanan serta ketaqwaan terhadap Allah SWT, Kodim 1306/Kota Palu
menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah/2023 Masehi di
Masjid An Ni'mah asrama kodim 1306 kota palu Jalan juanda, Kelurahan Lolu
Utara, Kecamatan Palu Timur., Sabtu (7/10/23).
Prosesi acara penuh khidmat yang mengusung
tema”Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi Dan Bertekad Menjadi Teladan”, ini
dibuka langsung oleh Kolonel Inf Endang Sumardi, S.Sos., guna mendapatkan
keberkahan, rangkaian acara diawali dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al –
Qur’an.
Sebagai apersepsi, dalam sambutannya Dandim
mengungkapkan bahwa peringatan Maulid Nabi ini merupakan rutinitas dan amalan
bagi umat Muslim dalam memuliakan Nabi Muhammad SAW. Bukan tanpa alasan, sebab
Nabi Muhammad merupakan Pemimpin dan Panglima perang yang patut diteladani
serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari, terlebih bagi seorang
abdi negara.
Dalam konteks ini, marilah Kita jadikan
momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk memetik keteladanan sifat –
sifat mulia Kanjeng Nabi sebaga pedoman dasar mengaktualisasikan Habluminallah
dan Habluminannas. Ajaran Nabi senantiasa menjadi kekuatan moral dan kekuatan
kultural sebagai landasan agama yang paling utama. Untuk itu, sebagai umat yang
taat, atas nama Pribadi maupun Satuan, Kami mengajak para hadirin sekalian agar
mencontoh sikap dan tutur kata serta kepribadian Nabi Muhammad SAW. Acara ini
juga sekaligus menjadi wadah silaturahmi bagi Prajurit dan Persit”, jabar
Dandim
Selanjutnya, Prof Dr KH Zainal Abidin M.Ag.
menyampaikan dalam ceramahnya bahwa kelahiran Baginda Rasulullah SAW dikenal
dengan sebutan Tahun Gajah dan menjadi teladan yang Rahmatan Lil’alamin yakni
rahmat bagi seluruh sekalian alam.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
bertujuan supaya Kita lebih kenal dan cinta kepada Nabi akhir zaman. Bukan
hanya sebagai seremonial belaka, namun dengan nawaitu yang tulus Kita teladani
akhlak Nabi sebagai bekal untuk menjalankan dan mensyiarkan ajaran agama lslam.
Disamping itu, kecintaan terhadap Nabi tetap harus Kita imbangi dengan keimanan
dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah serta
menjauhi segala larangan – larangan Nya”, ujar Zainal.