Kamis, 09 Juli 2020

BATANG KAYU DAN PELEPAH KELAPA JADI ALTERNATIF PEMBUATAN TANGGUL DARURAT ATASI GERUSAN ARUS SUNGAI



PARIMO, KODIM 1306/DONGGALA- Mengatasi tergerusnya tanggul Sungai di wilayah Dusun 02 Pacesari, Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parimo, Babinsa Koramil 1306-17/Sausu Sertu I Nyoman Budiastra bergotong-royong kerjabakti bersama warga membuat tanggul darurat. Meski sederhana terbuat dari batang kayu dan pelepah kelapa, namun tanggul darurat cukup efektif menahan luapan air. Kamis (9/7).

Tujuan dalam kegiatan tersebut merupakan antisipasi agar tanggul yang sudah tergerus oleh aliran air tidak  menyebabkan air meluap ke pemukiman warga karena Intensitas hujan diperkirakan akan yang berlangsung lama dalam beberapa hari.


Tanggul tersebut dibuat dengan memancang batang-batang kayu juga menggunakan pelepah-pelepah kelapa yang dianyam secara khusus atau diklabang untuk menghalangi air agar tidak langsung menggerus dinding sungai.

Menurut Danramil Letda Inf Gusti Ngurah. S, masyarakat di wilayah binaan terutama yang berusia tua sudah berpengalaman membuat tanggul darurat seperti itu.

“Ini pelajaran bagi kita yang muda, dengan sistem sederhana bisa memecahkan masalah yang rumit, ternyata bisa diatasi dengan cara sederhana. Tanggul darurat juga efektif untuk menahan derasnya arus sungai,” imbuhnya.

Rabu, 08 Juli 2020

DANDIM 1306/DONGGALA : Ini Semua Dilakukan Demi Kemakmuran Rakyat



Dandim 1306/Donggala Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, S.I.P. melaksanakan rapat koordinasi terkait penyelesaian permasalahan lahan rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) III kelurahan Talise yang dipimpin oleh Walikota Palu, Drs Hidayat Msi, di Ruang Bantaya, Kantor Walikota Palu, Jl. Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Rabu (8/7).

Dandim 1306/Donggala pada rapat koordinasi ini berharap sejumlah kendala yang ada dilapangan agar dapat segera selesai ditangani dengan baik.


"Kami Kodim 1306/Donggala bersama Polres Palu akan siap mendukung dan membantu pemerintah Kota Palu untuk melakukan pendekatan teritorial dan persuasif agar secepatnya permasalahan yang ada dilapangan bisa terselesaikan dan ini semua dilakukan demi kemakmuran rakyat,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Palu, AKBP. Moch. Sholeh, S.I.K., S.H., M.H., Perwakilan Kejati Sulteng Asdatun Ferizal, S.H., M.H., Kejari Kota Palu, Sucipto S.H., M.H., Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng Ferdinand Kana Lo, S.T., M.T., BPN Kota Palu Harahab, Tim Pendamping Pembangunan Kota Palu, Para unsur Forkopimda Kota Palu serta tamu undangan lainnya.


BANTU KURANGI BIAYA, BABINSA KORAMIL 1306-12/SINDUE BANTU WARGA CARI BATU DI SUNGAI



Pondasi merupakan struktur yang berfungsi sebagai landasan yang bisa menahan beban bangunan. Dari banyaknya jenis pondasi yang ada, pondasi batu kali sampai saat ini masih jadi pilihan dalam menyangga bangunan.

Untuk meringankan beban warga binaan dalam pembangunan pondasi, Babinsa Koramil 1306-12/Sindue Koptu Sukri Balo membantu warga mencari batu kali/sungai yang akan digunakan untuk membangun pondasi rumah di Dusun III Kosensi, Desa Batusuya Go' o, Kecamatan Tombusabora, Kabupaten Donggala. Rabu (8/7)


Menurut Danramil 1306-12 Kapten Inf Hafid kegiatan ini dilaksanakan selain bertujuan untuk memperat hubungan silaturahmi juga membantu mengurangi biaya dalam pembangunan.

“Keberadaan Babinsa merupakan bentuk silaturrahmi kepada warganya juga dapat membantu mengurangi biaya bahan bangunan berupa batu pondasi, karena bahan tersebut tidak dibeli melainkan diambil dari alam sekitar wilayah binaan,” jelas Danramil.

Selasa, 07 Juli 2020

DANDIM 1306/DONGGALA SILATURAHMI DI PENGADILAN NEGERI DAN POLRES DONGGALA




Dandim 1306/Donggala Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, S.I.P didampingi oleh Pabung Donggala Mayor Inf Amrullah melaksanakan silaturahmi di Kantor Pengadilan Negeri Donggala dilanjutkan ke Mapolres Donggala.



Dalam kegiatan Dandim disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Donggala Mohammad Sandi Iramaya, S.H. selanjutnya di Mapolres Donggala, Dandim juga disambut langsung oleh Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudi, S.H., S.I.K., M.Crim. Selasa (07/07)


Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri serta Forkopimda Kabupaten Donggala dengan tujuan agar mempertahankan hubungan silaturahmi serta kerjasama yang sudah terjalin baik di wilayah Kodim 1306/Donggala.

Senin, 06 Juli 2020

DANDIM DONGGALA HADIRI PROSESI PENYAMBUTAN KAL TALISE II-6-65

 
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu mendapatkan armada baru guna mendukung pelaksanaan tugas keamanan teritorial wilayah yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Talise II-6-65.


Komandan Kodim 1306/Donggala Letnan Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, S.I.P. turut serta menghadiri kegiatan penyambutan Kapal Angkatan Laut (KAL) Talise II-6-65 di Jajaran Lanal Palu bertempat di Dermaga Lanal Palu Watusampu, Senin (6/7).
 
 
Prosesi penyambutan KAL Talise II-6-65 dipimpin oleh Wali Kota Palu Drs. Hidayat, M.Si yang didampingi Danlanal Palu Kolonel Laut (P) Rahadian Rahmadi, S.E., M. Tr. Hanla., Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kapolres Palu AKBP H.Moch Sholeh , SIK.SH.MH , Kepala Pangkalan Bea dan Cukai Tipe B, Wadir Pol Airud Polda Sulteng, Humas Pengadilan Negeri Palu, Staf Ahli bidang Sosial Budaya Setda Kota Palu, Ka Basarnas Kota Palu Basrano, S.E., Kasi Intelijen Kejari Palu, Lurah Watusampu, para Prajurit/PNS Lanal Palu serta Tamu dan Undangan lainnya.
\

Kehadiran KAL produksi dalam negeri yang dilengkapi dengan sejumlah sistem persenjataan itu akan menjalankan tugas dan fungsinya untuk memperkuat pertahanan dan mendukung Lanal Palu dalam patroli serta penegakan hukum di laut guna menjaga kedaulatan NKRI khususnya di perairan Sulawesi Tengah.

Minggu, 05 Juli 2020

CIPTAKAN SITUASI KONDUSIF, BABINSA LAKSANAKAN PENGAWASAN IBADAH DESA OO PARESE




Babinsa Koramil 1306-03/Kulawi Serda Febrian mengikuti serta melaksanakan pengawasan kegiatan Ibadah hari Minggu umat Kristen yang dipimpin oleh OP Kapten BK (Bala Keselamatan) Erwin Lago bertempat di Gereja Sementara (Gentara), Desa Oo Parese, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi. Minggu (5/7).


Kegiatan ini merupakan ibadah perdana setelah menerima kebijakan melalui surat edaran dari Pemerintah pusat tentang pelaksanaan ibadah sesuai Protap Covid-19 dengan ketentuan menyediakan alat pengukur suhu (Thermo Gun), Hand Sanitizer dan Tong air pencuci tangan. Selanjutnya jemaat yang belum diperbolehkan mengikuti ibadah yaitu anak di bawah usia 13 tahun, lansia di atas usia 60 tahun dan mempunyai suhu badan di atas 37,5° Celcius.


Selain itu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa di wilayah binaan guna memudahkan komunikasi dalam pelaksanaan tugas di lapangan agar sejalan dengan apa yang diharapkan yaitu terciptanya suasana yang kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman terhadap umat Kristiani dalam melaksanakan kegiatan ibadah.