Minggu, 08 Maret 2020

Dandim 1306/Donggala : Manfaatkan Latihan Menembak Dengan Sebaik Baiknya




Upaya memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar Prajurit yang ada dalam kendali operasinya terus dilakukan Kodim 1306/Donggala. Kali ini melalui Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri) TW I Tahun 2020, yang berlangsung di Lapangan Tembak Pandu Sakti Kodim 1306/Donggala, Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Senin (9/3).


Dalam kesempatan tersebut Dandim 1306/Donggala, Kolonel Inf Widya Prastyo N. S.Pd mengatakan, dengan digelarnya latihan menembak senjata ringan dimaksudkan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Prajurit dalam menembak sekaligus mengasah naluri tempur para Prajurit.


" Manfaatkan latihan ini dengan baik karena peluru yang kita gunakan untuk latihan menembak ini di beli dari uang Rakyat dan harus kita pertanggung jawabkan kepada Rakyat yaitu salah satunya melaksanakan latihan dengan sebaik-baiknya guna mengayomi dan melindungi Rakyat untuk memperkokoh kedaulatan NKRI",  ucap Dandim.


Kendati dinas di Satuan Komando Kewilayahan kemampuan prajurit dalam menembak harus tetap terpelihara sehingga naluri tempur selalu terasa. Bukan alasan dinas di Satkowil tidak bisa menembak, terlebih latihan ini merupakan program dari Komando Atas yang dilaksanakan secara rutin setiap Triwulan pada tahun anggaran berjalan", tandasnya.

Jumat, 06 Maret 2020

PERSIAPAN KUNJUNGAN GUBERNUR BABINSA BANTU WARGA KERJA BAKTI BERSIHKAN JALAN




Kegiatan Anggota Koramil 1306-09/Tinombo, Serda Abd. Zaid membantu masyarakat Kerja Bakti/Gotong Royong pembersihan pembersihan sepanjang jalan menuju pantai pariwisata Pantai Mosing Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Jumat (6/3).

Salah satu wujud kebersamaan babinsa bersama masyarakat saling kerjasama dalam rangka kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.

Menurut Babinsa diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan masing-masing supaya tetap bersih bukan cuma karna ada momen datangnya Gubernur atau ada momen-momen tertentu, namun masyarakat diharapkan sadar diri untuk membersihkan lingkungan setiap saat karna bersih itu indah, lingkungan yang bersih itu tanggung jawab bersama.

“Kegiatan seperti ini saya berharap tidak hanya dilakukan karena ada kunjungan Gubernur Sulteng, kegiatan ini seharusnya dilakukan rutin setiap saat agar lingkungan selalu bersih dan rapi sehingga menimbulkan kesadaran tiap-tiap warga masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan”, katanya.

Selain itu kegiatan kerja bakti tersebut merupakan wujud kedekatan Babinsa dengan masyarakat, dan kehadiran babinsa ditengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata dimana babinsa selalu membantu kerja bakti yang diselenggarakan di desa binaannya.


Kamis, 05 Maret 2020

STRATEGI KODIM 1306/DONGGALA DALAM CEGAH TANGKAL RADIKALISME/SEPARATISME



Perkembangan situasi nasional, global dan internasional telah membawa dampak meningkatnya paham radikal di wilayah Indonesia. Dihadapkan dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang memiliki latar belakang suku, agama, ras serta budaya yang berbeda dan pesatnya perkembangan teknologi digital memungkinkan tumbuh kembangnya paham radikal bahkan sampai menjadi tindakan/aksi terorisme secara nyata di wilayah Indonesia.


Mengantisipasi dan mencegah terhadap muncul atau masuknya paham radikalisme/separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat saat ini, Kodim 1306/Donggala menggelar kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Tahun 2020. Kamis (5/3).

Kegiatan tersebut digelar dengan tema “Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI” dilaksanakan di Aula Sudirman Makodim 1306/Donggala Jalan Balai Kota Selatan No.2, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.


Komandan Kodim (Dandim) 1306/Donggala, Kolonel Inf Widya Prastyo N. S.Pd dalam sambutannya menyampaikan “Wujud ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bergantung pada terwujudnya kesadaran tentang pentingnya kerjasama antar segenap komponen bangsa dalam pemahaman bahaya Radikalisme/Separatisme.

”Terwujudnya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya Radikalisme/Separatisme sangat bergantung pada kerja sama antara TNI AD dengan segenap komponen bangsa dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila melalui peningkatan pemahaman Wawasan Kebangsaan Bela Negara dan Keagamaan serta Kewirausahaan demi menjaga keutuhan NKRI sehingga terbentuknya kepribadian dan jiwa kebhinnekaan serta nasionalisme,” jelasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 1306/Donggala, Mayor Inf Iko Power Sianipar, Kapolresta Palu diwakili Kasat Intel, AKP Syahrul Alamsyah, S.H., M.A.P, Pabung Sigi, Mayor Inf Mayor Inf Tomy Herijanto, Para Danramil jajaran Kodim 1306/Donggala, Perwakilan Kementrian Agama Kota Palu, Bapak Agustan Ahmad S.Ag, Para Babinsa, Pelajar, Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Budaya, Tokoh Pemuda, dan para tamu undangan lainnya.