Kamis, 02 April 2020

KODIM 1306/DONGGALA BANTU STOCK DARAH PMI KOTA PALU DITENGAH PANDEMI COVID-19




Wabah virus corona yang terjadi saat ini cukup berdampak besar pada setiap aspek, termasuk pada fasilitas kesehatan. Salah satunya adalah berdampak pada stok darah yang berkurang secara drastis karena semakin berkurangnya kegiatan donor darah saat pandemi ini.

Sehubungan dengan adanya imbauan dari pemerintah untuk mengurangi aktivitas berkumpul ramai dan mengisolasi diri di rumah telah membuat kegiatan donor darah mulai berkurang. Hal ini pun lantas membuat pasokan darah yang ada menjadi semakin berkurang. Apalagi menurut laporan dari beberapa media, stok darah di beberapa wilayah di Indonesia semakin menipis di masa wabah virus corona saat ini.

Namun donor darah tetap diperlukan untuk kebutuhan kesehatan lain seperti bagi penderita, operasi jantung, kebutuhan trombosit pada pasien kanker dan lainnya. Oleh karena itu, donor darah merupakan hal yang sangat penting dan akan tetap dibutuhkan, meskipun sedang terjadi pandemi.


Kodim 1306/Donggala menyelenggarakan kegiatan Bakti Kemanusiaan Donor Darah dimasa pandemi covid-19 bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palu di Makodim 1306/Donggala Jl. Balai Kota Selatan, Kota Palu. Kamis (02/04).

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Donggala Kolonel Inf Widya Prastyo N. S.Pd yang turut memantau kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah yang diselenggarakan Kodim kali ini bertujuan untuk membantu PMI Kota Palu dalam penyediaan darah.

Mengantisipasi, imbas dari kebijakan social distancing stok darah di PMI mulai menipis. Sementara di sisi lain, kebutuhan masyarakat akan darah masih cukup tinggi. “Oleh karena itu, kegiatan ini penting dilaksanakan untuk membantu PMI,” ujar Dandim


Dandim juga menambahkan, “Kegiatan donor darah yang kita laksanakan ini sebagai bagian dari perjuangan serta bentuk kepedulian ditengah pandemi Covid-19 namun dalam pelaksanaan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah seperti tidak berkerumun, menjaga jarak anggota yang akan mendonorkan darahnya dan mengatur waktu secara bergantian,” tambahnya.

Rabu, 01 April 2020

BABINSA EDUKASI WARGA BINAAN LAKSANAKAN CUCI TANGAN SAAT KELUAR DAN MASUK PASAR


Mencuci tangan seringkali dianggap sebagai kebiasaan yang sepele oleh kebanyakan orang. Padahal, mencuci tangan adalah benteng utama dalam mencegah berbagai jenis penyakit, mulai dari demam, influenza, diare, meningitis, hingga bronchilitis, dan mampu mencegah penularan berbagai virus.

Menanggapi penyebaran Corona Virus Disease (covid-19) yang sudah meresahkan banyak negara di dunia dan mengakibatkan ratusan ribu orang diberbagai belahan dunia meninggal.


Kondisi tersebut juga menjadi perhatian Babinsa jajaran Kodim 1306/Donggala untuk mengedukasi masyarakat diwilayah binaan dengan melaksanakan Sosialisasi cuci tangan pada saan keluar dan masuk pasar dalam upaya menjaga kebersihan dan pencegahan virus corona. Selasa (01/04).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) oleh Babinsa bersama Bhabinkamtibmas serta Puskesmas Kecamatan Sausu dan relawan 10 orang.


Selain sebagai pencegahan penyebaran Covid-19 mencuci tangan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran berbagai jenis infeksi, baik di rumah maupun tempat kerja serta menghentikan kuman menyebar dari satu orang ke orang lain, termasuk ke semua komunitas.



TROBOSAN BARU PENYEMPROTAN DISINFEKTAN MALAM HARI DEMI KEAMANAN WARGA KOTA PALU



Dandim 1306/Donggala Kolonel Inf Widya Prastyo N. S.Pd, Kapolres Palu AKBP H. Moch. Sholeh S.I.K., S.H., M.H. dan Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said (Pasha Ungu) melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan secara massal yang dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2020.

Penyemprotan tersebut dilakukan pada beberapa ruas jalan utama Kota Palu yang secara resmi dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, di Mapolda Sulteng.


Kegiatan tersebut dilanjutkan pada malam disertai dengan himbauan-himbauan kepada masyarakat Palu yang sedang melakukan kegiatan ditempat-tempat keramaian khususnya warga yang sedang berbelanja di Mall/swalayan agar tidak melakukan “Panic Buying” sehingga tidak terjadi kelangkaan barang.

Kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan pada malam hari juga bertujuan sebagai trobosan baru dan untuk efektifitas kegiatan, karena pada malam hari situasi jalan sepi dan pada saat pagi harinya diharapkan bisa steril demi keamanan masyarakat Kota Palu.