Kamis, 08 Januari 2026

Longsor Tutup Jalan di Balaesang Tanjung, Babinsa dan Warga Bergerak Cepat.


Donggala - Gerak cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang, Praka Fajar Maulana Yusuf, dengan turun langsung membantu pembersihan material tanah longsor yang menutupi badan jalan di Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala.

Longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang sangat deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari, Kamis (8/1/2026). Akibatnya, akses jalan utama desa tertutup material tanah dan lumpur, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Praka Fajar bersama aparat desa dan warga setempat bergerak cepat melakukan pembersihan menggunakan alat berat jenis loader. Upaya ini dilakukan agar akses jalan dapat segera kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.

“Begitu mendapat laporan dari warga, kami langsung ke lokasi untuk membantu pembersihan agar jalan bisa segera dilalui,” kata Babinsa di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, warga diimbau tetap waspada mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan.

Hingga Kamis sore, proses pembersihan material longsor masih berlangsung dan akses jalan sudah mulai bisa dilalui secara terbatas. Aparat TNI bersama pihak terkait terus bersiaga untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Rabu, 07 Januari 2026

Program Prioritas Presiden, Babinsa Koramil Banawa Pastikan Makan Bergizi Tepat Sasaran


 

Donggala – Babinsa Koramil 1306-06/Banawa memastikan pendistribusian program Makan Bergizi sebagai bagian dari Program Nasional Prioritas Presiden berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran di wilayah Kodim 1306/KP, Kamis (8/1/2026).

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Ganggawa Institute yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Pangga, Kelurahan Kabonga Besar, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala. Program tersebut menyasar siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui guna mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

 

Babinsa Koramil 1306-06/Banawa terjun langsung melakukan pengawalan dan pendistribusian untuk memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar kelayakan, kebersihan, serta diterima oleh penerima manfaat yang telah terdata.

 

Sebanyak 1.684 porsi makanan bergizi didistribusikan ke 12 unit sekolah serta kelompok sasaran lainnya. Adapun menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam krispi, tempe kecap, sayur jagung, dan buah semangka, yang disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

 


Selain pendistribusian makanan, Babinsa bersama petugas SPPG Yayasan Ganggawa Institute juga memberikan edukasi kesehatan dan gizi kepada masyarakat. Edukasi tersebut menekankan pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak-anak, balita, serta ibu hamil dan menyusui sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

 

Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata terhadap program pemerintah serta komitmen dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

 

“Kami memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Program Makan Bergizi ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Donggala.

Selasa, 06 Januari 2026

Wujudkan Program Makan Bergizi Gratis, Danramil 19 Kasimbar Rakor SPPG di Desa Kasimbar


 

Parigi Moutong – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah dan kelompok rentan, Danramil 1306-19/Kasimbar Kapten Arh I Made Duriawan hadiri Rapat Koordinasi Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang digelar di Kantor Camat Kasimbar, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (7/1/2026).

 

Rapat koordinasi tersebut membahas pembagian alokasi dan mekanisme penyaluran penerima manfaat program MBG di wilayah Kecamatan Kasimbar agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berjalan optimal.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, di antaranya Camat Kasimbar, Sekretaris Camat Kasimbar, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Parigi Moutong Moh. Fahri, Kepala BKKBN Kecamatan Kasimbar, Bhabinkamtibmas Kasimbar Selatan Brigpol Eka, Kapokcam SPPG Kecamatan Kasimbar Andi Mardiana, serta mitra SPPG yang mengelola tiga dapur SPPG.

 


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Camat Kasimbar, Koordinator Wilayah SPPG Parigi Moutong Moh. Fahri, serta Danramil 1306-19/Kasimbar Kapten Arh I Made Duriawan.


Dalam sambutannya, Kapten Arh I Made Duriawan menegaskan komitmen TNI AD, khususnya Koramil 19/Kasimbar, untuk mendukung penuh program MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan kelompok rentan.

 

“Koordinasi lintas sektor seperti ini sangat penting agar program berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Kami siap mendukung pengamanan dan distribusi di lapangan,” ujarnya.

 

Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk menyamakan persepsi antar pihak terkait teknis distribusi, cakupan penerima manfaat, serta peran masing-masing unsur. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam pelaksanaan program MBG di Kecamatan Kasimbar.

 

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia sejak dini di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Senin, 05 Januari 2026

Material Tanah dan Batu Tutup Jalan, Babinsa 14/Balaesang Gerak Cepat Turun Tangan

 


 

Donggala – Aksi gerak cepat dilakukan Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang, Praka Fajar Maulana Yusuf, dalam menangani bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Walandano, Dusun I, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala.

 

Longsor terjadi akibat curah hujan yang sangat deras sehingga menyebabkan runtuhan tanah dan bebatuan menutup badan jalan pada Selasa (6/1/2026). Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat terganggu dan menyulitkan mobilitas warga setempat.

 

Babinsa Praka Fajar Maulana Yusuf langsung terjun ke lokasi untuk membantu penanganan awal. Bersama aparat desa dan warga, Babinsa melakukan pembersihan material longsor dan membuat jalur alternatif secara gotong royong dengan menggunakan alat seadanya.

 


Hingga saat ini, akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan, meski masih dengan kehati-hatian. Sementara itu, Babinsa bersama aparat desa terus melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait yang berada di wilayah Walandano guna mempercepat proses pembersihan material longsor.

 

Upaya tersebut dilakukan agar akses jalan dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu, sekaligus mengantisipasi terjadinya longsor susulan mengingat cuaca masih berpotensi hujan.

Minggu, 04 Januari 2026

Peduli Warisan Budaya, Koramil 1306-01/Palu Barat Bersihkan Rumah Adat Banua Oge

 


Palu Barat – Personel Koramil 1306-01/Palu Barat yang dipimpin langsung Danramil 01/PB Kapten Arh. Wany Hesky Almas S. Ap., bersama anggota Koramil melaksanakan kerja bakti pembersihan Rumah Adat Banua Oge, Senin (5/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Adat Banua Oge yang berlokasi di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Kerja bakti ini dilakukan dalam rangka menjaga dan melestarikan situs cagar budaya agar tetap bersih, terawat, dan nyaman dikunjungi masyarakat.

Adapun sasaran kegiatan meliputi pembersihan sawang-sawang di area Rumah Adat, pembabatan rumput di sekitar bangunan, serta pembersihan sampah-sampah plastik yang berserakan di lingkungan sekitar.

Kapten Arh. Wany Hesky Almas S. Ap. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pelestarian budaya dan lingkungan, khususnya situs-situs bersejarah yang menjadi identitas daerah.

“Rumah Adat Banua Oge merupakan salah satu cagar budaya yang harus kita jaga bersama. Melalui kerja bakti ini, kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestariannya,” ujarnya.

Kerja bakti berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari warga sekitar yang turut mendukung upaya pelestarian Rumah Adat Banua Oge sebagai warisan budaya Kota Palu.

Sabtu, 03 Januari 2026

Koramil 1306-13/Sirenja Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Desa Jono Oge

 


Donggala – Koramil 1306-13/Sirenja menggelar kegiatan kerja bakti bersama masyarakat Desa Jono Oge, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Minggu (4/1/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut dipusatkan di wilayah Desa Jono Oge dan diikuti kurang lebih 30 orang warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Jono Oge, Ketua BPD Desa Jono Oge, serta unsur masyarakat setempat.

Kerja bakti dipimpin langsung oleh Danramil 1306-13/Sirenja, Kapten Inf Darwin. Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan desa sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Kapten Inf Darwin menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya Babinsa, dalam membantu masyarakat serta mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga.

“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan desa,” ujar Kapten Inf Darwin.

Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, tidak hanya saat kegiatan kerja bakti berlangsung.

Kepala Desa Jono Oge menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Koramil 1306-13/Sirenja atas dukungan dan kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat sangat membantu dalam menciptakan desa yang bersih dan tertata.

Kegiatan kerja bakti berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Jumat, 02 Januari 2026

Pos PAM Nataru Kasimbar Selatan, Babinsa Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Warga

 


Parimo – Personel Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar melaksanakan kegiatan pengamanan Pos Pelayanan (Pos PAM) Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlokasi di Desa Kasimbar Selatan, Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Kegiatan Pos PAM Nataru ini bertujuan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun Baru, khususnya di jalur Trans Sulawesi yang merupakan jalur utama penghubung antarwilayah.

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari unsur TNI sebanyak 2 orang, Polri 3 orang, serta Dinas Perhubungan (Dishub) 1 orang. Seluruh personel bersinergi melakukan pengawasan, pengaturan lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Babinsa menjelaskan bahwa kehadiran Pos PAM Nataru diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan aktivitas maupun perjalanan selama libur akhir tahun.

“Kami bersama unsur Polri dan Dishub bersinergi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas,” ujar Babinsa.

Ia menambahkan, personel di Pos PAM juga siap memberikan bantuan kepada masyarakat apabila dibutuhkan, termasuk membantu pengaturan arus kendaraan dan penanganan keadaan darurat.

Dengan adanya Pos PAM Nataru ini, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kecamatan Kasimbar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kamis, 01 Januari 2026

Personel Kodim 1306/Kota Palu Berhasil Bangun Jembatan Gantung Likunggavali di Desa Uevolo

 


Parigi Moutong — Personel Kodim 1306/Kota Palu berhasil membangun jembatan gantung Likunggavali yang berlokasi di Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, wilayah Koramil 1306-08/Parigi, Kabupaten Parigi Moutong. Pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung peningkatan infrastruktur dan keselamatan masyarakat pedesaan.

 

Pembangunan jembatan gantung di Likunggavali (Marantele) tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara TNI dengan Tim Vertical Rescue Indonesia (VRI). Jembatan berhasil diselesaikan 100% dalam waktu satu minggu dan kini telah berdiri kokoh serta siap dilintasi oleh masyarakat.

 

Dandim 1306/KP, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menjelaskan bahwa pembangunan ini dilaksanakan secara terencana dengan memperhatikan faktor keamanan dan kekuatan konstruksi agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

 

Kegiatan pembangunan jembatan gantung ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam amanatnya terkait program pembangunan 300.000 jembatan penyeberangan di seluruh wilayah Indonesia guna membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Uevolo dan sekitarnya. Dengan adanya jembatan ini, warga tidak lagi harus menyeberangi sungai yang berisiko tinggi, khususnya bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah maupun masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.